alexametrics
20.7 C
Madura
Thursday, May 19, 2022

DPRD Bangkalan Panggil Panwaslu. Ada Apa?

BANGKALAN – Komisi A DPRD memanggil komisioner Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Bangkalan Selasa (3/9). Dalam pemanggilan itu, wakil rakyat ingin mengetahui tata kerja dan progres rekrutmen panitia pengawas pemilu tingkat kecamatan (panwascam).

Ketua Komisi A DPRD Bangkalan Kasmu menyampaikan, sebagai mitra kerja bakesbangpol, pihaknya punya kewajiban memanggil panwaslu. Sebab, kerja panwaslu dibayar melalui APBD Bangkalan.

Pemanggilan juga terkait pelaksanaan Pilkada Bangkalan 2018 yang kian dekat. ”Kami ingin mengetahui sudah sejauh mana progres kerja panwaslu,” katanya.

Yang dibahas bersama panwaslu di antaranya, rekrutmen panwascam. Komisi A meminta seleksi panwascam objektif dan profesional. ”Informasinya, rekrutmen panwascam sekarang ini yang terbanyak. Ada 298 pendaftar. Proses seleksi harus profesional agar menghasilkan panwascam berkualitas,” terangnya.

Pembahasan lain yang berkenaan dengan anggaran panwaslu mencapai Rp 4,8 miliar. Dana tersebut harus benar-benar digunakan sebaik-baiknya. ”Anggaran itu belum cair semua. Masih proses. Sebelum PAK bisa diserap Rp 2 miliar. Sisanya setelah PAK,” beber dia.

Baca Juga :  PKS Tunggu Arahan KH Kholil As’ad

Menurut Kasmu, dua hal itu menjadi pengawasan komisi A. Tujuannya, tidak lain agar jika terjadi penyimpangan dalam pelaksanaan pilkada nanti, panwaslu hadir menyelesaikan. ”Itu yang kami harapkan dari panwaslu,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Panwaslu Bangkalan A. Mustain Saleh menyatakan siap melaksanakan seluruh tahapan seleksi panwascam sesuai ketentuan. ”Kami sudah menerima 298 berkas. Pendaftaran ditutup sejak 1 Oktober. Selanjutnya, 3–4 Oktober perbaikan berkas. Kami siap diawasi,” tegasnya.

Dia membenarkan rekrutmen panwascam kali ini paling banyak. ”Makanya, setiap berkas dicek dan diteliti. Termasuk, umur pendaftar minimal harus 25 tahun. Kurang dari itu tidak bisa,” jelas Mustain.

Pada 9 Oktober akan dilakukan tes tulis di Gedung Rato Ebuh. Hasilnya, tiap kecamatan dipilih enam orang untuk mengikuti tes wawancara. ”Setelah wawancara, dipilih tiga orang dari masing-masing kecamatan,” tuturnya.

Baca Juga :  Sidang Perdana 2 Ketua Poktan, Terkait Dugaan Korupsi Bansos Tebu

Dia menyatakan, komisioner panwaslu tidak punya wewenang untuk cawe-cawe proses rekrutmen panwascam. Komisioner panwaslu, kata Mustain, tidak mengintervensi siapa yang lolos. Sebab proses seleksi panwascam dipasrahkan sepenuhnya kepada pokja.

”Itu semua urusan pokja. Lagi pula, soal tes tulis dan sebagainya, itu langsung dari Bawaslu Jatim. Jadi, sangat ketat proses seleksinya,” ujar dia.

Karena itu, pihaknya memastikan proses rekrutmen panwascam akan digelar secara sehat. ”Kami pastikan semua tahapan dilaksanan secara profesional,” tegasnya.

