alexametrics
20.6 C
Madura
Wednesday, August 10, 2022

Tangan Putus Ditebas Tetangga

SUMENEP – Marbani, 60, warga Desa Banraas, Kecamatan Dungkek, luka parah akibat dibacok tetangganya sendiri. Peristiwa itu terjadi Sabtu (2/11) pukul 20.40 ketika berada di kediaman Darso, warga setempat. Pembacokan dilakukan Madruki, 50, tetangga korban.

Pembacokan berawal ketika Marbani sedang menonton televisi di rumah Darso yang bersebelahan dengan rumahnya. Madruki tiba-tiba datang dengan sebilah golok dan membacok korban berkali-kali yang sedang berbaring.

Kejadian itu disaksikan Darso, 45; Tabe, 45; dan Yuli, 25. Belum sempat direlai, pelaku meninggalkan korban yang bersimbah darah. Akibat bacokan pelaku, lengan kiri korban putus, luka robek daun telinga kiri, dan luka robek belakang kepala.

Baca Juga :  Diburu Polisi 2 Bulan, Penjambret Tas Guru SD Ternyata Pelajar

Kasubbaghumas Polres Sumenep AKP Widiarti menyampaikan, saat ini korban menjalani perawatan medis di Puskesmas Dungkek. Pelaku ditangkap polisi pukul 14.00 di rumahnya kemarin (3/11). Tidak ada perlawanan kepada petugas saat dilakukan penangkapan.

Kepada polisi, Madruki tega melakukan pembacokan karena kesal dituduh dukun santet oleh korban. Pelaku dan barang bukti diamankan di Mapolsek Dungkek. (c3)

SUMENEP – Marbani, 60, warga Desa Banraas, Kecamatan Dungkek, luka parah akibat dibacok tetangganya sendiri. Peristiwa itu terjadi Sabtu (2/11) pukul 20.40 ketika berada di kediaman Darso, warga setempat. Pembacokan dilakukan Madruki, 50, tetangga korban.

Pembacokan berawal ketika Marbani sedang menonton televisi di rumah Darso yang bersebelahan dengan rumahnya. Madruki tiba-tiba datang dengan sebilah golok dan membacok korban berkali-kali yang sedang berbaring.

Kejadian itu disaksikan Darso, 45; Tabe, 45; dan Yuli, 25. Belum sempat direlai, pelaku meninggalkan korban yang bersimbah darah. Akibat bacokan pelaku, lengan kiri korban putus, luka robek daun telinga kiri, dan luka robek belakang kepala.

Baca Juga :  Motor Penghuni Perum Jokotole Digondol Maling


Kasubbaghumas Polres Sumenep AKP Widiarti menyampaikan, saat ini korban menjalani perawatan medis di Puskesmas Dungkek. Pelaku ditangkap polisi pukul 14.00 di rumahnya kemarin (3/11). Tidak ada perlawanan kepada petugas saat dilakukan penangkapan.

Kepada polisi, Madruki tega melakukan pembacokan karena kesal dituduh dukun santet oleh korban. Pelaku dan barang bukti diamankan di Mapolsek Dungkek. (c3)

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/