alexametrics
23.1 C
Madura
Monday, July 4, 2022

Mantan Karyawan BRI Jadi Tersangka

PAMEKASAN – Polres Pamekasan menindaklanjuti laporan dugaan penipuan dengan kerugian mencapai Rp 8,2 miliar. Mantan karyawan BRI Kantor Cabang Pamekasan Mohammad Lukman Anizar (MLA) kini ditetapkan jadi tersangka.

Pria 31 tahun itu diduga telah melakukan tindak pidana penipuan dan penggelapan uang Rp 8,2 miliar milik 23 warga. Penipuan berkedok investasi dan lelang BRI Kantor Cabang Pamekasan tersebut dilaporkan oleh salah seorang korban pada 29 September lalu.

Kasatreskrim Polres Pamekasan AKP Adhi Putranto Utomo menjelaskan, pihaknya telah melakukan serangkaian pemeriksaan saksi dan bukti-bukti. Akhirnya, MLA ditetapkan sebagai tersangka pada Jumat (9/10). ”Sudah kami tetapkan sebagai tersangka,” terangnya.

Baca Juga :  Kawal Tindakan Represif Polisi dan Galian C Ilegal

Menurut Adhi, MLA diduga tidak berada di rumahnya di Jalan Segara, Kelurahan Jungcangcang, Pamekasan. Karena itu, MLA dimasukkan dalam daftar pencarian orang (DPO) Polres Pamekassn. ”Kami akan cari tersangka,” janjinya. (ky/luq)

Selengkapnya baca Jawa Pos Radar Madura edisi Selasa, 13 Oktober 2020.

PAMEKASAN – Polres Pamekasan menindaklanjuti laporan dugaan penipuan dengan kerugian mencapai Rp 8,2 miliar. Mantan karyawan BRI Kantor Cabang Pamekasan Mohammad Lukman Anizar (MLA) kini ditetapkan jadi tersangka.

Pria 31 tahun itu diduga telah melakukan tindak pidana penipuan dan penggelapan uang Rp 8,2 miliar milik 23 warga. Penipuan berkedok investasi dan lelang BRI Kantor Cabang Pamekasan tersebut dilaporkan oleh salah seorang korban pada 29 September lalu.

Kasatreskrim Polres Pamekasan AKP Adhi Putranto Utomo menjelaskan, pihaknya telah melakukan serangkaian pemeriksaan saksi dan bukti-bukti. Akhirnya, MLA ditetapkan sebagai tersangka pada Jumat (9/10). ”Sudah kami tetapkan sebagai tersangka,” terangnya.

Baca Juga :  Pengguna Jalan Keluhkan Balap Liar di Jalan Utama Pamekasan

Menurut Adhi, MLA diduga tidak berada di rumahnya di Jalan Segara, Kelurahan Jungcangcang, Pamekasan. Karena itu, MLA dimasukkan dalam daftar pencarian orang (DPO) Polres Pamekassn. ”Kami akan cari tersangka,” janjinya. (ky/luq)

Selengkapnya baca Jawa Pos Radar Madura edisi Selasa, 13 Oktober 2020.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/