Mengenai anggaran, menurut Mustain, dalam minggu ini sudah bisa dicairkan. Hanya, dari total anggaran Rp 4,8 miliar, yang bisa dicairkan dalam waktu dekat Rp 2 miliar. ”Sisanya, Rp 2,8 miliar, setelah PAK APBD Bangkalan 2017 nanti,” pungkasnya. (daf/hud/luq)

 

KUNCI:

- Advertisement -

BANGKALAN – Komisi A DPRD memanggil komisioner Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Bangkalan Selasa (3/9). Dalam pemanggilan itu, wakil rakyat ingin mengetahui tata kerja dan progres rekrutmen panitia pengawas pemilu tingkat kecamatan (panwascam).

Ketua Komisi A DPRD Bangkalan Kasmu menyampaikan, sebagai mitra kerja bakesbangpol, pihaknya punya kewajiban memanggil panwaslu. Sebab, kerja panwaslu dibayar melalui APBD Bangkalan.

Pemanggilan juga terkait pelaksanaan Pilkada Bangkalan 2018 yang kian dekat. ”Kami ingin mengetahui sudah sejauh mana progres kerja panwaslu,” katanya.


Yang dibahas bersama panwaslu di antaranya, rekrutmen panwascam. Komisi A meminta seleksi panwascam objektif dan profesional. ”Informasinya, rekrutmen panwascam sekarang ini yang terbanyak. Ada 298 pendaftar. Proses seleksi harus profesional agar menghasilkan panwascam berkualitas,” terangnya.

Pembahasan lain yang berkenaan dengan anggaran panwaslu mencapai Rp 4,8 miliar. Dana tersebut harus benar-benar digunakan sebaik-baiknya. ”Anggaran itu belum cair semua. Masih proses. Sebelum PAK bisa diserap Rp 2 miliar. Sisanya setelah PAK,” beber dia.

Baca Juga :  Penetapan Bupati Terhambat Gugatan ke MK

Menurut Kasmu, dua hal itu menjadi pengawasan komisi A. Tujuannya, tidak lain agar jika terjadi penyimpangan dalam pelaksanaan pilkada nanti, panwaslu hadir menyelesaikan. ”Itu yang kami harapkan dari panwaslu,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Panwaslu Bangkalan A. Mustain Saleh menyatakan siap melaksanakan seluruh tahapan seleksi panwascam sesuai ketentuan. ”Kami sudah menerima 298 berkas. Pendaftaran ditutup sejak 1 Oktober. Selanjutnya, 3–4 Oktober perbaikan berkas. Kami siap diawasi,” tegasnya.

Dia membenarkan rekrutmen panwascam kali ini paling banyak. ”Makanya, setiap berkas dicek dan diteliti. Termasuk, umur pendaftar minimal harus 25 tahun. Kurang dari itu tidak bisa,” jelas Mustain.

Pada 9 Oktober akan dilakukan tes tulis di Gedung Rato Ebuh. Hasilnya, tiap kecamatan dipilih enam orang untuk mengikuti tes wawancara. ”Setelah wawancara, dipilih tiga orang dari masing-masing kecamatan,” tuturnya.

Baca Juga :  Kapolres-Kapolsek Dipraperadilkan

Dia menyatakan, komisioner panwaslu tidak punya wewenang untuk cawe-cawe proses rekrutmen panwascam. Komisioner panwaslu, kata Mustain, tidak mengintervensi siapa yang lolos. Sebab proses seleksi panwascam dipasrahkan sepenuhnya kepada pokja.

”Itu semua urusan pokja. Lagi pula, soal tes tulis dan sebagainya, itu langsung dari Bawaslu Jatim. Jadi, sangat ketat proses seleksinya,” ujar dia.

Karena itu, pihaknya memastikan proses rekrutmen panwascam akan digelar secara sehat. ”Kami pastikan semua tahapan dilaksanan secara profesional,” tegasnya.

Mengenai anggaran, menurut Mustain, dalam minggu ini sudah bisa dicairkan. Hanya, dari total anggaran Rp 4,8 miliar, yang bisa dicairkan dalam waktu dekat Rp 2 miliar. ”Sisanya, Rp 2,8 miliar, setelah PAK APBD Bangkalan 2017 nanti,” pungkasnya. (daf/hud/luq)

 

KUNCI:

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/