alexametrics
21.5 C
Madura
Sunday, July 3, 2022

Satu Pembunuh Munakib Tertangkap

SAMPANG – Kasus pembunuhan Munakib, warga Desa Bunten Barat, Kecamatan Ketapang, mulai terungkap. Tim Opsnal Satreskrim Polres Sampang berhasil membekuk seorang pelaku. Yakni, Joko, yang masih satu desa dengan korban. Pria 27 tahun itu sempat melarikan ke luar Sampang.

Kapolres Sampang AKBP Didit Bambang Wibowo Saputro mengatakan, Joko dibekuk di rumahnya. Saat ditangkap, dia tidak melakukan perlawanan. ”Alhamdulillah, kerja keras kami berhasil. Sekarang satu pelaku sudah kami tangkap,” ungkapnya kemarin (1/11).

Setelah ditangkap, pelaku diperiksa secara intensif di ruang penyidik Satreskrim Polres Sampang. Berdasar hasil pemeriksaan, pembunuhan tersebut direncanakan. ”Jadi, motif pembunuhan berencana ini adalah balas dendam atas kematian embahnya dua puluh tahun silam,” terangnya.

Baca Juga :  Tersangka Kasus Dugaan Asusila Asal Kedungdung Diamankan di Bekasi

Pelaku lainnya yang ikut melakukan pembacokan terhadap korban hingga mengakibatkan meninggal dunia masih dilakukan pengejaran. ”Pelakunya jelas lebih dari tiga orang. Yang sudah kami tangkap ini termasuk otak dari pembunuhan berencana ini,” jelasnya.

Pihaknya tidak hanya menangkap tersangka. Petugas juga mengamankan barang bukti satu unit mobil Avanza silver yang digunakan pelaku bersama teman lainnya. ”Posisinya pelaku saat di dalam mobil adalah di samping kanan belakang sopir, lalu turun dari mobil bersama pelaku lainnya dan membacok korban hingga tewas,” ujarnya.

Joko disangka dengan pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana dengan hukuman maksimal 20 tahun penjara. ”Pelaku lainnya masih dalam pengejaran karena lari dan pindah-pindah tempat persembunyian,” pungkasnya. 

Baca Juga :  PH saat Bacakan Pleidoi Kasus Dugaan Pencabulan

SAMPANG – Kasus pembunuhan Munakib, warga Desa Bunten Barat, Kecamatan Ketapang, mulai terungkap. Tim Opsnal Satreskrim Polres Sampang berhasil membekuk seorang pelaku. Yakni, Joko, yang masih satu desa dengan korban. Pria 27 tahun itu sempat melarikan ke luar Sampang.

Kapolres Sampang AKBP Didit Bambang Wibowo Saputro mengatakan, Joko dibekuk di rumahnya. Saat ditangkap, dia tidak melakukan perlawanan. ”Alhamdulillah, kerja keras kami berhasil. Sekarang satu pelaku sudah kami tangkap,” ungkapnya kemarin (1/11).

Setelah ditangkap, pelaku diperiksa secara intensif di ruang penyidik Satreskrim Polres Sampang. Berdasar hasil pemeriksaan, pembunuhan tersebut direncanakan. ”Jadi, motif pembunuhan berencana ini adalah balas dendam atas kematian embahnya dua puluh tahun silam,” terangnya.

Baca Juga :  Tersangka Pengoplos Beras Bebas Penahanan

Pelaku lainnya yang ikut melakukan pembacokan terhadap korban hingga mengakibatkan meninggal dunia masih dilakukan pengejaran. ”Pelakunya jelas lebih dari tiga orang. Yang sudah kami tangkap ini termasuk otak dari pembunuhan berencana ini,” jelasnya.

Pihaknya tidak hanya menangkap tersangka. Petugas juga mengamankan barang bukti satu unit mobil Avanza silver yang digunakan pelaku bersama teman lainnya. ”Posisinya pelaku saat di dalam mobil adalah di samping kanan belakang sopir, lalu turun dari mobil bersama pelaku lainnya dan membacok korban hingga tewas,” ujarnya.

Joko disangka dengan pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana dengan hukuman maksimal 20 tahun penjara. ”Pelaku lainnya masih dalam pengejaran karena lari dan pindah-pindah tempat persembunyian,” pungkasnya. 

Baca Juga :  Pelapor Siap Sebut Nama Pemalsu Tanda Tangan
- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/