alexametrics
24 C
Madura
Monday, May 23, 2022

Tak Hadiri Sidang, Zulfikar Divonis Dua Tahun

BANGKALAN – Zulfikar Novan, finalis D’Academy tidak bisa menghadiri proses sidang di Pengadilan Negeri (PN) Bangkalan lantaran sakit. Namun, Hakim Ketua Sugiri Wiryandono tetap membacakan vonis terhadap pria 32 tahun asal Kelurahan Demangan, Bangkalan, itu kemarin (2/7).

Majelis hakim menjatuhkan vonis dua tahun penjara. Zulfikar terbukti melanggar pasal 127 ayat (1) huruf A UU 35/2009 tentang Narkotika. Vonis itu lebih ringan dari tuntutan jaksa. Jaksa menuntut terdakwa dua tahun enam bulan dengan pasal 127 ayat (1) huruf A UU 35/2009.

Sugiri Wiryandono mengatakan, putusan tetap dibacakan karena terdakwa sudah dua kali tidak hadir. Sidang tetap dilanjutkan tanpa kehadiran terdakwa. Terpenting, tahapan proses sidang telah dilakukan hingga pembacaan putusan. ”Gak apa-apa,” katanya.

Baca Juga :  Polres Amankan Delapan Tersangka

Jaksa Haidir Rahman menerima putusan tersebut. Sebab, vonis itu telah mencapai 2/3 dari tuntutan. ”Kami tidak banding. Kami terima putusan itu,” singkatnya.

Zulfikar ditangkap polisi di rumah kosnya di Jalan Raya Jokotole, Gang 3, Kelurahan Kraton, Bangkalan, Rabu (7/2). Barang bukti yang berhasil diamankan di antaranya, satu bong dan satu kompor SS. Juga satu korek api, satu botol berisi alkohol, dan sabu-sabu seberat 0,33 gram.

 

BANGKALAN – Zulfikar Novan, finalis D’Academy tidak bisa menghadiri proses sidang di Pengadilan Negeri (PN) Bangkalan lantaran sakit. Namun, Hakim Ketua Sugiri Wiryandono tetap membacakan vonis terhadap pria 32 tahun asal Kelurahan Demangan, Bangkalan, itu kemarin (2/7).

Majelis hakim menjatuhkan vonis dua tahun penjara. Zulfikar terbukti melanggar pasal 127 ayat (1) huruf A UU 35/2009 tentang Narkotika. Vonis itu lebih ringan dari tuntutan jaksa. Jaksa menuntut terdakwa dua tahun enam bulan dengan pasal 127 ayat (1) huruf A UU 35/2009.

Sugiri Wiryandono mengatakan, putusan tetap dibacakan karena terdakwa sudah dua kali tidak hadir. Sidang tetap dilanjutkan tanpa kehadiran terdakwa. Terpenting, tahapan proses sidang telah dilakukan hingga pembacaan putusan. ”Gak apa-apa,” katanya.

Baca Juga :  Polres Ringkus Dua Pria Saat Transaksi Narkoba di Desa Juluk

Jaksa Haidir Rahman menerima putusan tersebut. Sebab, vonis itu telah mencapai 2/3 dari tuntutan. ”Kami tidak banding. Kami terima putusan itu,” singkatnya.

Zulfikar ditangkap polisi di rumah kosnya di Jalan Raya Jokotole, Gang 3, Kelurahan Kraton, Bangkalan, Rabu (7/2). Barang bukti yang berhasil diamankan di antaranya, satu bong dan satu kompor SS. Juga satu korek api, satu botol berisi alkohol, dan sabu-sabu seberat 0,33 gram.

 

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/