Senin, 06 Dec 2021
Radar Madura
Home / Hukum & Kriminal
icon featured
Hukum & Kriminal

Cari Rumput, Warga Temukan Mayat Perempuan di Ladang

22 November 2021, 23: 45: 09 WIB | editor : Haryanto

Cari Rumput, Warga Temukan Mayat Perempuan di Ladang

PASANG POLICE LINE: Polisi melakukan olah TKP di ladang di Desa Karanganyar, Kecamatan Modung, Senin (22/11). (Humas Polres Bangkalan for RadarMadura.id)

Share this      

BANGKALAN – Suasana Dusun Penyakaran, Desa Karanganyar, Kecamatan Modung, pada Senin (22/11) geger. Sebab, warga menemukan mayat berjenis kelamin perempuan yang belakangam diketahui bernama Nakia, 70. Almarhumah tercatat sebagai warga Dusun Takabuh, Desa Brakas Dajah, Kecamatan Modung.

Mayat ditemukan Seno, warga Dusun Manggungan, Desa Karanganyar, Kecamatan Modung. Pria 60 tahun itu berada di tempat kejadian perkara (TKP) pukul 15.00. Saat itu, dia hendak mencari rumput untuk pakan ternak. ”Seno kaget melihat mayat di ladang,” terang Kasihumas Polres Bangkalan Iptu Sucipto.

Kebetulan, terang Sucipto, saksi mengenali mayat tersebut. Selanjutnya, Seno menginformasikan penemuan mayat itu kepada Kepala Desa (Kades) Brakas Dajah. Lalu, Kades menghubungi Polsek Modung. Tidak lama kemudian, polisi tiba di TKP.

Baca juga: Kades Tanah Merah Jadi Terdakwa

”Keterangan keluarga korban, almarhumah menghilang sejak Sabtu (20/11). Korban juga tidak memiliki penyakit, namun sudah sepuh,” imbuh Sucipto mewakili Kapolres Bangkalan AKBP Alith Alarino.

Berdasar hasil olah TKP, jelas Sucipto, Tim Inafis Satreskrim Polres Bangkalan tidak menemukan luka akibat benda tajam atau benda tumpul. Saat ditemukan, kondisi mayat sudah membusuk. ”Diperkirakan, korban meninggal lebih dari satu hari,” ungkapnya.

Dia menambahkan, ada beberapa barang bukti (BB) yang diamankan polisi di lokasi kejadian. Antara lain, pakaian korban, cangkul kecil, dan satu ember hitam. ”Ada dua saksi yang sudah kami mintai keterangan,” jelasnya.

Sucipto menyatakan, polisi berencana melakukan otopsi kepada korban. Namun, keluarga keberatan dan tidak akan membawa kasus tersebut ke ranah hukum. Keluarga korban menganggap kejadian tersebut sebagai musibah. ”Setelah mayat berhasil dievakuasi, selanjutnya dijemput keluarga untuk dikebumikan,” tandasnya. (rul)

(mr/*/yan/JPR)

 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
Facebook Twitter Instagram YouTube
©2021 PT. JawaPos Group Multimedia