alexametrics
22.1 C
Madura
Tuesday, May 17, 2022

Dugaan Pengeroyokan Nasabah Diluar Tanggung Jawab PT Adira

PAMEKASAN – Kasus dugaan pengeroyokan Mustofa, salah seorang nasabah leasing, dipastikan tidak terkait dengan leasing selaku kreditur. Pelaku yang diduga kawanan debt collector bukan tanggung jawab leasing terkait.

Leasing terkait, dalam hal ini dari PT Adira Multi Finance, secara khusus memberikan klarifikasi. Diwakili Agung Eka Dani selaku Cluster Collection Head pihak Adira menjelaskan, kasus dugaan pengeroyokan ini harus dilihat secara jernih.

Menurut Agung Eka Dani, pemilik mobil Toyota Innova yang diduga bermasalah tercatat Bambang Hairudin, asal Desa Ceguk, Kecamatan Tlanakan. Sehingga dipastikan tidak terkait dengan Mustofa.

 “Proses transaksi pemindah tanganan unit sebelum unit itu benar-benar lunas tidak di benarkan di perusahan. Kami tidak mengetahui hubungan antara Bambang dengan Mustofa, yang tercatat di data perusahaan ialah atas nama Bambang sebagai nasabah,” terangnya.

Baca Juga :  Penarikan Fee Proyek Terkumpul Rp 1,2 M

Sesuai dengan perjanjian di awal, pihak perusahaan berhak menarik kendaraan apabila dalam proses pelunasannya mengalami masalah. Sedangkan unit dimaksud, Toyota Innova, sudah terlambat membayar 57 hari atau 2 bulan.  

Ketika ditanya mengenai debt colector yang melakukan pemukulan, Agung menegaskan itu diluar ranah perusahaan. Pihak yang bermasalah dengan Mustofa berasal dari pihak eksternal yang bekerja sama dengan PT Adira Multi Finance. 

Dikatakan juga, pihak yang melakukan pengaduan kepada pihak kepolisian pihak eksternal, bukan perusahaan. Jika kasus ini tetap dilanjutkan ke meja hijau, pihak Adira siap memberi keterangan apa adanya.

Pihak Adira juga mengimbau kepada masyarakat, agar tidak memindah tangankan unit sebelum proses pelunasan selesai. Itu untuk menghindari kejadian yang tidak diinginkan. 

Baca Juga :  Remaja 16 Tahun Digilir Empat Pemuda, Pelaku Pura-Pura Jadi Dukun

Seperti diketahui, Mustofa, asal Kota Pamekasan, diduga menjadi korban pengeroyokan debt collector. Kasus ini ditangani pihak kepolisian setelah kejadian menimpa Mustofa. (rm4)

PAMEKASAN – Kasus dugaan pengeroyokan Mustofa, salah seorang nasabah leasing, dipastikan tidak terkait dengan leasing selaku kreditur. Pelaku yang diduga kawanan debt collector bukan tanggung jawab leasing terkait.

Leasing terkait, dalam hal ini dari PT Adira Multi Finance, secara khusus memberikan klarifikasi. Diwakili Agung Eka Dani selaku Cluster Collection Head pihak Adira menjelaskan, kasus dugaan pengeroyokan ini harus dilihat secara jernih.

Menurut Agung Eka Dani, pemilik mobil Toyota Innova yang diduga bermasalah tercatat Bambang Hairudin, asal Desa Ceguk, Kecamatan Tlanakan. Sehingga dipastikan tidak terkait dengan Mustofa.

 “Proses transaksi pemindah tanganan unit sebelum unit itu benar-benar lunas tidak di benarkan di perusahan. Kami tidak mengetahui hubungan antara Bambang dengan Mustofa, yang tercatat di data perusahaan ialah atas nama Bambang sebagai nasabah,” terangnya.

Baca Juga :  Remaja 16 Tahun Digilir Empat Pemuda, Pelaku Pura-Pura Jadi Dukun

Sesuai dengan perjanjian di awal, pihak perusahaan berhak menarik kendaraan apabila dalam proses pelunasannya mengalami masalah. Sedangkan unit dimaksud, Toyota Innova, sudah terlambat membayar 57 hari atau 2 bulan.  

Ketika ditanya mengenai debt colector yang melakukan pemukulan, Agung menegaskan itu diluar ranah perusahaan. Pihak yang bermasalah dengan Mustofa berasal dari pihak eksternal yang bekerja sama dengan PT Adira Multi Finance. 

Dikatakan juga, pihak yang melakukan pengaduan kepada pihak kepolisian pihak eksternal, bukan perusahaan. Jika kasus ini tetap dilanjutkan ke meja hijau, pihak Adira siap memberi keterangan apa adanya.

Pihak Adira juga mengimbau kepada masyarakat, agar tidak memindah tangankan unit sebelum proses pelunasan selesai. Itu untuk menghindari kejadian yang tidak diinginkan. 

Baca Juga :  Polres Sumenep Mulai Incar Disperindag

Seperti diketahui, Mustofa, asal Kota Pamekasan, diduga menjadi korban pengeroyokan debt collector. Kasus ini ditangani pihak kepolisian setelah kejadian menimpa Mustofa. (rm4)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/