alexametrics
21.1 C
Madura
Friday, May 20, 2022

Sebar Hoax, Abd. Rohman Baca Pernyataan Depan Kapolres

BANGKALAN – Abd. Rohman, 26, warga Dusun Gedungan, Desa Binoh, Kecamatan Burneh, Bangkalan, berurusan dengan polisi. Dia menyebarkan foto kecelakaan yang seolah-olah terjadi di Bangkalan melalui akun Facebook miliknya.

Rohman memposting foto kecelakaan antara truk dan bus. Dia menambahkan keterangan bahwa kecelakaan tersebut terjadi di Bangkalan. Padahal faktanya tidak demikian. Postingan Rohman itu masuk kategori informasi bohong atau hoax dan berpotensi membuat masyarakat resah.

Rohman mengunggah foto kecelakaan tersebut Jumat (15/12) sekitar pukul 17.17. Akibat postingan remaja yang tidak tamat SD itu, akun Facebook miliknya dibanjiri 1.255 komentar. Postingan itu dibagikan hingga 6.693 kali.

Polres Bangkalan melakukan penyelidikan dengan mencari tahu identitas pelaku penyebar hoax. Petugas berhasil mengetahui identitas Rohman lalu berkoordinasi dengan kepala desa setempat.

Baca Juga :  Hadari Tepis Tuduhan, HS Tak Mau Damai

Sabtu malam (16/12), Rohman diantar oleh keluarganya ke Polres Bangkalan. Polisi langsung melakukan pemeriksaan untuk mengetahui motif Rohman memposting informasi hoax.

Rohman meminta maaf kepada pengguna Facebook atas postingan foto hoax tersebut. Di hadapan petugas, dia membacakan surat peryataan tidak akan mengulangi perbuatannya. ”Saya mengakui perbuatan saya melanggar hukum,” ucap Rohman.

Kapolres Bangkalan AKBP Anissullah M. Ridha mengatakan, kecelakaan antara truk dan bus bukan terjadi di Bangkalan. Namun oleh Rohman ditulis terjadi di Bangkalan. Hal itu membuat masyarakat resah.

Rohman tidak dijebloskan ke penjara. Sebab, dia sudah membuat pernyataan tidak akan mengulangi perbuatannya. Polres melakukan pembinaan kepada Rohman. Kapolres berpesan agar masyarakat menggunakan media sosial (medsos) dengan cerdas dan bijak. ”Jangan menyebar hoax,” tegasnya.

Baca Juga :  Residivis Kembali Diringkus, Diduga Hendak Edarkan Sabu
- Advertisement -

BANGKALAN – Abd. Rohman, 26, warga Dusun Gedungan, Desa Binoh, Kecamatan Burneh, Bangkalan, berurusan dengan polisi. Dia menyebarkan foto kecelakaan yang seolah-olah terjadi di Bangkalan melalui akun Facebook miliknya.

Rohman memposting foto kecelakaan antara truk dan bus. Dia menambahkan keterangan bahwa kecelakaan tersebut terjadi di Bangkalan. Padahal faktanya tidak demikian. Postingan Rohman itu masuk kategori informasi bohong atau hoax dan berpotensi membuat masyarakat resah.

Rohman mengunggah foto kecelakaan tersebut Jumat (15/12) sekitar pukul 17.17. Akibat postingan remaja yang tidak tamat SD itu, akun Facebook miliknya dibanjiri 1.255 komentar. Postingan itu dibagikan hingga 6.693 kali.


Polres Bangkalan melakukan penyelidikan dengan mencari tahu identitas pelaku penyebar hoax. Petugas berhasil mengetahui identitas Rohman lalu berkoordinasi dengan kepala desa setempat.

Baca Juga :  Residivis Kembali Diringkus, Diduga Hendak Edarkan Sabu

Sabtu malam (16/12), Rohman diantar oleh keluarganya ke Polres Bangkalan. Polisi langsung melakukan pemeriksaan untuk mengetahui motif Rohman memposting informasi hoax.

Rohman meminta maaf kepada pengguna Facebook atas postingan foto hoax tersebut. Di hadapan petugas, dia membacakan surat peryataan tidak akan mengulangi perbuatannya. ”Saya mengakui perbuatan saya melanggar hukum,” ucap Rohman.

Kapolres Bangkalan AKBP Anissullah M. Ridha mengatakan, kecelakaan antara truk dan bus bukan terjadi di Bangkalan. Namun oleh Rohman ditulis terjadi di Bangkalan. Hal itu membuat masyarakat resah.

Rohman tidak dijebloskan ke penjara. Sebab, dia sudah membuat pernyataan tidak akan mengulangi perbuatannya. Polres melakukan pembinaan kepada Rohman. Kapolres berpesan agar masyarakat menggunakan media sosial (medsos) dengan cerdas dan bijak. ”Jangan menyebar hoax,” tegasnya.

Baca Juga :  Tujuh Hari Polres Sampang Amankan 22 Tersangka
- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/