Berani Uji Nyali? Berikut 7 Lokasi Wisata Bekas Syuting Film Horor
Hasan Bashri• Rabu, 5 Juni 2024 | 21:19 WIB
Yogya Plaza Klender, Salah satu lokasi syuting film horor
RadarMadura.id - Film horor kerap mengundang rasa penasaran penonton terhadap lokasi syuting yang digunakan.
Tak jarang, para penggemar horor mencoba mengunjungi tempat-tempat ini, baik untuk sekadar berfoto maupun untuk merasakan atmosfer menyeramkan dan kisah mistis yang melingkupinya.
Jika kamu seorang pecinta wisata horor, berikut tujuh lokasi bekas syuting film yang layak untuk dijelajahi.
1. TPU Jeruk Purut: Kisah Hantu Pastor Tanpa Kepala
Terletak di Jakarta Selatan, TPU Jeruk Purut sudah lama dikenal sebagai tempat angker, terutama karena kisah hantu pastor berkepala buntung. Cerita ini bermula dari pengakuan seorang penjaga makam yang melihat sosok hantu pastor menenteng kepalanya sendiri sambil ditemani anjing hitam pada tahun 1986.
Kisah ini semakin populer setelah difilmkan dalam "Hantu Jeruk Purut" (2006). Penduduk sekitar meyakini bahwa hantu ini mencari makamnya yang hilang, meskipun sebenarnya unit Kristen berada di TPU Tanah Kusir.
Selain hantu pastor, terdapat pula pohon kembar yang konon menjadi tempat bersemayam sepasang kuntilanak. Untuk mengunjungi tempat ini, disarankan untuk didampingi oleh Pak O’ok, juru kunci pemakaman.
2. Yogya Plaza Klender: Saksi Bisu Tragedi Mei 1998
Yogya Plaza Klender, yang kini dikenal sebagai Cityplaza Klender, menyimpan cerita kelam dari kerusuhan Mei 1998. Mall ini dibakar oleh massa yang menyebabkan 488 orang terjebak dan meninggal.
Sejak saat itu, mall ini dikenal angker dengan berbagai cerita mistis seperti suara jeritan, aroma daging terbakar, dan penampakan sosok-sosok menyeramkan. Keangkeran mall ini diangkat dalam film "Mall Klender" (2014).
Meski sudah direnovasi, para pekerja masih sering melihat penampakan wanita atau anak kecil berpakaian compang-camping dengan wajah melepuh.
3. Rumah Pengabdi Setan: Kengerian di Pangalengan
Rumah yang digunakan dalam film "Pengabdi Setan" (2017) terletak di kawasan PTPN VIII, Kampung Kertamanah, Pangalengan.
Terdapat dua rumah yang digunakan untuk syuting: satu bangunan yang hanya bisa difoto dari luar dan satu lagi yang bisa dimasuki dengan membayar tiket Rp10.000.
Meski baru terkenal, rumah ini dikenal angker dengan penampakan hantu anak-anak kecil Belanda dan properti hantu yang ditinggalkan setelah syuting.
4. Stasiun Kaliwedi: Rel Kereta Berhantu di Cirebon
Stasiun Kaliwedi di Cirebon, lokasi syuting film "Ratu Ilmu Hitam" (2019), sudah terbengkalai sejak berhenti beroperasi pada 2007. Stasiun ini dikenal angker karena sering terjadi kecelakaan di rel kereta apinya.
Warga sekitar sering melihat penampakan 'kentrung budeg' dan hantu perempuan merah tinggi yang menyeramkan.
5. Hutan Wanagama: Lokasi Syuting KKN Desa Penari
Hutan Wanagama di Gunungkidul, lokasi syuting film "KKN Desa Penari", terkenal dengan keangkerannya. Berbagai gangguan seperti penampakan bayangan hitam dan putih serta suara tawa sering dirasakan oleh pengunjung, termasuk kru dan pemain film.
6. Lawang Sewu: Bangunan Bersejarah yang Mencekam
Lawang Sewu di Semarang, yang digunakan untuk syuting film "Lawang Sewu: Dendam Kuntilanak" (2007), merupakan bangunan peninggalan Belanda yang dikenal sangat angker. Ruang bawah tanahnya pernah dijadikan penjara oleh tentara Jepang dan menimbulkan banyak korban jiwa. Banyak penampakan hantu wanita berambut panjang dan sosok bermata hijau dilaporkan muncul di sini.
7. Pulau Satonda: Mitos Putri Terkutuk
Pulau Satonda di Nusa Tenggara Barat, lokasi syuting film "Jailangkung" (2017), dikenal dengan mitosnya. Pulau ini dikutuk setelah Putri Dae Minga mengakhiri hidupnya di Danau Satonda.
Konon, pulau ini tidak boleh didiami dan siapa pun yang mencoba menetap di sana akan mengalami nasib buruk. Meski tidak berpenghuni, pulau ini memiliki beberapa penginapan di tepi pantai untuk wisatawan yang ingin bermalam.
Mengunjungi lokasi-lokasi bekas syuting film horor ini memberikan pengalaman yang unik dan menegangkan.
Selain merasakan langsung atmosfer menyeramkan, kamu juga bisa mempelajari cerita-cerita mistis yang melingkupinya. Namun, selalu ingat untuk menghormati tempat-tempat tersebut dan tetap berhati-hati selama berkunjung. (hasan)