alexametrics
21.9 C
Madura
Saturday, May 21, 2022

Masalah Asmara, Pak Haji Bacok Pak Haji

SAMPANG – Kasus kekerasan terjadi di wilayah hukum Polres Sampang. Insiden itu mengakibatkan H Darman, 45, warga Dusun Banyuning Barat, Desa Morbatoh, Kecamatan Banyuates, luka-luka. Kasus ini terjadi diduga karena kasus perselingkuhan.

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Madura (JPRM), sekitar pukul 11.00 H Idris bin Namah sedang bekerja di pinggir jalan. Pria 50 tahun warga Dusun Banyuning Barat, Desa Morbatoh, Banyuates itu berada di Dusun Karang Nangkah.

Tanpa sengaja melihat H Darman melintas dengan mengendarai sepeda motor. Lantas, secara spontan H Idris langsung membacoknya. Pembacokan dilakukan menggunakan sebilah pisau.

Senjata tajam (sajam) itu melukai lengan tangan kanan korban. Pada saat bersamaan korban terjatuh. ”Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka robek pada lengan tangan kanan,” ungkap Kasatreskrim Polres Sampang AKP Hery Kusnanto.

Baca Juga :  Polres Sikapi Modus Penipuan

Perwira pertama dengan tiga balok emas di pundaknya itu menambahkan, tidak berselang lama tersangka diamankan jajaran Polsek Banyuates. Pisau yang digunakan melukai korban juga turut disita. Atas insiden tersebut pelaku dikenakan pasal 351 UU ayat 1 dengan ancaman hukuman paling lama tiga tahun penjara.

”Korban mendapat perawatan di Puskesmas Banyuates. Pelaku juga sudah diamankan,” imbuhnya mewakili Kapolres Sampang AKBP Tofik Sukendar.

Insiden tersebut diduga dilatarbelakangi masalah perselingkuhan. Istri tersangka diduga memiliki hubungan dengan korban. Karena dibakar cemburu, pelaku menganiaya korban. ”Kami masih akan melakukan perkembangan. Sementara satu orang yang diamankan. Itu karena pelakunya sendiri,” Hery. 

 

 

- Advertisement -

SAMPANG – Kasus kekerasan terjadi di wilayah hukum Polres Sampang. Insiden itu mengakibatkan H Darman, 45, warga Dusun Banyuning Barat, Desa Morbatoh, Kecamatan Banyuates, luka-luka. Kasus ini terjadi diduga karena kasus perselingkuhan.

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Madura (JPRM), sekitar pukul 11.00 H Idris bin Namah sedang bekerja di pinggir jalan. Pria 50 tahun warga Dusun Banyuning Barat, Desa Morbatoh, Banyuates itu berada di Dusun Karang Nangkah.

Tanpa sengaja melihat H Darman melintas dengan mengendarai sepeda motor. Lantas, secara spontan H Idris langsung membacoknya. Pembacokan dilakukan menggunakan sebilah pisau.


Senjata tajam (sajam) itu melukai lengan tangan kanan korban. Pada saat bersamaan korban terjatuh. ”Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka robek pada lengan tangan kanan,” ungkap Kasatreskrim Polres Sampang AKP Hery Kusnanto.

Baca Juga :  Polisi Pastikan Tak Ada Bekas Penganiayaan

Perwira pertama dengan tiga balok emas di pundaknya itu menambahkan, tidak berselang lama tersangka diamankan jajaran Polsek Banyuates. Pisau yang digunakan melukai korban juga turut disita. Atas insiden tersebut pelaku dikenakan pasal 351 UU ayat 1 dengan ancaman hukuman paling lama tiga tahun penjara.

”Korban mendapat perawatan di Puskesmas Banyuates. Pelaku juga sudah diamankan,” imbuhnya mewakili Kapolres Sampang AKBP Tofik Sukendar.

Insiden tersebut diduga dilatarbelakangi masalah perselingkuhan. Istri tersangka diduga memiliki hubungan dengan korban. Karena dibakar cemburu, pelaku menganiaya korban. ”Kami masih akan melakukan perkembangan. Sementara satu orang yang diamankan. Itu karena pelakunya sendiri,” Hery. 

 

 

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/