alexametrics
29.3 C
Madura
Saturday, May 28, 2022

Diburu Sebulan Lebih, Polisi Akhirnya Ciduk DPO Narkoba asal Banyuates

SAMPANG – Setelah melakukan pengejaran sebulan lebih, Satresnarkoba Polres Sampang berhasil menangkap Muniri, warga Desa/Kecamatan Banyuates.

Pria berusia 54 tahun tersebut diringkus karena masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) kasus penyalahgunaan narkoba jenis Sabu-Sabu (SS).

Kapolres Sampang AKBP Didit BWS mengatakan, Muniri ditetapkan DPO karena istrinya yang bernama Murniyati menyimpan SS seberat 101,84 gram.

“Istrinya ditangkap di rumahnya pada Selasa (31/12/2019). Sekarang Muniri menyusul,” katanya.

Dijelaskan, Muniri sempat kabur ke Bangkalan. Tapi, akhirnya diringkus di rumahnya pada Rabu (5/2) sekitar pukul 14.00. “Muniri bandar dan barangnya banyak,” imbuh Didit BWS.

Ditambahkan, sehari-hari Muniri bekerja sebagai tukang las di rumahnya. “Ngakunya dua bulan menjual SS. Sebulan bisa mengantongi Rp 5 juta,” lanjut Didit BWS.

Baca Juga :  Wakapolda Pantau Madura Pasca Coblosan, Ingatkan Personel Jaga Stamina

Sementara itu, Polsek Ketapang juga mengamankan Aliman, 45, warga Kecamatan Ketapang. Sebab, menyimpan SS seberat 0,48 gram, sendok, kotak dan kilip.

“Aliman diciduk di rumahnya pada Rabu (5/2) sekitar pukul 10.00,” pungkas Didit BWS yang sebelumnya menjabat Kapolres Trenggalek itu. (Moh Iqbal)

SAMPANG – Setelah melakukan pengejaran sebulan lebih, Satresnarkoba Polres Sampang berhasil menangkap Muniri, warga Desa/Kecamatan Banyuates.

Pria berusia 54 tahun tersebut diringkus karena masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) kasus penyalahgunaan narkoba jenis Sabu-Sabu (SS).

Kapolres Sampang AKBP Didit BWS mengatakan, Muniri ditetapkan DPO karena istrinya yang bernama Murniyati menyimpan SS seberat 101,84 gram.


“Istrinya ditangkap di rumahnya pada Selasa (31/12/2019). Sekarang Muniri menyusul,” katanya.

Dijelaskan, Muniri sempat kabur ke Bangkalan. Tapi, akhirnya diringkus di rumahnya pada Rabu (5/2) sekitar pukul 14.00. “Muniri bandar dan barangnya banyak,” imbuh Didit BWS.

Ditambahkan, sehari-hari Muniri bekerja sebagai tukang las di rumahnya. “Ngakunya dua bulan menjual SS. Sebulan bisa mengantongi Rp 5 juta,” lanjut Didit BWS.

Baca Juga :  Temukan Mayat Mr X, Warga Kerumuni Tambak PT Garam. Polisi Lakukan Ini

Sementara itu, Polsek Ketapang juga mengamankan Aliman, 45, warga Kecamatan Ketapang. Sebab, menyimpan SS seberat 0,48 gram, sendok, kotak dan kilip.

“Aliman diciduk di rumahnya pada Rabu (5/2) sekitar pukul 10.00,” pungkas Didit BWS yang sebelumnya menjabat Kapolres Trenggalek itu. (Moh Iqbal)

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/