alexametrics
24 C
Madura
Monday, May 23, 2022

Awasi Wilayah Rawan Kasus Begal, Polres Bangkalan Libatkan Warga

BANGKALAN – Kasus curas atau yang lebih dikenal dengan begal sempat marak di Bangkalan. Utamanya, di sekitar kampus Universitas Trunojoyo Madura (UTM). Hal itu, meresahkan warga dan mahasiswa UTM.

Kapolres Bangkalan AKBP Rama Samtama Putra mengatakan, pihaknya akan mengawasi daerah rawan begal. “Ada tiga lokasi yang nantinya akan dijaga dan didirikan pos permanen,” ujarnya.

Menurut Rama, kasus kejahatan jalanan atau street crime mengalami penurunan sejak empat tersangka kasus begal ditangkap. “Kita akan melakukan pemantauan terus menerus,” imbuhnya.

Dijelaskan, pihaknya akan melibatkan warga sekitar saat melakukan penjagaan. Tiga pos itu terletak di Desa Pandabah dan Jalan Raya Telang Kecamatan Kamal. Termasuk di Desa Sendeng, Kecamatan Labang,” ucapnya.

Baca Juga :  Formasi Adukan Parkir RSUD ke Polres Pamekasan

Rama berharap kasus kriminal di Bangkalan berkurang. Sehingga, bisa menjadi zona hijau. “Kalau suasana kondusif, mahasiswa yang beraktivitas di kampus atau di luar kampus bisa tenang,” tandasnya. (Chitrani Nurindraty)

BANGKALAN – Kasus curas atau yang lebih dikenal dengan begal sempat marak di Bangkalan. Utamanya, di sekitar kampus Universitas Trunojoyo Madura (UTM). Hal itu, meresahkan warga dan mahasiswa UTM.

Kapolres Bangkalan AKBP Rama Samtama Putra mengatakan, pihaknya akan mengawasi daerah rawan begal. “Ada tiga lokasi yang nantinya akan dijaga dan didirikan pos permanen,” ujarnya.

Menurut Rama, kasus kejahatan jalanan atau street crime mengalami penurunan sejak empat tersangka kasus begal ditangkap. “Kita akan melakukan pemantauan terus menerus,” imbuhnya.


Dijelaskan, pihaknya akan melibatkan warga sekitar saat melakukan penjagaan. Tiga pos itu terletak di Desa Pandabah dan Jalan Raya Telang Kecamatan Kamal. Termasuk di Desa Sendeng, Kecamatan Labang,” ucapnya.

Baca Juga :  Cari Kepiting, Warga Sampang Temukan Mayat Wanita di Pantai Camplong

Rama berharap kasus kriminal di Bangkalan berkurang. Sehingga, bisa menjadi zona hijau. “Kalau suasana kondusif, mahasiswa yang beraktivitas di kampus atau di luar kampus bisa tenang,” tandasnya. (Chitrani Nurindraty)

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/