alexametrics
25.4 C
Madura
Monday, May 16, 2022

Terdakwa Pemerkosa, Perampokan, dan Pembunuh, Didakwa Pasal Berlapis

BANGKALAN – Sidang perdana dugaan pemerkosaan, perampokan disertai pembunuhan di Pantai Rongkang, Desa Kwanyar Barat, Kecamatan Kwanyar, digelar Rabu (23/1). Jaksa penuntut umum (JPU) sudah membacakan dakwaan kepada tiga terdakwa di Pengadilan Negeri (PN) Bangkalan.

Mereka adalah Jeppar, 28, warga Desa Tebul; Muhammad, 32, warga Desa Kwanyar Barat; dan Moh. Hajir, 52, warga Dusun Maddungan, Desa Dlemer, Kecamatan Kwanyar. Sidang digelar sekitar pukul 10.00. Sidang dilakukan secara terpisah antara terdakwa satu dengan lainnya.

Ketiga terdakwa didakwa pasal berlapis. Pertama, Pasal Primer 340 KUHP jo Pasal 55 ayat 1 subsider Pasal 338 KUHP jo Pasal 55 ayat 1. Kedua, Pasal 339 KUHP jo Pasal 55 ayat 1 ke 1. Ketiga, Pasal 365 KUHP ayat 4.

Keempat, Pasal 81 ayat (5) jo Pasal 76 D Undang-Undang (UU) 23/2002 tentang Perlindungan Anak sebagaimana diubah dengan UU 35/2014 tentang Perubahan atas UU 23/2002 tentang Perlindungan Anak. Selanjutnya, UU 17/2016 jo Pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP subsider Pasal 80 ayat 3 jo Pasal 76 C UU 23/2002 tentang Perlindungan Anak sebagaimana diubah dengan UU 35/2014 dan terakhir dengan UU 17/2016.

Baca Juga :  Mandul, Setahun Dewan Tak Hasilkan Perda Inisiatif

Ketiga terdakwa terancam hukuman penjara minimal 20 tahun atau seumur hidup. Bahkan, terancam hukuman mati. Demikian disampaikan Kasi Intel Kejari Bangkalan Andi Surya Perdana. Menurut dia, dakwaan yang telah dibacakan oleh tim jaksa sudah sesuai dengan kronologi kejadian, bukti-bukti, serta pengakuan korban.

”Nanti kami merencanakan akan mendatangkan enam saksi. Para saksi itu dari kepolisian dan keluarga korban,” ungkapnya.

Sementara penasihat terdakwa dari Pos Bantuan Hukum (Posbakum) PN Bangkalan Paino enggan memberikan komentar terkait sidang dengan agenda pembacaan dakwaan. ”Gak usah wawancara. Sudah ya,” ucapnya singkat.

Sekadar mengingatkan, mayat Ahmad, 20, dan Ani Fauziyah Laili, 17, yang sudah jadi tengkorak itu ditemukan di perbukitan Pantai Rongkang, Desa Kwanyar Barat, Kecamatan Kwanyar, Sabtu (22/7). Pada Selasa (1/8), polisi berhasil menguak pelaku pembunuhan dua remaja tersebut.

Baca Juga :  Dua Tersangka Pemerkosaan Janda Segera Disidang

Sebelum dibunuh, Ani diperkosa secara bergiliran oleh lima pelaku. Saat sudah tewas pun, perhiasan dan motor korban digasak pelaku. Kejadiannya sekitar Mei 2017. Korban kemudian dibuang di perbukitan Pantai Rongkang. Selain empat tersangka, satu tersangka yakni Sohib, 35, warga Desa Kwanyar Barat, masih buron dan belum diketahui keberadaannya. 

BANGKALAN – Sidang perdana dugaan pemerkosaan, perampokan disertai pembunuhan di Pantai Rongkang, Desa Kwanyar Barat, Kecamatan Kwanyar, digelar Rabu (23/1). Jaksa penuntut umum (JPU) sudah membacakan dakwaan kepada tiga terdakwa di Pengadilan Negeri (PN) Bangkalan.

Mereka adalah Jeppar, 28, warga Desa Tebul; Muhammad, 32, warga Desa Kwanyar Barat; dan Moh. Hajir, 52, warga Dusun Maddungan, Desa Dlemer, Kecamatan Kwanyar. Sidang digelar sekitar pukul 10.00. Sidang dilakukan secara terpisah antara terdakwa satu dengan lainnya.

Ketiga terdakwa didakwa pasal berlapis. Pertama, Pasal Primer 340 KUHP jo Pasal 55 ayat 1 subsider Pasal 338 KUHP jo Pasal 55 ayat 1. Kedua, Pasal 339 KUHP jo Pasal 55 ayat 1 ke 1. Ketiga, Pasal 365 KUHP ayat 4.

Keempat, Pasal 81 ayat (5) jo Pasal 76 D Undang-Undang (UU) 23/2002 tentang Perlindungan Anak sebagaimana diubah dengan UU 35/2014 tentang Perubahan atas UU 23/2002 tentang Perlindungan Anak. Selanjutnya, UU 17/2016 jo Pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP subsider Pasal 80 ayat 3 jo Pasal 76 C UU 23/2002 tentang Perlindungan Anak sebagaimana diubah dengan UU 35/2014 dan terakhir dengan UU 17/2016.

Baca Juga :  Sepuluh¬†OPD Ini Rentan Praktik Korupsi

Ketiga terdakwa terancam hukuman penjara minimal 20 tahun atau seumur hidup. Bahkan, terancam hukuman mati. Demikian disampaikan Kasi Intel Kejari Bangkalan Andi Surya Perdana. Menurut dia, dakwaan yang telah dibacakan oleh tim jaksa sudah sesuai dengan kronologi kejadian, bukti-bukti, serta pengakuan korban.

”Nanti kami merencanakan akan mendatangkan enam saksi. Para saksi itu dari kepolisian dan keluarga korban,” ungkapnya.

Sementara penasihat terdakwa dari Pos Bantuan Hukum (Posbakum) PN Bangkalan Paino enggan memberikan komentar terkait sidang dengan agenda pembacaan dakwaan. ”Gak usah wawancara. Sudah ya,” ucapnya singkat.

Sekadar mengingatkan, mayat Ahmad, 20, dan Ani Fauziyah Laili, 17, yang sudah jadi tengkorak itu ditemukan di perbukitan Pantai Rongkang, Desa Kwanyar Barat, Kecamatan Kwanyar, Sabtu (22/7). Pada Selasa (1/8), polisi berhasil menguak pelaku pembunuhan dua remaja tersebut.

Baca Juga :  Jaksa Tuntut Mati Mat Beta

Sebelum dibunuh, Ani diperkosa secara bergiliran oleh lima pelaku. Saat sudah tewas pun, perhiasan dan motor korban digasak pelaku. Kejadiannya sekitar Mei 2017. Korban kemudian dibuang di perbukitan Pantai Rongkang. Selain empat tersangka, satu tersangka yakni Sohib, 35, warga Desa Kwanyar Barat, masih buron dan belum diketahui keberadaannya. 

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/