alexametrics
23 C
Madura
Thursday, May 26, 2022

ACT Berikan Apresiasi Untuk Ratusan Guru di Tepian Negeri

NUSA TENGGARA TIMUR – Global Zakat-ACT mengapresiasi semangat para guru yang berjuang mencerdaskan anak bangsa di tepian negeri. Karena itu, Global Zakat-ACT memberi beaguru kepada 13 guru di Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur.

Program beaguru tersebut bertujuan untuk memenuhi kebutuhan guru berdedikasi di pelosok. Sehingga, terus bersemangat memberikan pendidikan yang terbaik bagi para pelajar di daerah terpencil.

Apiko Joko Mulyono, Tim Global Zakat-ACT menyampaikan, kondisi guru di pelosok memprihatinkan. Mereka membutuhkan perhatian semua pihak. Utamanya, mengenai kesejahteraan para guru.

“Karena itu, kami mengapresiasi dan memberi beaguru yang diharapkan bisa membantu ekonomi para guru. Senoga para guru kian semangat mengajar anak-anak di tepian negeri,” ujarnya.

Baca Juga :  Ulama Ini Dapat Gelar Syekh Al-Kabir Al-Alim dari Raja Sumenep

Menurutnya, para guru yang mendapat apresiasi berasal dari empat lembaga pendidikan. Rinciannya PAUD An-Nur Dua, Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) Darussalam Timuabang, Madrasah Tsanawiyah (MTS) Babul Rahmat dan SDN Fulangkai.

Program beaguru merupakan bagian dari program Pendidikan Tepian Negeri (PTN) yang diinisiasi ACT. Selain pemberian beaguru, ACT juga membangun sekolah serta perlengkapannya.

“Program beaguru ini adalah program baru dan pertama kali kita jalankan di Pulau Alor. Target kita, nantinya ada 100 guru menerima beaguru dari Global Zakat-ACT selama beberapa bulan ke depan,” imbuh Apiko.

Dijelaskan, mengabdi menjadi guru bukan jalan yang mudah. Terutama, bagi guru berstatus honorer dan mengabdi di pelosok. Tantangan seperti sulitnya akses menuju sekolah, fasilitas belum memadai hingga minimnya pendapatan menjadi tantangan.

Baca Juga :  MSR-ACT Dampingi Vina Transfusi Darah

Abdullah Djahikada, salah satu penerima beaguru bersyukur mendapat apresiasi ACT. “Alhamdulillah, bisa mencukupi kebutuhan hidup kami. Mudah-mudahan beaguru bisa berlanjut secara rutin. Selama ini, kami mengandalkan dana BOS,” kata Abdullah.

Ke depannya, kata Apiko, program beaguru akan menyasar guru-guru di 19 lembaga pendidikan yang dibangun Global Zakat – ACT. “Alhamdulillah, para guru menyatakan sangat terbantu. Semoga beaguru bisa memotivasi para guru dalam meningkatkan kualitas pendidikan di tepian negeri,” tegas Apiko. 

NUSA TENGGARA TIMUR – Global Zakat-ACT mengapresiasi semangat para guru yang berjuang mencerdaskan anak bangsa di tepian negeri. Karena itu, Global Zakat-ACT memberi beaguru kepada 13 guru di Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur.

Program beaguru tersebut bertujuan untuk memenuhi kebutuhan guru berdedikasi di pelosok. Sehingga, terus bersemangat memberikan pendidikan yang terbaik bagi para pelajar di daerah terpencil.

Apiko Joko Mulyono, Tim Global Zakat-ACT menyampaikan, kondisi guru di pelosok memprihatinkan. Mereka membutuhkan perhatian semua pihak. Utamanya, mengenai kesejahteraan para guru.


“Karena itu, kami mengapresiasi dan memberi beaguru yang diharapkan bisa membantu ekonomi para guru. Senoga para guru kian semangat mengajar anak-anak di tepian negeri,” ujarnya.

Baca Juga :  Khotija Derita Gangguan Ginjal, Premi BPJS Kesehatan Nunggak

Menurutnya, para guru yang mendapat apresiasi berasal dari empat lembaga pendidikan. Rinciannya PAUD An-Nur Dua, Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) Darussalam Timuabang, Madrasah Tsanawiyah (MTS) Babul Rahmat dan SDN Fulangkai.

Program beaguru merupakan bagian dari program Pendidikan Tepian Negeri (PTN) yang diinisiasi ACT. Selain pemberian beaguru, ACT juga membangun sekolah serta perlengkapannya.

“Program beaguru ini adalah program baru dan pertama kali kita jalankan di Pulau Alor. Target kita, nantinya ada 100 guru menerima beaguru dari Global Zakat-ACT selama beberapa bulan ke depan,” imbuh Apiko.

Dijelaskan, mengabdi menjadi guru bukan jalan yang mudah. Terutama, bagi guru berstatus honorer dan mengabdi di pelosok. Tantangan seperti sulitnya akses menuju sekolah, fasilitas belum memadai hingga minimnya pendapatan menjadi tantangan.

Baca Juga :  Ringankan Derita Hidup, ACT Komitmen Bantu Jutaan Pengungsi Rohingya

Abdullah Djahikada, salah satu penerima beaguru bersyukur mendapat apresiasi ACT. “Alhamdulillah, bisa mencukupi kebutuhan hidup kami. Mudah-mudahan beaguru bisa berlanjut secara rutin. Selama ini, kami mengandalkan dana BOS,” kata Abdullah.

Ke depannya, kata Apiko, program beaguru akan menyasar guru-guru di 19 lembaga pendidikan yang dibangun Global Zakat – ACT. “Alhamdulillah, para guru menyatakan sangat terbantu. Semoga beaguru bisa memotivasi para guru dalam meningkatkan kualitas pendidikan di tepian negeri,” tegas Apiko. 

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/