alexametrics
20.6 C
Madura
Wednesday, May 18, 2022

Komitmen Natal dan Tahun Baru Steril Aksi Teror

PAMEKASAN – Polres Pamekasan berkomitmen malam natal dan tahun baru bebas dari ancaman terorisme. Meski demikian, masyarakat tetap harus waspada dan mengantisipasi terjadinya tindakan yang membahayakan keselamatan.

Kapolres Pamekasan AKBP Teguh Wibowo menyatakan, pengamanan akan dilakukan secara maksimal. Sebanyak 530 personel gabungan akan diturunkan untuk mengamankan natal dan tahun baru. Personel tersebut gabungan dari TNI, Polri, Dishub, dan Satpol PP Pamekasan.

Mereka bakal ditempatkan di sejumlah titik akses masuk Kota Pamekasan. Pengamanan di tingkat kecamatan juga dilakukan secara optimal. ”Pengamanan kami lakukan di 13 kecamatan se-Pamekasan,” katanya Sabtu (23/12).

Teguh menyampaikan, polisi tidak membaca adanya ancaman teror. Menurut dia, Pamekasan adalah wilayah kondusif dari aksi radikalisme. Yang perlu diantisipasi, kata Teguh, penumpukan massa dan aksi kriminal seperti yang terjadi pada hari biasa.

Misalnya, pencurian dengan pemberat (curat), pencurian dengan kekerasan (curas), dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor). Aksi kriminal tersebut harus diantisipasi bersama oleh aparat keamanan dan masyarakat.

Baca Juga :  Pria Ini Simpan Sabu dalam Lubang Spion

Kapolres menyebutkan, tempat keramaian akan dijaga ketat. Polisi menempatkan dua posko keamanan di titik kumpul keramaian. Yakni, destinasi wisata Pantai Talang Siring dan Taman Bermain Arek Lancor.

Masyarakat diimbau merayakan tahun baru dengan kegiatan positif. ”Kalau di desa ada kegiatan pengajian atau kegiatan positif lainnya, silakan masyarakat mengikuti kegiatan itu tanpa harus ke kota,” sarannya.

Teguh mengimbau, jika masyarakat hendak liburan panjang  meninggalkan rumah, hendaknya melapor polisi. Hal itu agar polisi mudah mengawasi rumah kosong yang ditinggal liburan oleh pemiliknya.

Dia berharap, masyarakat membantu polisi menjaga keamanan dan ketertiban saat malam tahun baru. Masyarakat juga memiliki tanggung jawab menjaga kondusivitas.

Harapan serupa disampaikan Wabup Pamekasan Khalil Asy’ari. Dia berharap, malam tahun baru diisi dengan kegiatan positif. ”Rayakan malam tahun baru dengan hal-hal positif,” pesannya.

Baca Juga :  Aneh, Polres Angkat Tangan?

Sementara itu, Polres Sumenep menyiagakan 250 personel untuk mengamankan natal dan tahun baru. Operasi pengamanan dilakukan mulai 23 Desember 2017 sampai 1 Januari 2018.

Kapolres Sumenep AKBP Fadillah Zulkarnaen mengatakan, 250 personel akan ditempatkan di tempat tertentu yang dianggap rawan macet dan berpotensi terjadi tindak kriminal. ”Sumenep ini diminati masyarakat luar daerah untuk berwisata. Makanya, pengamanan akan lebih difokuskan di tempat wisata,” katanya.

Untuk diketahui, Sumenep memiliki 126 pulau. Di antara pulau-pulau itu, ada yang populer sebagai tempat wisata. Misalnya, Pulau Gililabak, Giliyang, dan Pantai Sembilan di Pulau Giligenting. Di samping itu, ada wisata religi Asta Tinggi dan Asta Sayyid Yusuf di Pulau Talango.

PAMEKASAN – Polres Pamekasan berkomitmen malam natal dan tahun baru bebas dari ancaman terorisme. Meski demikian, masyarakat tetap harus waspada dan mengantisipasi terjadinya tindakan yang membahayakan keselamatan.

Kapolres Pamekasan AKBP Teguh Wibowo menyatakan, pengamanan akan dilakukan secara maksimal. Sebanyak 530 personel gabungan akan diturunkan untuk mengamankan natal dan tahun baru. Personel tersebut gabungan dari TNI, Polri, Dishub, dan Satpol PP Pamekasan.

Mereka bakal ditempatkan di sejumlah titik akses masuk Kota Pamekasan. Pengamanan di tingkat kecamatan juga dilakukan secara optimal. ”Pengamanan kami lakukan di 13 kecamatan se-Pamekasan,” katanya Sabtu (23/12).

Teguh menyampaikan, polisi tidak membaca adanya ancaman teror. Menurut dia, Pamekasan adalah wilayah kondusif dari aksi radikalisme. Yang perlu diantisipasi, kata Teguh, penumpukan massa dan aksi kriminal seperti yang terjadi pada hari biasa.

Misalnya, pencurian dengan pemberat (curat), pencurian dengan kekerasan (curas), dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor). Aksi kriminal tersebut harus diantisipasi bersama oleh aparat keamanan dan masyarakat.

Baca Juga :  Simpan Narkoba Jenis Sabu Sabu, Dua Petani di Sumenep Disergap Polisi

Kapolres menyebutkan, tempat keramaian akan dijaga ketat. Polisi menempatkan dua posko keamanan di titik kumpul keramaian. Yakni, destinasi wisata Pantai Talang Siring dan Taman Bermain Arek Lancor.

Masyarakat diimbau merayakan tahun baru dengan kegiatan positif. ”Kalau di desa ada kegiatan pengajian atau kegiatan positif lainnya, silakan masyarakat mengikuti kegiatan itu tanpa harus ke kota,” sarannya.

Teguh mengimbau, jika masyarakat hendak liburan panjang  meninggalkan rumah, hendaknya melapor polisi. Hal itu agar polisi mudah mengawasi rumah kosong yang ditinggal liburan oleh pemiliknya.

Dia berharap, masyarakat membantu polisi menjaga keamanan dan ketertiban saat malam tahun baru. Masyarakat juga memiliki tanggung jawab menjaga kondusivitas.

Harapan serupa disampaikan Wabup Pamekasan Khalil Asy’ari. Dia berharap, malam tahun baru diisi dengan kegiatan positif. ”Rayakan malam tahun baru dengan hal-hal positif,” pesannya.

Baca Juga :  Polres Tingkatkan Kepatuhan Berlalu Lintas

Sementara itu, Polres Sumenep menyiagakan 250 personel untuk mengamankan natal dan tahun baru. Operasi pengamanan dilakukan mulai 23 Desember 2017 sampai 1 Januari 2018.

Kapolres Sumenep AKBP Fadillah Zulkarnaen mengatakan, 250 personel akan ditempatkan di tempat tertentu yang dianggap rawan macet dan berpotensi terjadi tindak kriminal. ”Sumenep ini diminati masyarakat luar daerah untuk berwisata. Makanya, pengamanan akan lebih difokuskan di tempat wisata,” katanya.

Untuk diketahui, Sumenep memiliki 126 pulau. Di antara pulau-pulau itu, ada yang populer sebagai tempat wisata. Misalnya, Pulau Gililabak, Giliyang, dan Pantai Sembilan di Pulau Giligenting. Di samping itu, ada wisata religi Asta Tinggi dan Asta Sayyid Yusuf di Pulau Talango.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/