alexametrics
22.8 C
Madura
Saturday, May 21, 2022

Penadah Hasil Rampokan Diserahkan ke Kejari

BANGKALAN – Sahwen, terduga penadah hasil rampokan disertai pembunuhan sopir taksi online dilimpahkan polres ke Kejari Bangkalan Kamis (5/4). Kini, warga Desa Buluk Agung, Kecamatan Klampis itu jadi tahanan Korps Adhyaksa.

Dengan demikian, semua tersangka dalam kasus tersebut sudah ada di tangan kejari. Sebelumnya, Kamis (29/3), polres telah melimpahkan empat tersangka.

Kasatreskrim Polres Bangkalan AKP Jeni Al Jauza mengatakan, semua berkas dugaan perampokan disertai pembunuhan taksi online sudah rampung. Terbaru, pihaknya melimpahkan tersangka Sahwen beserta barang bukti ke kejari. Itu setelah jaksa menyatakan P21 atau berkas sudah lengkap.

”Untuk empat tersangka kan sudah dilimpahkan minggu kemarin. Sekarang pelimpahan tersangka lainnya, yaitu Sahwen,” kata Jeni.

Baca Juga :  Terkait Kasus Dugaan Penganiayaan Pelajar SMP

Sementara itu, Kasipidum Kejari Bangkalan Bebry membenarkan telah menerima pelimpahan tahap dua kasus tersebut. ”Ya, sudah P21. Kami telah menerima pelimpahan tersangkanya hari ini (kemarin, Red),” ujarnya.

Bebry mengungkapkan, langkah selanjutnya adalah melakukan penyusunan dan penyempurnaan dakwaan bagi Sahwen. Selain itu, jaksa juga terus menyempurnakan dakwaan keempat tersangka lainya yang dilimpahkan lebih awal.

Jika berkas sudah rampung, jaksa bakal melimpahkan ke Pengadilan Negeri (PN) Bangkalan untuk disidangkan. ”Sabar dulu. Kami sempurnakan dakwaannya dulu,” ucapnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Minggu pagi (26/11/2017), Ali Ghufron, 23, warga Kedinding Lor Gang Kemuning 7, Kenjeran, Surabaya, ditemukan tewas dengan kondisi leher nyaris putus di persawahan di pinggir jalan raya Dusun Kalkal, Desa Pangolangan, Kecamatan Burneh. Empat pelaku menggasak handphone, dompet, uang, dan mobil Avanza putih nopol L 1537 PT.

Baca Juga :  Dua Pemuda Ini Curi Perhiasan untuk Bayar Utang

Empat orang yang diduga kuat sebagai pelaku adalah Febry Ika Pramata, 23, warga Desa Maguan, Kecamatan Berbek, Nganjuk dan Rusdianto, 35, warga Desa Langkap, Kecamatan Burneh. Kemudian, Zainal Arifin, 33, warga Desa Jukong, Kecamatan Labang dan Dewi Agustina, 23, asal Desa Pamolokan, Kecamatan Sumenep. Selanjutnya, Rabu (7/2/2018), polres kembali berhasil menangkap Sahwen. Dia diduga berperan sebagai penadah.

- Advertisement -

BANGKALAN – Sahwen, terduga penadah hasil rampokan disertai pembunuhan sopir taksi online dilimpahkan polres ke Kejari Bangkalan Kamis (5/4). Kini, warga Desa Buluk Agung, Kecamatan Klampis itu jadi tahanan Korps Adhyaksa.

Dengan demikian, semua tersangka dalam kasus tersebut sudah ada di tangan kejari. Sebelumnya, Kamis (29/3), polres telah melimpahkan empat tersangka.

Kasatreskrim Polres Bangkalan AKP Jeni Al Jauza mengatakan, semua berkas dugaan perampokan disertai pembunuhan taksi online sudah rampung. Terbaru, pihaknya melimpahkan tersangka Sahwen beserta barang bukti ke kejari. Itu setelah jaksa menyatakan P21 atau berkas sudah lengkap.


”Untuk empat tersangka kan sudah dilimpahkan minggu kemarin. Sekarang pelimpahan tersangka lainnya, yaitu Sahwen,” kata Jeni.

Baca Juga :  Berkas Pembunuhan Sopir Taksi Online Ngendap

Sementara itu, Kasipidum Kejari Bangkalan Bebry membenarkan telah menerima pelimpahan tahap dua kasus tersebut. ”Ya, sudah P21. Kami telah menerima pelimpahan tersangkanya hari ini (kemarin, Red),” ujarnya.

Bebry mengungkapkan, langkah selanjutnya adalah melakukan penyusunan dan penyempurnaan dakwaan bagi Sahwen. Selain itu, jaksa juga terus menyempurnakan dakwaan keempat tersangka lainya yang dilimpahkan lebih awal.

Jika berkas sudah rampung, jaksa bakal melimpahkan ke Pengadilan Negeri (PN) Bangkalan untuk disidangkan. ”Sabar dulu. Kami sempurnakan dakwaannya dulu,” ucapnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Minggu pagi (26/11/2017), Ali Ghufron, 23, warga Kedinding Lor Gang Kemuning 7, Kenjeran, Surabaya, ditemukan tewas dengan kondisi leher nyaris putus di persawahan di pinggir jalan raya Dusun Kalkal, Desa Pangolangan, Kecamatan Burneh. Empat pelaku menggasak handphone, dompet, uang, dan mobil Avanza putih nopol L 1537 PT.

Baca Juga :  Terjaring Patroli, Anak Dibawah Umur Ditangkap Bawa Sajam

Empat orang yang diduga kuat sebagai pelaku adalah Febry Ika Pramata, 23, warga Desa Maguan, Kecamatan Berbek, Nganjuk dan Rusdianto, 35, warga Desa Langkap, Kecamatan Burneh. Kemudian, Zainal Arifin, 33, warga Desa Jukong, Kecamatan Labang dan Dewi Agustina, 23, asal Desa Pamolokan, Kecamatan Sumenep. Selanjutnya, Rabu (7/2/2018), polres kembali berhasil menangkap Sahwen. Dia diduga berperan sebagai penadah.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/