alexametrics
21 C
Madura
Saturday, June 25, 2022

Aniaya Pria Bangkalan, Polisi Buru Warga Sampang

SAMPANG – Kasus penganiayaan terhadap Efendi, 37, warga Desa Srabi Barat, Kecamatan Modung, Bangkalan, menjadi atensi Polres Sampang. Saat ini terduga pelaku sedang diburu polisi.

Kasihumas Polres Sampang Ipda Dody Darmawan menuturkan, polisi sudah mengantongi identitas terduga pelaku. ”Hal itu berdasar keterangan saksi,” katanya.

Menurut dia, terduga pelaku berinisial Y, 53, warga Desa Labuhan, Kecamatan Sreseh, Sampang. ”Kami (Polres Sampang) mem-backup Polsek Sreseh untuk memburu terduga pelaku,” ucapnya.

Dijelaskan, kasus penganiayaan tersebut terjadi di pertigaan Jalan Raya Desa Noreh pada Senin (30/5) sekitar pukul 17.45. ”Masih lidik, kami belum bisa memerinci motifnya,” tuturnya.

Dody menuturkan, korban mengalami luka sabetan sajam di pergelangan dan lengan kiri. ”
”Kalau (terduga pelaku) ditemukan, kami akan mengadakan pers release dan menginformasikan ke awak media,” janjinya.

Baca Juga :  Realisasi Listrik Gratis Rp 1,5 Miliar Minim

Kapolsek Sreseh Iptu Edi Eko Purnomo menegaskan, institusinya akan mengusut perkara tersebut sesuai ketentuan. ”Kami masih mengejar terduga pelaku. Dia menjadi buronan polisi,” ungkapnya.

Di sisi lain, Kepala Desa Labuhan Jawahir, membenarkan insiden penganiayaan tersebut. Sebelum terjadi pembacokan, keduanya sempat cekcok di pertigaan Jalan Raya Desa Noreh.

”Iya benar (warga Desa Labuhan). Tapi, Y sudah lama pindah dari sini. Kalau tidak keliru, pindah ke Kecamatan Modung, Bangkalan,” tandasnya. (c3)

SAMPANG – Kasus penganiayaan terhadap Efendi, 37, warga Desa Srabi Barat, Kecamatan Modung, Bangkalan, menjadi atensi Polres Sampang. Saat ini terduga pelaku sedang diburu polisi.

Kasihumas Polres Sampang Ipda Dody Darmawan menuturkan, polisi sudah mengantongi identitas terduga pelaku. ”Hal itu berdasar keterangan saksi,” katanya.

Menurut dia, terduga pelaku berinisial Y, 53, warga Desa Labuhan, Kecamatan Sreseh, Sampang. ”Kami (Polres Sampang) mem-backup Polsek Sreseh untuk memburu terduga pelaku,” ucapnya.


Dijelaskan, kasus penganiayaan tersebut terjadi di pertigaan Jalan Raya Desa Noreh pada Senin (30/5) sekitar pukul 17.45. ”Masih lidik, kami belum bisa memerinci motifnya,” tuturnya.

Dody menuturkan, korban mengalami luka sabetan sajam di pergelangan dan lengan kiri. ”
”Kalau (terduga pelaku) ditemukan, kami akan mengadakan pers release dan menginformasikan ke awak media,” janjinya.

Baca Juga :  Tersangka Pembacokan di Kecamatan Robatal, Diduga Terlibat Curwan

Kapolsek Sreseh Iptu Edi Eko Purnomo menegaskan, institusinya akan mengusut perkara tersebut sesuai ketentuan. ”Kami masih mengejar terduga pelaku. Dia menjadi buronan polisi,” ungkapnya.

Di sisi lain, Kepala Desa Labuhan Jawahir, membenarkan insiden penganiayaan tersebut. Sebelum terjadi pembacokan, keduanya sempat cekcok di pertigaan Jalan Raya Desa Noreh.

”Iya benar (warga Desa Labuhan). Tapi, Y sudah lama pindah dari sini. Kalau tidak keliru, pindah ke Kecamatan Modung, Bangkalan,” tandasnya. (c3)

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/