alexametrics
22.2 C
Madura
Thursday, May 19, 2022

Kapolres Bangkalan Perintahkan Tembak Bandar Narkoba

BANGKALAN – Kasus penyalahgunaan narkoba di Bangkalan masih marak. Selama dua pekan terakhir aparat kepolisian panen tangkapan. Selain warga Kota Salak, tersangka berasal dari luar daerah.

Senin (5/3), polisi menangkap Muhammad Syahroni, 35, dan Rizalinul Rosandi, 25. Dua warga Desa Sukolilo Barat, Kecamatan Labang itu diciduk di rumah Syahroni. Kamis (8/3), polisi menangkap pengecer sabu-sabu Moh. Holil, 42, warga Desa Parseh, Socah di rumahnya.

Hari itu juga petugas meringkus Faisol Amir, 34, warga Kelurahan Keraton dan Komaruddin, 33, warga Kelurahan Pangeranan di Desa Parseh, Socah.

Senin (12/3), polisi meringkus tujuh orang di Desa Parseh, Kecamatan Socah. Mereka Kholid Abdul Nasir, 38, warga Kelurahan Katemas, Kembangbahu, Lamongan. Kemudian, Sandi Novaris Slamet, 33, warga Kelurahan Putat Gede, Sukomanunggal, Surabaya, dan Renaldy Firmana, 30, asal Kelurahan Kendangsari, Tenggilis Mejoyo, Surabaya.

Baca Juga :  Malam Nuzulul Qur’an Momentum Menguatkan Persatuan

Selain itu, M. Firdaus, 36, dan Moh. Imanuddin 36, warga Kelurahan/Kecamatan Babat, Lamongan, serta Munir, 34, warga Kelurahan Wonokusumo, Semampir, Surabaya. Di Desa Parseh polisi juga menangkap Achmad Guntur Bawono, 21, warga Kelurahan Larangan, Candi, Sidoarjo.

Sabtu (24/3), polisi kembali menangkap Rahman, 39, warga Desa Bator, Kecamatan Klampis di rumahnya. Selain itu juga meringkus Moh. Junaidi, 45, warga Desa Pandan, Galis, Pamekasan, di Desa/Kecamatan Blega.

Polisi juga meringkus empat warga Kecamatan Tanjungbumi. Mereka adalah Zaini, warga Desa Tlaga Biru; Homsin, warga Desa Tanjungbumi; Umar Faruq asal Desa Tagungguh; dan Wasil, warga Desa Tanjungbumi.

Kapolres Bangkalan AKBP Boby Paludin Tambunan mengatakan, 18 orang itu telah ditetapkan sebagai tersangka. Dari hasil pemeriksaan, mereka mengakui dan diperkuat dengan bukti narkoba total 21.01 gram sabu-sabu dan hasil tes urine. ”Ini hasil ungkap kasus dua minggu  terakhir,” terangnya kemarin (3/4).

Baca Juga :  Mayat Tanpa Identitas Ternyata Sopir Taksi Online

Pihaknya telah memerintahkan anggotanya melakukan upaya represif agar menimbulkan efek jera bagi pelaku. Apabila bandar atau pengedar narkoba membahayakan jiwa petugas ataupun masyarakat layak ditembak di tempat. ”Kita lakukan tembak di tempat,” tegasnya.

 

- Advertisement -

BANGKALAN – Kasus penyalahgunaan narkoba di Bangkalan masih marak. Selama dua pekan terakhir aparat kepolisian panen tangkapan. Selain warga Kota Salak, tersangka berasal dari luar daerah.

Senin (5/3), polisi menangkap Muhammad Syahroni, 35, dan Rizalinul Rosandi, 25. Dua warga Desa Sukolilo Barat, Kecamatan Labang itu diciduk di rumah Syahroni. Kamis (8/3), polisi menangkap pengecer sabu-sabu Moh. Holil, 42, warga Desa Parseh, Socah di rumahnya.

Hari itu juga petugas meringkus Faisol Amir, 34, warga Kelurahan Keraton dan Komaruddin, 33, warga Kelurahan Pangeranan di Desa Parseh, Socah.


Senin (12/3), polisi meringkus tujuh orang di Desa Parseh, Kecamatan Socah. Mereka Kholid Abdul Nasir, 38, warga Kelurahan Katemas, Kembangbahu, Lamongan. Kemudian, Sandi Novaris Slamet, 33, warga Kelurahan Putat Gede, Sukomanunggal, Surabaya, dan Renaldy Firmana, 30, asal Kelurahan Kendangsari, Tenggilis Mejoyo, Surabaya.

Baca Juga :  HUT Ke-72 TNI, Setiap Prajurit Harus Babader

Selain itu, M. Firdaus, 36, dan Moh. Imanuddin 36, warga Kelurahan/Kecamatan Babat, Lamongan, serta Munir, 34, warga Kelurahan Wonokusumo, Semampir, Surabaya. Di Desa Parseh polisi juga menangkap Achmad Guntur Bawono, 21, warga Kelurahan Larangan, Candi, Sidoarjo.

Sabtu (24/3), polisi kembali menangkap Rahman, 39, warga Desa Bator, Kecamatan Klampis di rumahnya. Selain itu juga meringkus Moh. Junaidi, 45, warga Desa Pandan, Galis, Pamekasan, di Desa/Kecamatan Blega.

Polisi juga meringkus empat warga Kecamatan Tanjungbumi. Mereka adalah Zaini, warga Desa Tlaga Biru; Homsin, warga Desa Tanjungbumi; Umar Faruq asal Desa Tagungguh; dan Wasil, warga Desa Tanjungbumi.

Kapolres Bangkalan AKBP Boby Paludin Tambunan mengatakan, 18 orang itu telah ditetapkan sebagai tersangka. Dari hasil pemeriksaan, mereka mengakui dan diperkuat dengan bukti narkoba total 21.01 gram sabu-sabu dan hasil tes urine. ”Ini hasil ungkap kasus dua minggu  terakhir,” terangnya kemarin (3/4).

Baca Juga :  Diduga Korsleting, Lima Rumah dan Dua Warung di Bangkalan Terbakar

Pihaknya telah memerintahkan anggotanya melakukan upaya represif agar menimbulkan efek jera bagi pelaku. Apabila bandar atau pengedar narkoba membahayakan jiwa petugas ataupun masyarakat layak ditembak di tempat. ”Kita lakukan tembak di tempat,” tegasnya.

 

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/