alexametrics
20.4 C
Madura
Saturday, May 21, 2022

Anak 13 Tahun Lecehkan Dua Bocah Tiga Tahun

SUMENEP – Kasus asusila kembali terjadi di Pulau Kangean. Kali ini pelaku dan korban masih di bawah umur. Kasus tersebut menimpa dua bocah berinisial AR (perempuan) dan H (laki-laki). Keduanya masih berumur tiga tahun, asal Kecamatan Arjasa.

Pelecehan seksual itu diduga dilakukan bocah berinisial RR. Anak 13 tahun tersebut diketahui putus sekolah. Dia berhenti mengenyam pendidikan sejak kelas 5 sekolah dasar (SD) di salah satu pulau di Kecamatan Sapeken.

Pelaku berada di Kecamatan Arjasa, Kangean, karena bekerja sebagai nelayan, membantu salah seorang kerabatnya. Dia berhasil ditangkap di rumah Satrawi Senin (4/12) sekitar pukul 03.00. Perilaku RR terendus polisi setelah dilaporkan orang tua korban Selasa (28/11).

Dengan demikian, polisi melakukan penyelidikan dan meringkus pelaku dini hari. Sebab, sebelumnya pelaku sempat melarikan diri. Aksi tak terpuji tersebut terjadi di dalam kamar Satrawi.

Baca Juga :  Tersangka Proyek RKB Masih Terima Gaji

Tindakan asusila itu diketahui orang tua korban beberapa jam kemudian. Korban mengaku sakit di bagian selangkangan. Setelah diperiksa ada bercak darah pada diri AR. Karena itu, orang tua korban melaporkan kasus tersebut kepada polisi.

Polisi kemudian melakukan tindakan lebih lanjut untuk mengungkap kasus tersebut. Saat ditangkap, RR tidak melakukan perlawanan. ”Ini bagian dari risiko pekerjaan sehingga pelaku tidak melakukan perlawanan. Apalagi saksi dan korban sudah jelas. Sehingga mendapatkan efek jera,” kata Kasubbaghumas Polres Sumenep AKP Suwardi, Selasa (5/12).

Mantan Kapolsek Kalianget itu menambahkan, tingginya kasus asusila perlu penanganan khusus. Termasuk beberapa kejadian yang memakan korban terhadap anak di bawah umur.

Sebelumnya, kasus pelecehan seksual juga terjadi di Kecamatan Arjasa pada Jumat (10/11). Janda muda berinisial WY menjadi korban kebiadaban tiga pemuda di rumah kontrakan. Seorang pelaku berhasil ditangkap petugas setelah dilaporkan korban.

Baca Juga :  Setahun Kejari Hanya Target Satu Kasus Korupsi

Kamis (23/11) polisi menangkap Kholil Rahman, 25, warga Dusun Ngomber, Desa Laok Jangjang, Kecamatan Arjasa. Kholil Rahman ditetapkan jadi tersangka dengan dasar laporan LP 35/XI/2017/JTM/RESSMP/SEKKGN/10 November. Dia diancam pasal 285 KUHP. Dua orang lainnya masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

- Advertisement -

SUMENEP – Kasus asusila kembali terjadi di Pulau Kangean. Kali ini pelaku dan korban masih di bawah umur. Kasus tersebut menimpa dua bocah berinisial AR (perempuan) dan H (laki-laki). Keduanya masih berumur tiga tahun, asal Kecamatan Arjasa.

Pelecehan seksual itu diduga dilakukan bocah berinisial RR. Anak 13 tahun tersebut diketahui putus sekolah. Dia berhenti mengenyam pendidikan sejak kelas 5 sekolah dasar (SD) di salah satu pulau di Kecamatan Sapeken.

Pelaku berada di Kecamatan Arjasa, Kangean, karena bekerja sebagai nelayan, membantu salah seorang kerabatnya. Dia berhasil ditangkap di rumah Satrawi Senin (4/12) sekitar pukul 03.00. Perilaku RR terendus polisi setelah dilaporkan orang tua korban Selasa (28/11).


Dengan demikian, polisi melakukan penyelidikan dan meringkus pelaku dini hari. Sebab, sebelumnya pelaku sempat melarikan diri. Aksi tak terpuji tersebut terjadi di dalam kamar Satrawi.

Baca Juga :  Janda Muda Digilir Tiga Pemuda

Tindakan asusila itu diketahui orang tua korban beberapa jam kemudian. Korban mengaku sakit di bagian selangkangan. Setelah diperiksa ada bercak darah pada diri AR. Karena itu, orang tua korban melaporkan kasus tersebut kepada polisi.

Polisi kemudian melakukan tindakan lebih lanjut untuk mengungkap kasus tersebut. Saat ditangkap, RR tidak melakukan perlawanan. ”Ini bagian dari risiko pekerjaan sehingga pelaku tidak melakukan perlawanan. Apalagi saksi dan korban sudah jelas. Sehingga mendapatkan efek jera,” kata Kasubbaghumas Polres Sumenep AKP Suwardi, Selasa (5/12).

Mantan Kapolsek Kalianget itu menambahkan, tingginya kasus asusila perlu penanganan khusus. Termasuk beberapa kejadian yang memakan korban terhadap anak di bawah umur.

Sebelumnya, kasus pelecehan seksual juga terjadi di Kecamatan Arjasa pada Jumat (10/11). Janda muda berinisial WY menjadi korban kebiadaban tiga pemuda di rumah kontrakan. Seorang pelaku berhasil ditangkap petugas setelah dilaporkan korban.

Baca Juga :  Lecehkan Remaja Putri, Pemuda Dibui

Kamis (23/11) polisi menangkap Kholil Rahman, 25, warga Dusun Ngomber, Desa Laok Jangjang, Kecamatan Arjasa. Kholil Rahman ditetapkan jadi tersangka dengan dasar laporan LP 35/XI/2017/JTM/RESSMP/SEKKGN/10 November. Dia diancam pasal 285 KUHP. Dua orang lainnya masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/