Senin, 06 Dec 2021
Radar Madura
Home / Hukum & Kriminal
icon featured
Hukum & Kriminal

Rogib Triyanto: 3 Tersangka Kasus Curanmor Ngaku Beraksi di 11 Lokasi

Satu Terduka Pelaku Gasak Motor di 31 Tempat

24 November 2021, 00: 07: 24 WIB | editor : Haryanto

Rogib Triyanto: 3 Tersangka Kasus Curanmor Ngaku Beraksi di 11 Lokasi

MISI SUKSES: Kapolres Pamekasan AKBP Rogib Triyanto memimpin pers rilis pengungkapan kasus curanmor, Selasa (23/11). (Humas Polres Pamekasan for RadarMadura.id)

Share this      

PAMEKASAN - Kasus pencurian kendaraan bermotor (curamor) tidak pernah mati. Satu tersangka tertangkap, muncul tersangka baru dengan kasus baru lagi. Lokasi yang menjadi target juga pindah-pindah.

Informasi yang dihimpun RadarMadura.id, pada 29 Agustus, Satreskrim Polres Pamekasan mengamankan MT alias MDR. Pria 40 tahun asal Sampang itu diamankan karena diduga terlibat kasus curanmor. Dia mengaku sudah beraksi di 31 lokasi yang berbeda-beda.

Belum tiga bulan, yakni pada 6 November lalu, Tim Opsnal Sakera Sakti kembali mengamankan tiga terduga pelaku curanmor. Dua di antaranya warga Kabupaten Sampang. Mereka adalah FA, 22 dan NR, 24. Sementara satu orang lagi warga Kecamatan Proppo, Pamekasan. Tepatnya di Desa Mapper.

Baca juga: Termakan Isu Santet Mohammad Hudi Habisi Nyawa Tetangga

Rogib Triyanto: 3 Tersangka Kasus Curanmor Ngaku Beraksi di 11 Lokasi

INTEROGASI: Kapolres Pamekasan AKBP Rogib Triyanto saat berdialog dengan tersangka kasus curanmor, Selasa (23/11). (Humas Polres Pamekasan for RadarMadura.id)

Kasatreskrim Polres Pamekasan AKP Tomy Prambana menuturkan, saat upaya penangkapan, tersangka sempat kejar-kejaran dengan Tim Opsnal Sakera Sakti. FA dan S beraksi pada Sabtu (6/11) menjelang tengah malam di Jalan Amin Jakfar Kota Pamekasan.

Aksi keduanya ketahuan warga dan dilaporkan ke petugas. FA dan S pun dikejar. Sampai di gang buntu, FA menyerah. Sementara S berhasil kabur dengan melompati tembok. Kemudian satreskrim melakukan pengembangan. ”Keesokan harinya kita tangkap S dan satu tersangka baru yakni NR, masing-masing ditangkap di rumahnya,” sambungnya.

Dari penangkapan itu, satreskrim menemukan dua barang bukti berupa dua unit motor matik merek Honda Beat. Satu bernopol N 5924 WY dan satunya bernopol W 2269 BNG. ”Tersangka mengaku sudah beraksi di sebelas TKP,” kata Tomy.

Antara lain, parkiran Indomaret Jalan Trunojoyo, parkiran toko rumah mebel Jalan Segara, parkiran IAA Babies Shop, dan Spa Jalan Segara. Lalu, di parkiran toko rakyat Jalan Pasar Pao, parkiran Toko El Zatta Jalan Kabupaten, dan parkiran Indomaret Jalan Dirgahayu.

Kemudian, parkiran Toko Basmalah di Jalan Kangenan, parkiran Alfamart Jalan Pintu Gerbang, dan depan Toko Jihan di Jalan Gladak Anyar. Selain itu, di area parkir Alfamart Jalan Raya Panglegur dan di depan Toko Elizabet di kawasan Arek Lancor.

”Tersangka dijerat pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman paling lama tujuh tahun,” sambung mantan Kapolsek Galis Bangkalan itu. (ky/han)

(mr/*/yan/JPR)

 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
Facebook Twitter Instagram YouTube
©2021 PT. JawaPos Group Multimedia