alexametrics
22.8 C
Madura
Saturday, May 21, 2022

Pepet, Tendang, lalu Todongkan Pisau. Begal Didor…

BANGKALAN – Aparat tidak boleh lengah untuk menumpas tindak kejahatan.  Pencurian dengan kekerasan (curas) masih marak di Bangkalan. Seorang tersangka terpaksa dilumpuhkan ketika berusaha merampas motor warga Surabaya.

Djoko Purnomo bin Supirno kini tidak bisa leluasa bergerak. Pemuda 27 tahun asal Dusun Kolak, Desa Sukolilo Barat, Kecamatan Labang, Bangkalan, itu kini harus mendekam di balik tahanan. Di saat bersamaan dia harus merintih kesakitan dan berjalan pincang karena kaki kanannya didor petugas.

Dia dijebloskan ke tahanan karena tertangkap saat berusaha merampas motor Risky Yordan, 25. Motor Honda Vario L 2501 AH milik warga Jalan Rangkah Gang VII, Kelurahan/Kecamatan Tambak Sari, Surabaya, itu menjadi incaran. Bersama tiga temannya, Purnomo melancarkan aksi begal itu di Desa Sendang Dajah, Kecamatan Labang, Bangkalan.

Baca Juga :  Tim Gabungan Polda Dua Kali Olah TKP Kasus Penembakan

Ketiga teman Purnomo adalah Sipul, 31, warga Desa Sanggra Agung, Kecamatan Socah, serta Aan, 18, dan Romi, 19, warga Desa Parseh, Kecamatan Socah. Tiga orang tersebut kini berstatus buron.

Dalam aksinya, mereka memepet pengendara. Kemudian ditendang hingga terjatuh. Korban kemudian ditodong dengan senjata tajam (sajam) berupa pisau sepanjang 52 sentimeter oleh Purnomo.

Sayang, aksi para pelaku tidak berjalan mulus. Sebab pada saat bersamaan, mobil patroli petugas kepolisian melintas di daerah tersebut. Melihat aksi begal, polisi langsung menabrak Purnomo yang memegang sajam.

Sipul, Aan, dan Romi kabur. Sedangkan Pornomo harus merasakan timah panas polisi di kaki kanannya. Setelah terjatuh, petugas menyeret pelaku untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Purnomo ditangkap Rabu (9/8) sekitar pukul 20.30 di lapangan kerapan sapi Desa Sendang Dajah.

Baca Juga :  Buru Pelaku Lain, Belum Tetapkan DPO

Purnomo mengaku sudah tiga kali melakukan curas. Selain di Sendang Dajah, dia beraksi di Desa Sanggra Agung dan Desa Jaddih, Kecamatan Socah serta Desa/Kecamatan Labang. Sekitar sepuluh hari lalu dia juga sempat membegal seorang perempuan. ”Perempuan juga. Motornya dijual. Harganya Rp 2 jutaan buat beli kebutuhan,” ungkapnya ketika rilis di Mapolres Bangkalan, Jumat (11/8).

Dari tangan tersangka, polisi mengamankan satu unit sepeda motor Vario L 2501 AH beserta STNK. Selain itu, pisau sepanjang 52 sentimeter, helm, jaket hitam, dan baju lengan panjang. Ketiga teman Purnomo ini dalam buronan petugas.

- Advertisement -

BANGKALAN – Aparat tidak boleh lengah untuk menumpas tindak kejahatan.  Pencurian dengan kekerasan (curas) masih marak di Bangkalan. Seorang tersangka terpaksa dilumpuhkan ketika berusaha merampas motor warga Surabaya.

Djoko Purnomo bin Supirno kini tidak bisa leluasa bergerak. Pemuda 27 tahun asal Dusun Kolak, Desa Sukolilo Barat, Kecamatan Labang, Bangkalan, itu kini harus mendekam di balik tahanan. Di saat bersamaan dia harus merintih kesakitan dan berjalan pincang karena kaki kanannya didor petugas.

Dia dijebloskan ke tahanan karena tertangkap saat berusaha merampas motor Risky Yordan, 25. Motor Honda Vario L 2501 AH milik warga Jalan Rangkah Gang VII, Kelurahan/Kecamatan Tambak Sari, Surabaya, itu menjadi incaran. Bersama tiga temannya, Purnomo melancarkan aksi begal itu di Desa Sendang Dajah, Kecamatan Labang, Bangkalan.

Baca Juga :  Kejari Ancam Jemput Paksa Mantan Kades

Ketiga teman Purnomo adalah Sipul, 31, warga Desa Sanggra Agung, Kecamatan Socah, serta Aan, 18, dan Romi, 19, warga Desa Parseh, Kecamatan Socah. Tiga orang tersebut kini berstatus buron.

Dalam aksinya, mereka memepet pengendara. Kemudian ditendang hingga terjatuh. Korban kemudian ditodong dengan senjata tajam (sajam) berupa pisau sepanjang 52 sentimeter oleh Purnomo.

Sayang, aksi para pelaku tidak berjalan mulus. Sebab pada saat bersamaan, mobil patroli petugas kepolisian melintas di daerah tersebut. Melihat aksi begal, polisi langsung menabrak Purnomo yang memegang sajam.

Sipul, Aan, dan Romi kabur. Sedangkan Pornomo harus merasakan timah panas polisi di kaki kanannya. Setelah terjatuh, petugas menyeret pelaku untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Purnomo ditangkap Rabu (9/8) sekitar pukul 20.30 di lapangan kerapan sapi Desa Sendang Dajah.

Baca Juga :  Polres Tangkap Pengedar Narkoba Asal Pantura

Purnomo mengaku sudah tiga kali melakukan curas. Selain di Sendang Dajah, dia beraksi di Desa Sanggra Agung dan Desa Jaddih, Kecamatan Socah serta Desa/Kecamatan Labang. Sekitar sepuluh hari lalu dia juga sempat membegal seorang perempuan. ”Perempuan juga. Motornya dijual. Harganya Rp 2 jutaan buat beli kebutuhan,” ungkapnya ketika rilis di Mapolres Bangkalan, Jumat (11/8).

Dari tangan tersangka, polisi mengamankan satu unit sepeda motor Vario L 2501 AH beserta STNK. Selain itu, pisau sepanjang 52 sentimeter, helm, jaket hitam, dan baju lengan panjang. Ketiga teman Purnomo ini dalam buronan petugas.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/