alexametrics
21.6 C
Madura
Friday, May 27, 2022

Tersangka Pembacokan di Kecamatan Robatal, Diduga Terlibat Curwan

SAMPANG, Jawa Pos Radar Madura – Sambin, tersangka kasus pembacokan terhadap Suhud siap-siap menghuni sel tahanan lebih lama. Sebab, pria berusia 40 tahun itu diduga terlibat perkara lain, yaitu pencurian hewan (curwan). Hal itu berdasar hasil penyelidikan awal yang dilakukan Satreskrim Polres Sampang. Konon, rekan Sambin yang terlibat dalam kasus tersebut sedang dibidik polisi.

Kasatreskrim Polres Sampang AKP Daryanto mengatakan, meski sudah berhasil mengungkap kasus pembacokan terhadap Suhud, pekerjaannya belum selesai. Sebab, institusinya harus melakukan penyidikan terhadap kasus lain yang diduga melibatkan Sambin.

”Dalam pemeriksaan awal, Sambin mengakui jika sudah berulang kali melakukan pencurian sapi. Karena itu, kami akan mengembangkan kasus pencurian tersebut. Itu (kasus pencurian sapi) fokus kami sekarang,” katanya.

Baca Juga :  Sidang melalui Telekonferensi 10 Perkara Per Hari

Menurut Daryanto, Sambin juga mengakui jika saat melakukan curwan dibantu kedua temannya. Saat ini polisi sedang melakukan pengejaran terhadap dua rekan Sambin yang namanya sudah dikantongi. ”Identitasnya sudah ada semua, tinggal kami tangkap,” imbuhnya.

Dijelaskan, aksi kejahatan yang dilakukan Sambin dan rekannya sangat meresahkan masyarakat. Warga juga kesal karena kehilangan hewan ternaknya. ”Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat agar segera melapor apabila kehilangan sapi. Sebab, kemungkinan banyak yang menjadi korban,” pungkas Daryanto. 

 

SAMPANG, Jawa Pos Radar Madura – Sambin, tersangka kasus pembacokan terhadap Suhud siap-siap menghuni sel tahanan lebih lama. Sebab, pria berusia 40 tahun itu diduga terlibat perkara lain, yaitu pencurian hewan (curwan). Hal itu berdasar hasil penyelidikan awal yang dilakukan Satreskrim Polres Sampang. Konon, rekan Sambin yang terlibat dalam kasus tersebut sedang dibidik polisi.

Kasatreskrim Polres Sampang AKP Daryanto mengatakan, meski sudah berhasil mengungkap kasus pembacokan terhadap Suhud, pekerjaannya belum selesai. Sebab, institusinya harus melakukan penyidikan terhadap kasus lain yang diduga melibatkan Sambin.

”Dalam pemeriksaan awal, Sambin mengakui jika sudah berulang kali melakukan pencurian sapi. Karena itu, kami akan mengembangkan kasus pencurian tersebut. Itu (kasus pencurian sapi) fokus kami sekarang,” katanya.

Baca Juga :  Hakim Tolak Praperadilan Imam Mahmudi

Menurut Daryanto, Sambin juga mengakui jika saat melakukan curwan dibantu kedua temannya. Saat ini polisi sedang melakukan pengejaran terhadap dua rekan Sambin yang namanya sudah dikantongi. ”Identitasnya sudah ada semua, tinggal kami tangkap,” imbuhnya.

Dijelaskan, aksi kejahatan yang dilakukan Sambin dan rekannya sangat meresahkan masyarakat. Warga juga kesal karena kehilangan hewan ternaknya. ”Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat agar segera melapor apabila kehilangan sapi. Sebab, kemungkinan banyak yang menjadi korban,” pungkas Daryanto. 

 

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/