alexametrics
27.2 C
Madura
Wednesday, August 10, 2022

Pinjam Motor, Malah Dibawa Kabur

BANGKALAN – Dugaan penggelapan kendaraan bermotor terjadi di wilayah hukum Polres Bangkalan. Korbannya Halili, 49, warga Cendana II, Desa Banyuajuh, Kecamatan Kamal. Kendaraan yang diduga digelapkan yakni Yamaha FIZ R nomor polisi (nopol) S 2863 HZ.

Motor tersebut dipinjam Mujib, tapi malah dibawa kabur. Pria 40 tahun asal Desa Gili Anyar, Kecamatan Kamal itu diduga melakukan tindak pidana penipuan dan atau penggelapan barang berupa satu unit sepeda motor sebagaimana dimaksud dalam Pasal 378 KUHP dan atau Pasal 372 KUHP.

Kasubbaghumas Polres Bangkalan Iptu Suyitno menyampaikan, Minggu (10/11) sekitar pukul 09.15 di Desa Gili Timur, Kecamatan Kamal, Kanitreskrim Polsek Kamal Ipda Sugeng bersama anggota melakukan penangkapan. ”Terduga pelaku diamankan di rumahnya,” kata Suyitno kemarin (11/11).

Baca Juga :  Terdakwa Narkoba 19 Kilogram Divonis 20 Tahun

Perwira pertama berpangkat dua balok emas di pundaknya itu menambahkan, dasar penangkapan yaitu laporan polisi nomor: LP/20/XI/2019/Jatim/Res.Bkl/Sek.Kamal, Tgl 02 November 2019 dan Sprint sidik Nomor: Sp sidik/11/XI/2019/ Sek Kamal, Tgl 02 November 2019. Kronologinya, Selasa (3/9) sekitar pukul 13.00, Mujib mendatangi Halili di Pelabuhan Kamal. ”Saat itu korban sedang bekerja,” imbuh Suyitno mewakili Kapolres Bangkalan AKBP Rama Samtama Putra.

Korban mengiyakan dan memberikan kunci motor miliknya. Namun, Mujib tak kunjung mengembalikan motor tersebut selama lebih kurang sebulan. Untungnya Mujib bisa ditangkap oleh polisi. ”Saat penangkapan, terduga pelaku tidak melakukan perlawanan,” jelasnya.

Mujib berpura-pura meminjam sebentar sepeda motor milik Halili. Namun setelah Halili meminjamkan sepeda motornya, sampai pada saat dilakukan penangkapan, Mujib tidak kunjung mengembalikan. ”Terlapor dan barang bukti (BB) diamankan di Polsek Kamal untuk dilakukan penyidikan,” tegas Suyitno.

Baca Juga :  Korban Pengeroyokan Jadi Tersangka Orang Tua Ajukan Praperadilan

Pihaknya mengimbau kepada masyarakat supaya tidak mudah percaya kepada orang yang baru kenal. Lebih-lebih meminjamkan barang berharga. ”Masyarakat harus selalu waspada dan mengantisipasi tindakan orang yang baru dikenal. Jangan mudah percaya,” pesannya. 

BANGKALAN – Dugaan penggelapan kendaraan bermotor terjadi di wilayah hukum Polres Bangkalan. Korbannya Halili, 49, warga Cendana II, Desa Banyuajuh, Kecamatan Kamal. Kendaraan yang diduga digelapkan yakni Yamaha FIZ R nomor polisi (nopol) S 2863 HZ.

Motor tersebut dipinjam Mujib, tapi malah dibawa kabur. Pria 40 tahun asal Desa Gili Anyar, Kecamatan Kamal itu diduga melakukan tindak pidana penipuan dan atau penggelapan barang berupa satu unit sepeda motor sebagaimana dimaksud dalam Pasal 378 KUHP dan atau Pasal 372 KUHP.

Kasubbaghumas Polres Bangkalan Iptu Suyitno menyampaikan, Minggu (10/11) sekitar pukul 09.15 di Desa Gili Timur, Kecamatan Kamal, Kanitreskrim Polsek Kamal Ipda Sugeng bersama anggota melakukan penangkapan. ”Terduga pelaku diamankan di rumahnya,” kata Suyitno kemarin (11/11).

Baca Juga :  Enam Bulan, 10 Calon Pengantin di Bawah Umur Ajukan Dispensasi Kawin

Perwira pertama berpangkat dua balok emas di pundaknya itu menambahkan, dasar penangkapan yaitu laporan polisi nomor: LP/20/XI/2019/Jatim/Res.Bkl/Sek.Kamal, Tgl 02 November 2019 dan Sprint sidik Nomor: Sp sidik/11/XI/2019/ Sek Kamal, Tgl 02 November 2019. Kronologinya, Selasa (3/9) sekitar pukul 13.00, Mujib mendatangi Halili di Pelabuhan Kamal. ”Saat itu korban sedang bekerja,” imbuh Suyitno mewakili Kapolres Bangkalan AKBP Rama Samtama Putra.

Korban mengiyakan dan memberikan kunci motor miliknya. Namun, Mujib tak kunjung mengembalikan motor tersebut selama lebih kurang sebulan. Untungnya Mujib bisa ditangkap oleh polisi. ”Saat penangkapan, terduga pelaku tidak melakukan perlawanan,” jelasnya.

Mujib berpura-pura meminjam sebentar sepeda motor milik Halili. Namun setelah Halili meminjamkan sepeda motornya, sampai pada saat dilakukan penangkapan, Mujib tidak kunjung mengembalikan. ”Terlapor dan barang bukti (BB) diamankan di Polsek Kamal untuk dilakukan penyidikan,” tegas Suyitno.

Baca Juga :  Satu Pembunuh Munakib Tertangkap

Pihaknya mengimbau kepada masyarakat supaya tidak mudah percaya kepada orang yang baru kenal. Lebih-lebih meminjamkan barang berharga. ”Masyarakat harus selalu waspada dan mengantisipasi tindakan orang yang baru dikenal. Jangan mudah percaya,” pesannya. 

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/