alexametrics
21 C
Madura
Wednesday, May 18, 2022

Kisrus Lelang Proyek Diwarnai Suara Tembakan

BANGKALAN – Suasana di depan kantor Bagian Unit Layanan Pengadaan (ULP) Barang dan Jasa Setkab Bangkalan mencengkam Jumat (15/9). Pemicunya, terjadi pertikaian yang diduga berasal dari dua rekanan. Perselisihan terkait lelang proyek peningkatan jalan Desa Paterongan, Kecamatan Galis-Desa Suwa’an, Kecamatan Modung.

Proses verifikasi lelang proyek Rp 5,9 miliar itu dimulai pukul 10.45. Di luar ruangan ULP, terdapat kedua kubu sama-sama membawa banyak pendukung. Mereka kini sedang didalami petugas kepolisian.

Kedua kubu bersitegang. Bahkan, informasinya terjadi pemukulan dan sempat ada yang mengeluarkan senjata diduga airsoft gun. Pelaku yang mengeluarkan tembakan itu masih diburu polisi.

Pukul 11.40 di depan kantor ULP barang dan jasa banyak petugas kepolisian. Tidak sedikit yang berpakaian preman. Kasatreskrim Polres Bangkalan AKP Anton Widodo yang berada di tempat langsung mengambil tindakan.

Baca Juga :  Polisi Kantongi Ciri-Ciri Pelaku Curanmor di Asrama Polisi

Anak buahnya diperintahkan menggeledah semua mobil di halaman depan kantor ULP barang dan jasa. Hasilnya, tim buru sergap (buser) reskrim menemukan sejumlah barang bukti (BB) berupa senjata tajam (sajam). Diantaranya, jenis parang, celurit, bujur, dan pisau.

BB tersebut langsung diamankan beserta pemilik mobil. Belasan mobil mahal dan puluhan sajam berhasil disita dan digelandang ke mapolres.

Anton kembali memerintahkan anak buahnya menyisir sejumlah lokasi di lingkungan pemkab. Bermodal rompi antipeluru, tim buser langsung memencar. Tepat di depan GOR Saka, ada dua mobil mencurigakan.

Tanpa pikir panjang, petugas langsung menggeledah. Di dalam mobil ada belasan celurit yang berhasil disita. Pemilik mobil pun tidak bisa berkutik dan langsung di bawa ke mapolres.

Baca Juga :  Dua Bersaudara Kurir Sabu-Sabu 1 Kg Menangis

Anton mengungkapkan, pihaknya mendapat informasi dari intel di lapangan jika ada dua kubu sedang bertikai di depan kantor ULP. Bahkan, kedua kubu tersebut sudah saling berhadap-hadapan. ”Kami bersama petugas yang lain langsung meluncur ke lokasi. Tiba di sana, massa sudah banyak,” katanya.

Menurut Anton, pemicu pertikaian ini karena perihal tender proyek. Dalam peristiwa itu juga sempat terdengar suara tembakan. ”Makanya, masih didalami siapa yang menembak itu,” ucapnya.

Pihaknya juga terus melakukan pengembangan terhadap mobil yang berisi sajam itu. ”Dari dua kubu yang kami amankan, sudah ada yang ditetapkan tersangka,” ucapnya. ”Pokoknya banyak. Mau diinventarisasi dulu. Lagi pula ini sambil lalu pengembangan dan pendalaman,” terangnya terkait jumlah sajam yang disita. 

BANGKALAN – Suasana di depan kantor Bagian Unit Layanan Pengadaan (ULP) Barang dan Jasa Setkab Bangkalan mencengkam Jumat (15/9). Pemicunya, terjadi pertikaian yang diduga berasal dari dua rekanan. Perselisihan terkait lelang proyek peningkatan jalan Desa Paterongan, Kecamatan Galis-Desa Suwa’an, Kecamatan Modung.

Proses verifikasi lelang proyek Rp 5,9 miliar itu dimulai pukul 10.45. Di luar ruangan ULP, terdapat kedua kubu sama-sama membawa banyak pendukung. Mereka kini sedang didalami petugas kepolisian.

Kedua kubu bersitegang. Bahkan, informasinya terjadi pemukulan dan sempat ada yang mengeluarkan senjata diduga airsoft gun. Pelaku yang mengeluarkan tembakan itu masih diburu polisi.

Pukul 11.40 di depan kantor ULP barang dan jasa banyak petugas kepolisian. Tidak sedikit yang berpakaian preman. Kasatreskrim Polres Bangkalan AKP Anton Widodo yang berada di tempat langsung mengambil tindakan.

Baca Juga :  Kapolres: Bangkalan Bukan Tempat Bandar Narkoba.

Anak buahnya diperintahkan menggeledah semua mobil di halaman depan kantor ULP barang dan jasa. Hasilnya, tim buru sergap (buser) reskrim menemukan sejumlah barang bukti (BB) berupa senjata tajam (sajam). Diantaranya, jenis parang, celurit, bujur, dan pisau.

BB tersebut langsung diamankan beserta pemilik mobil. Belasan mobil mahal dan puluhan sajam berhasil disita dan digelandang ke mapolres.

Anton kembali memerintahkan anak buahnya menyisir sejumlah lokasi di lingkungan pemkab. Bermodal rompi antipeluru, tim buser langsung memencar. Tepat di depan GOR Saka, ada dua mobil mencurigakan.

Tanpa pikir panjang, petugas langsung menggeledah. Di dalam mobil ada belasan celurit yang berhasil disita. Pemilik mobil pun tidak bisa berkutik dan langsung di bawa ke mapolres.

Baca Juga :  Polisi Ciduk Dua Mucikari Tiap Transaksi Dapat Rp 100 Ribu

Anton mengungkapkan, pihaknya mendapat informasi dari intel di lapangan jika ada dua kubu sedang bertikai di depan kantor ULP. Bahkan, kedua kubu tersebut sudah saling berhadap-hadapan. ”Kami bersama petugas yang lain langsung meluncur ke lokasi. Tiba di sana, massa sudah banyak,” katanya.

Menurut Anton, pemicu pertikaian ini karena perihal tender proyek. Dalam peristiwa itu juga sempat terdengar suara tembakan. ”Makanya, masih didalami siapa yang menembak itu,” ucapnya.

Pihaknya juga terus melakukan pengembangan terhadap mobil yang berisi sajam itu. ”Dari dua kubu yang kami amankan, sudah ada yang ditetapkan tersangka,” ucapnya. ”Pokoknya banyak. Mau diinventarisasi dulu. Lagi pula ini sambil lalu pengembangan dan pendalaman,” terangnya terkait jumlah sajam yang disita. 

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/