alexametrics
28.2 C
Madura
Sunday, July 3, 2022

Pengunjung Pasar Hajar Residivis Curanmor

PAMEKASAN, Jawa Pos Radar Madura – Pengalaman masuk penjara tidak membuat Muhsin Yazid jera. Warga Dusun Congkak, Desa Toket, Kecamatan Proppo, itu digebuki pengunjung Pasar Kolpajung sebelum dijebloskan ke tanahan Polres Pamekasan kemarin (17/6).

Aksi pencurian yang dilakukan Muhsin terjadi sekitar pukul 06.00. Bermula saat pemilik motor Nurcahyani memarkir kendaraan di Pasar Kolpajung, Kelurahan Kolpajung, Kecamatan Kota Pamekasan. Lalu, meninggalkan Honda Scoopy bernopol M 6338 BW untuk berbelanja dengan suami.

Usai berbelanja dan hendak mengambil sepeda motornya, Nurcahyani mendapati ada keramaian. Saat itulah Nurcahyani tahu bahwa kendaraannya digondol Muhsin menggunakan kunci T. Namun, aksinya ketahuan pengunjung Pasar Kolpajung.

Kanit II Satreskrim Polres Pamekasan Ipda Wahyu Dwi Purnomo menjelaskan, aksi Muhsin diketahui saat merusak lubang kontak motor. Kunci T yang dipakainya sempat jatuh dan dilihat warga. Melihat itu, warga menaruh curiga.

Baca Juga :  Gadaikan Motor Tetangga untuk Beli Narkoba

Ketika motor Nurcahyani dibawa kabur, warga langsung meneriaki pria 30 tahun itu sebagai maling. ”Pelaku sempat mendapat tindakan kekesalan dari warga. Namun, berhasil kami amankan,” katanya.

Pelaku diamankan petugas satlantas dan dibawa ke mapolres. Saat diinterogasi, Muhsin mengaku hanya sekali mencuri. Namun, kepolisian tidak percaya begitu saja. ”Kami punya catatan bahwa pelaku ini adalah seorang residivis dan pernah melakukan tindakan yang sama,” sambung Wahyu.

Barang bukti yang berhasil diamankan yakni berupa dua buah kunci T. Kemudian, STNK, dan motor Scoopy milik warga Jalan Trunojoyo, Kelurahan Patemon, Kecamatan Kota Pamekasan, itu turut menjadi barang bukti. Jaket hitam milik tersangka juga menjadi barang bukti.

Baca Juga :  Peluru Tembus Kening Anggota Polsek

”Pelaku terancam hukuman penjara lima tahun,” katanya. Pria kelahiran 27 Juli 1991 itu disangka melanggar pasal 363 ayat (1) KUHP. (ky)

PAMEKASAN, Jawa Pos Radar Madura – Pengalaman masuk penjara tidak membuat Muhsin Yazid jera. Warga Dusun Congkak, Desa Toket, Kecamatan Proppo, itu digebuki pengunjung Pasar Kolpajung sebelum dijebloskan ke tanahan Polres Pamekasan kemarin (17/6).

Aksi pencurian yang dilakukan Muhsin terjadi sekitar pukul 06.00. Bermula saat pemilik motor Nurcahyani memarkir kendaraan di Pasar Kolpajung, Kelurahan Kolpajung, Kecamatan Kota Pamekasan. Lalu, meninggalkan Honda Scoopy bernopol M 6338 BW untuk berbelanja dengan suami.

Usai berbelanja dan hendak mengambil sepeda motornya, Nurcahyani mendapati ada keramaian. Saat itulah Nurcahyani tahu bahwa kendaraannya digondol Muhsin menggunakan kunci T. Namun, aksinya ketahuan pengunjung Pasar Kolpajung.


Kanit II Satreskrim Polres Pamekasan Ipda Wahyu Dwi Purnomo menjelaskan, aksi Muhsin diketahui saat merusak lubang kontak motor. Kunci T yang dipakainya sempat jatuh dan dilihat warga. Melihat itu, warga menaruh curiga.

Baca Juga :  Tuntut Cabut Status Tersangka Irfan sebagai Korban Begal

Ketika motor Nurcahyani dibawa kabur, warga langsung meneriaki pria 30 tahun itu sebagai maling. ”Pelaku sempat mendapat tindakan kekesalan dari warga. Namun, berhasil kami amankan,” katanya.

Pelaku diamankan petugas satlantas dan dibawa ke mapolres. Saat diinterogasi, Muhsin mengaku hanya sekali mencuri. Namun, kepolisian tidak percaya begitu saja. ”Kami punya catatan bahwa pelaku ini adalah seorang residivis dan pernah melakukan tindakan yang sama,” sambung Wahyu.

Barang bukti yang berhasil diamankan yakni berupa dua buah kunci T. Kemudian, STNK, dan motor Scoopy milik warga Jalan Trunojoyo, Kelurahan Patemon, Kecamatan Kota Pamekasan, itu turut menjadi barang bukti. Jaket hitam milik tersangka juga menjadi barang bukti.

Baca Juga :  Sertifikat Dibalik Nama dan Digadaikan

”Pelaku terancam hukuman penjara lima tahun,” katanya. Pria kelahiran 27 Juli 1991 itu disangka melanggar pasal 363 ayat (1) KUHP. (ky)

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/