alexametrics
24.4 C
Madura
Saturday, May 21, 2022

Diduga Hamili Tetangga Desa, Warga Sumenep Dilaporkan ke Polisi

SUMENEP – Kasus dugaan pelecehan seksual terhadap perempuan berinisial KK sudah dilaporkan ke Polres Sumenep pada 29 Mei lalu. Meski sudah sebulan lebih, terlapor sampai saat ini belum menyandang predikat tersangka.

Z, kakak KK membenarkan kasus yang menimpa adiknya ditangani Satreskrim Polres Sumenep. “Sudah dilaporkan 29 Mei lalu. Tapi, sampai saat ini belun ada tindak lanjut dari polisi. Saya khawatir kasus ini berakhir tanpa ada kejelasan,” ujarnya.

Menurut Z, terlapor berinisial M merupakan warga Kecamatan Gapura tapi lain desa. Pria berusia 50 tahun itu dilaporkan mencabuli KK yang berusia 17 tahun sebanyak tiga kali. Akibatnya, KK kini hamil empat bulan.

Baca Juga :  Terlalu Banyak Figur, Pemilih Bingung Coblos Caleg

“Pertama, terlapor mencabuli adik saya saat di rumah lalu memberi uang Rp 20.000. Kemudian di kamar terlapor dan kembali memberi uang Rp 15.000. Terakhir, beraksi di ladang Jagung dekat rumahnya dan memberi uang Rp 25.000,” imbuhnya.

Kasubbaghumas Polres Sumenep AKP Widiarti memastikan polisi siap melayani masyarakat, “Kami tidak pernah membiarkan kasus mengendap atau dibiarkan, mesti sabar. Sebab, kami tidak hanya menangani satu kasus,” tegasnya.

Widiarti menambahkan, polres sudah memeriksa saksi pada Senin (1/7). “Untuk kasus ini, polisi memang belum menetapkan tersangka. Saat ini, masih memeriksa saksi-saksi,” terang mantan Kapolsek Kota Sumenep itu. (Rofiqi)

- Advertisement -

SUMENEP – Kasus dugaan pelecehan seksual terhadap perempuan berinisial KK sudah dilaporkan ke Polres Sumenep pada 29 Mei lalu. Meski sudah sebulan lebih, terlapor sampai saat ini belum menyandang predikat tersangka.

Z, kakak KK membenarkan kasus yang menimpa adiknya ditangani Satreskrim Polres Sumenep. “Sudah dilaporkan 29 Mei lalu. Tapi, sampai saat ini belun ada tindak lanjut dari polisi. Saya khawatir kasus ini berakhir tanpa ada kejelasan,” ujarnya.

Menurut Z, terlapor berinisial M merupakan warga Kecamatan Gapura tapi lain desa. Pria berusia 50 tahun itu dilaporkan mencabuli KK yang berusia 17 tahun sebanyak tiga kali. Akibatnya, KK kini hamil empat bulan.

Baca Juga :  Burung Cinta Pak Haji Hilang Bukan Yang Pertama


“Pertama, terlapor mencabuli adik saya saat di rumah lalu memberi uang Rp 20.000. Kemudian di kamar terlapor dan kembali memberi uang Rp 15.000. Terakhir, beraksi di ladang Jagung dekat rumahnya dan memberi uang Rp 25.000,” imbuhnya.

Kasubbaghumas Polres Sumenep AKP Widiarti memastikan polisi siap melayani masyarakat, “Kami tidak pernah membiarkan kasus mengendap atau dibiarkan, mesti sabar. Sebab, kami tidak hanya menangani satu kasus,” tegasnya.

Widiarti menambahkan, polres sudah memeriksa saksi pada Senin (1/7). “Untuk kasus ini, polisi memang belum menetapkan tersangka. Saat ini, masih memeriksa saksi-saksi,” terang mantan Kapolsek Kota Sumenep itu. (Rofiqi)

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Waspadai Angin Kencang dengan Cukur Pohon

Tingkatkan Inovasi Pelayanan Publik

Puisi Madura Fathor Rosi*

Artikel Terbaru

/