alexametrics
21.6 C
Madura
Saturday, May 21, 2022

Sidang Online Terkendala Jaringan

PAMEKASAN – Sidang pidana yang digelar secara online tidak berjalan mulus. Jaringan internet pada saat sidang berlangsung kadang ngadat. Kualitas suara dari para pihak yang mengikuti sidang cenderung tidak jelas.

Kepala Lapas Kelas II-A Pamekasan M. Hanafi mengatakan, sidang online mulai berlangsung sejak awal pekan lalu. Lapas sebagai tempat tinggal napi menyediakan sarana dan prasarana untuk persidangan tersebut.

Secara umum sidang berjalan lancar. Tetapi, ada sedikit kendala yang harus segera ditangani. Sebab, jika dibiarkan, bisa berdampak pada hajat mencari keadilan para napi. Kendala tersebut yakni jaringan.

Dalam beberapa sidang yang digelar, jaringan kurang bagus. Akibatnya, kualitas suara dari saksi maupun terdakwa kurang jelas. Kendala tersebut bisa berdampak besar karena berkaitan langsung dengan keterangan kepada majelis hakim.

Baca Juga :  Bawa¬†Sabu, Motor Juga Disita

Hanafi tidak mengetahui kendala tersebut terjadi di instasi mana. Sebab, sidang secara online itu digelar di tiga instansi. Yakni, Kejaksaan Negeri (Kejari) Pamekasan, Pengadilan Negeri (PN) Pamekasan, dan lapas.

Pria asal Pamekasan itu yakin kendala jaringan bukan di lapas. Sebab, pihaknya tidak menggunakan jaringan wifi. Tapi, langsung menghubungkan kabel dari server ke perangkat yang digunakan sidang. Diyakini jaringan internal untuk perangkat di lapas sangat bagus.

Hanafi juga mengaku intens berkoordinasi dengan pihak Telkom untuk memastikan jaringan tetap baik selama sidang online digelar. Kualitas suara dari seluruh pihak yang terlibat sidang harus bagus karena menyangkut kesimpulan hakim.

”Kami memiliki tanggung jawab moral menyediakan fasilitas yang mendukung supaya tidak mengurangi makna dari keterangan yang disampaikan. Persidangan ini menyangkut hajat orang banyak dalam mencari keadilan,” katanya kemarin (1/4).

Baca Juga :  Tiga Pemuda Oplos Alkohol dengan Suplemen, Ini yang Terjadi Kemudian

Pria penyuka kuda itu mengatakan, dalam waktu dekat akan berkoordinasi dengan tiga intansi yang terlibat dalam sidang online itu. Harapannya, sekecil apa pun kendala yang dihadapi bisa segera teratasi.

Humas PN Pamekasan Tito Eliandi tidak menampik sinyal menjadi kendala saat sidang online. Tetapi, kendala tersebut tidak mengganggu esensi materi persidangan. Pihaknya akan berkoordinasi dengan sejumlah pihak untuk mengatasi kendala itu.

Rencananya, sidang melalui teleconference itu hanya digelar untuk pembacaan dakwaan, eksepsi, dan putusan. Sementara keterangan saksi diupayakan tetap digelar di pengadilan. ”Kami akan upayakan kendala ini segera teratasi,” tandasnya. 

- Advertisement -

PAMEKASAN – Sidang pidana yang digelar secara online tidak berjalan mulus. Jaringan internet pada saat sidang berlangsung kadang ngadat. Kualitas suara dari para pihak yang mengikuti sidang cenderung tidak jelas.

Kepala Lapas Kelas II-A Pamekasan M. Hanafi mengatakan, sidang online mulai berlangsung sejak awal pekan lalu. Lapas sebagai tempat tinggal napi menyediakan sarana dan prasarana untuk persidangan tersebut.

Secara umum sidang berjalan lancar. Tetapi, ada sedikit kendala yang harus segera ditangani. Sebab, jika dibiarkan, bisa berdampak pada hajat mencari keadilan para napi. Kendala tersebut yakni jaringan.


Dalam beberapa sidang yang digelar, jaringan kurang bagus. Akibatnya, kualitas suara dari saksi maupun terdakwa kurang jelas. Kendala tersebut bisa berdampak besar karena berkaitan langsung dengan keterangan kepada majelis hakim.

Baca Juga :  Kejari Panggil Badan Usaha yang Tak Patuh Regulasi JKN-KIS

Hanafi tidak mengetahui kendala tersebut terjadi di instasi mana. Sebab, sidang secara online itu digelar di tiga instansi. Yakni, Kejaksaan Negeri (Kejari) Pamekasan, Pengadilan Negeri (PN) Pamekasan, dan lapas.

Pria asal Pamekasan itu yakin kendala jaringan bukan di lapas. Sebab, pihaknya tidak menggunakan jaringan wifi. Tapi, langsung menghubungkan kabel dari server ke perangkat yang digunakan sidang. Diyakini jaringan internal untuk perangkat di lapas sangat bagus.

Hanafi juga mengaku intens berkoordinasi dengan pihak Telkom untuk memastikan jaringan tetap baik selama sidang online digelar. Kualitas suara dari seluruh pihak yang terlibat sidang harus bagus karena menyangkut kesimpulan hakim.

”Kami memiliki tanggung jawab moral menyediakan fasilitas yang mendukung supaya tidak mengurangi makna dari keterangan yang disampaikan. Persidangan ini menyangkut hajat orang banyak dalam mencari keadilan,” katanya kemarin (1/4).

Baca Juga :  Warga Sumenep Temukan Bayi di Belakang Puskesmas Gapura

Pria penyuka kuda itu mengatakan, dalam waktu dekat akan berkoordinasi dengan tiga intansi yang terlibat dalam sidang online itu. Harapannya, sekecil apa pun kendala yang dihadapi bisa segera teratasi.

Humas PN Pamekasan Tito Eliandi tidak menampik sinyal menjadi kendala saat sidang online. Tetapi, kendala tersebut tidak mengganggu esensi materi persidangan. Pihaknya akan berkoordinasi dengan sejumlah pihak untuk mengatasi kendala itu.

Rencananya, sidang melalui teleconference itu hanya digelar untuk pembacaan dakwaan, eksepsi, dan putusan. Sementara keterangan saksi diupayakan tetap digelar di pengadilan. ”Kami akan upayakan kendala ini segera teratasi,” tandasnya. 

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/