RadarMadura.id - Banyuwangi bukan sekadar perlintasan menuju Bali atau pemberhentian singkat bagi pelancong.
Kabupaten di ujung timur Pulau Jawa ini menyimpan kejutan-kejutan alam yang luar biasa, mulai dari pantai-pantai eksotis, air terjun tersembunyi, hutan purba yang penuh misteri, hingga gunung berapi dengan fenomena alam yang mendunia.
Wisata di Banyuwangi bukan hanya menawarkan keindahan visual, tetapi juga pengalaman spiritual, adrenalin, hingga pelestarian alam.
Jika Anda bosan dengan destinasi wisata yang itu-itu saja, Banyuwangi menawarkan alternatif yang segar dan beragam.
Yuk, jelajahi tujuh surga alam Banyuwangi berikut ini, yang mungkin belum Anda dengar sebelumnya!
1. G-Land: Surganya Para Peselancar Dunia
Bayangkan berdiri di bibir pantai, memandangi ombak setinggi gedung tiga lantai yang menggulung sempurna.
Itulah Pantai Plengkung, atau yang lebih populer di kalangan peselancar dunia dengan sebutan G-Land.
Terletak di kawasan Taman Nasional Alas Purwo, pantai ini menjadi destinasi utama bagi para peselancar profesional dari seluruh dunia karena memiliki salah satu ombak terbaik di planet ini.
Selain berselancar, G-Land juga menawarkan ketenangan alam liar. Tidak ada suara kendaraan atau bising kota, hanya suara ombak dan semilir angin hutan tropis yang menyelimuti.
2. De Djawatan: Hutan Tua Berwajah Instagramable
Jika Anda ingin menjelajah ke dunia seperti dalam film The Lord of the Rings, datanglah ke De Djawatan Benculuk.
Hutan ini dihiasi pohon trembesi raksasa berlumut yang menciptakan nuansa magis dan mistis.
Dulu tempat ini hanyalah area milik Perhutani, tetapi kini telah disulap menjadi destinasi wisata hits dengan sentuhan sinematik.
Cocok untuk Anda yang mencari latar foto unik, De Djawatan juga menyediakan area bermain dan tempat duduk teduh untuk bersantai. Jangan lupa siapkan kamera terbaik Anda!
3. Air Terjun Lider: Oase Sunyi di Tengah Rimba
Untuk yang rindu suara alam dan gemericik air, Air Terjun Lider adalah destinasi yang wajib dicoba.
Terletak jauh di pedalaman hutan, air terjun ini mengalir dari ketinggian sekitar 60 meter dan menawarkan pemandangan dramatis di antara pepohonan lebat dan batu-batu besar.
Perjalanan menuju lokasi memang menantang, tapi justru di situlah letak pesonanya. Anda akan melewati jalan setapak dan hutan asri yang masih jarang terjamah, cocok bagi pecinta trekking sejati.
4. Pantai Pulau Merah: Menanti Matahari Terbenam di Ujung Timur
Satu lagi pantai yang tak boleh dilewatkan adalah Pantai Pulau Merah, yang terkenal dengan bukit kecil di tengah laut yang berwarna kemerahan saat senja.
Tak hanya memanjakan mata dengan keindahan panorama, pantai ini juga menjadi tempat ideal untuk berselancar, bermain pasir, hingga berburu kuliner laut segar.
Setiap sore, pengunjung berkumpul untuk menyaksikan matahari tenggelam di balik pulau kecil, menciptakan siluet merah yang memesona—sebuah lukisan alam yang nyata.
5. Air Terjun Tirto Kemanten: Dua Aliran, Satu Keindahan
Berbeda dari air terjun biasa, Tirto Kemanten menghadirkan dua aliran air setinggi 10 meter yang berdampingan seperti sepasang pengantin.
Terletak di Kalibaru, kawasan ini dikelilingi oleh perkebunan dan pepohonan rindang, menjadikannya tempat yang tenang untuk bersantai sambil menikmati udara segar.
Airnya jernih dan mengalir tenang ke kolam alami di bawahnya. Cocok untuk piknik, berenang, atau sekadar melepas lelah di tengah alam yang bersahabat.
6. Kawah Ijen: Pesona Api Biru yang Mendunia
Belum lengkap ke Banyuwangi tanpa mendaki Gunung Ijen. Selain kawahnya yang luas dengan warna toska yang memesona, tempat ini terkenal karena fenomena alam langka: api biru.
Gas belerang yang keluar dari perut bumi terbakar dan menghasilkan nyala biru yang hanya bisa dilihat saat dini hari.
Para pelancong rela memulai pendakian sejak tengah malam demi menyaksikan keajaiban ini secara langsung.
Selain itu, keberadaan para penambang belerang yang tetap bekerja dalam kondisi ekstrem menambah nilai kemanusiaan dari kunjungan ini.
7. Taman Nasional Alas Purwo: Jelajahi Hutan Mistis yang Legendaris
Alas Purwo bukan hanya tempat wisata, tetapi juga bagian dari cerita dan kepercayaan masyarakat Banyuwangi.
Konon, hutan ini adalah tempat paling tua di Pulau Jawa. Terlepas dari cerita mistisnya, kawasan taman nasional ini menyimpan keanekaragaman hayati yang luar biasa, dari banteng Jawa hingga burung merak yang eksotis.
Anda bisa menjelajahi savana Sadengan, menyusuri hutan mangrove, hingga bertualang di Pantai Pancur atau Bedul. Ini adalah paket lengkap untuk pecinta alam yang ingin merasakan keajaiban yang masih alami.
Banyuwangi, Titik Temu Alam dan Petualangan
Dengan kekayaan destinasi yang sangat beragam, Banyuwangi seolah menyatukan segala elemen wisata alam terbaik dalam satu wilayah: pegunungan, pantai, hutan, hingga air terjun. Semua dikemas dengan kearifan lokal dan semangat pelestarian lingkungan.
Tak heran jika daerah ini disebut sebagai “The Sunrise of Java”. Bukan hanya karena letaknya yang paling timur, tetapi karena harapan dan pesona yang selalu hadir di setiap sudutnya. (fadila)
Editor : Fadila An Naila