alexametrics
21.7 C
Madura
Tuesday, May 17, 2022

Maksa Nyalip Truk di Jalan Raya Taddan, Mini Bus Tabrak Pikap

SAMPANG – Saat berkendara, harus konsentrasi dan tidak ugal-ugalan. Jika berbuat sebaliknya, bisa menyebabkan lakalantas dan merugikan pengguna jalan lainnya. Seperti yang terjadi Kamis pagi (13/6).

Ceritanya, mini bus nopol N 7351 NV melaju dari arah timur ke barat. Setiba di lokasi kejadian, mini bus yang dikemudi Jalis (49), warga Kecamatan Pademawu, Pamekasan itu hendak mendahului truk.

Apesnya, dari arah berlawanan muncul pikap nopol M 8803 F yang dikemudi Mulyadi (49), warga Kecamatan Camplong, Sampang. Karena jarak pandang terlalu dekat, tabrakan pun tidak terelakkan.

Iptu Eddy SA, Kanit Lakalantas Satlantas Polres Sampang membenarkan hal tersebut. Dikatakan, tabrakan terjadi di Jalan Raya Taddan, Kecamatan Camplong sekitar pukul 05.20.

Baca Juga :  Dua Pembawa Lari Kotak Suara Ditangkap

“Jalis ceroboh saat mendahului truk yang ada di depannya. Jalis memaksa menyalip meski pandangan tidak bebas. Akibatnya, terjadinya lakalantas,” katanya.

Dijelaskan, Mulyadi dirawat di Puskesmas Tanjung. Sebab, mengalami luka lecet di dahi dan tangan. “Saat ini, kendaraan yang tabrakan sudah kami amankan di kantor,” lanjutnya. (Moh Iqbal)

SAMPANG – Saat berkendara, harus konsentrasi dan tidak ugal-ugalan. Jika berbuat sebaliknya, bisa menyebabkan lakalantas dan merugikan pengguna jalan lainnya. Seperti yang terjadi Kamis pagi (13/6).

Ceritanya, mini bus nopol N 7351 NV melaju dari arah timur ke barat. Setiba di lokasi kejadian, mini bus yang dikemudi Jalis (49), warga Kecamatan Pademawu, Pamekasan itu hendak mendahului truk.

Apesnya, dari arah berlawanan muncul pikap nopol M 8803 F yang dikemudi Mulyadi (49), warga Kecamatan Camplong, Sampang. Karena jarak pandang terlalu dekat, tabrakan pun tidak terelakkan.

Iptu Eddy SA, Kanit Lakalantas Satlantas Polres Sampang membenarkan hal tersebut. Dikatakan, tabrakan terjadi di Jalan Raya Taddan, Kecamatan Camplong sekitar pukul 05.20.

Baca Juga :  Pita Hitam untuk Kepergian Guru Budi

“Jalis ceroboh saat mendahului truk yang ada di depannya. Jalis memaksa menyalip meski pandangan tidak bebas. Akibatnya, terjadinya lakalantas,” katanya.

Dijelaskan, Mulyadi dirawat di Puskesmas Tanjung. Sebab, mengalami luka lecet di dahi dan tangan. “Saat ini, kendaraan yang tabrakan sudah kami amankan di kantor,” lanjutnya. (Moh Iqbal)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/