alexametrics
21.5 C
Madura
Monday, May 23, 2022

Pria Bersarung Meninggal di Kampung Jurang

SUMENEP, Jawa Pos Radar Madura – Warga Desa Banuaju Barat, Kecamatan Batang-Batang, Sumenep, geger. Mereka dikejutkan penemuan mayat di area persawahan Kampung Jurang desa setempat Senin sore (10/8).

Mayat pria itu ditemukan tergeletak di atas tanah dengan pakaian lengkap. Memakai sandal jepit, kopiah hitam, sarung, kemeja, dan singlet putih.

Hery, warga setempat, menyampaikan, sekitar pukul 16.00 warga mendatangi lokasi kejadian. Mayat tersebut diketahui bernama Sutomo, warga Desa Banuaju Barat. Pria itu meninggal dengan luka lebam di bagian kepala.

Saat di lokasi, Hery mengaku telah menjumpai petugas kepolisian. Mayat pria yang biasa dipanggil Etto itu ditemukan jauh dari sepeda motornya. ”Sepeda motornya ada di pinggir jalan, sedangkan mayat ditemukan di tengah sawah,” jelasnya.

Baca Juga :  Sudah Dimintai Uang, Belum Terima Sertifikat, Warga Geram

Kapolsek Batang-Batang Iptu Taufiq Hidayat mengatakan, pihaknya langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) setelah menerima laporan warga. Mayat tersebut teridentifikasi bernama Sutomo, 46, warga Desa Banuaju Barat, Kecamatan Batang-Batang.

Pihaknya belum bisa menyimpulkan mayat tersebut meninggal karena dibunuh atau faktor lain. Pihak keluarga mengaku Etto memang memiliki riwayat penyakit jantung dan stroke. Bahkan, dalam sepekan harus kontrol kesehatan di salah satu rumah sakit di Pamekasan.

Meski demikian, polisi akan terus mendalami peristiwa yang menyita perhatian warga ini. Atas izin keluarga, mayat Etto akan dibawa ke RSUD dr H Moh. Anwar Sumenep untuk diotopsi. Jika ditemukan indikasi pidana, pihaknya akan mengejar pelaku. ”Masih kami dalami,” ucapnya. (jun)

Baca Juga :  Temukan 7 HP, 8 Motor, dan 11 STNK
- Advertisement -

SUMENEP, Jawa Pos Radar Madura – Warga Desa Banuaju Barat, Kecamatan Batang-Batang, Sumenep, geger. Mereka dikejutkan penemuan mayat di area persawahan Kampung Jurang desa setempat Senin sore (10/8).

Mayat pria itu ditemukan tergeletak di atas tanah dengan pakaian lengkap. Memakai sandal jepit, kopiah hitam, sarung, kemeja, dan singlet putih.

Hery, warga setempat, menyampaikan, sekitar pukul 16.00 warga mendatangi lokasi kejadian. Mayat tersebut diketahui bernama Sutomo, warga Desa Banuaju Barat. Pria itu meninggal dengan luka lebam di bagian kepala.


Saat di lokasi, Hery mengaku telah menjumpai petugas kepolisian. Mayat pria yang biasa dipanggil Etto itu ditemukan jauh dari sepeda motornya. ”Sepeda motornya ada di pinggir jalan, sedangkan mayat ditemukan di tengah sawah,” jelasnya.

Baca Juga :  Berkas Perkara Pemukulan Guru Budi Masuk Kejaksaan

Kapolsek Batang-Batang Iptu Taufiq Hidayat mengatakan, pihaknya langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) setelah menerima laporan warga. Mayat tersebut teridentifikasi bernama Sutomo, 46, warga Desa Banuaju Barat, Kecamatan Batang-Batang.

Pihaknya belum bisa menyimpulkan mayat tersebut meninggal karena dibunuh atau faktor lain. Pihak keluarga mengaku Etto memang memiliki riwayat penyakit jantung dan stroke. Bahkan, dalam sepekan harus kontrol kesehatan di salah satu rumah sakit di Pamekasan.

Meski demikian, polisi akan terus mendalami peristiwa yang menyita perhatian warga ini. Atas izin keluarga, mayat Etto akan dibawa ke RSUD dr H Moh. Anwar Sumenep untuk diotopsi. Jika ditemukan indikasi pidana, pihaknya akan mengejar pelaku. ”Masih kami dalami,” ucapnya. (jun)

Baca Juga :  Pak Haji Meninggal di Sungai
- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/