alexametrics
21.4 C
Madura
Monday, June 27, 2022

Fokus pada Tim Dulu, Jalani Puasa Jauh dari Istri

BANGKALAN – Perbuatan yang didasari dengan niat beribadah bisa mendapatkan pahala. Hal itu yang mendasari Kapten Tim Madura United ini Fachruddin Wahyudi Aryanto berusaha meningkatkan ibadah selama bulan puasa.

Telepon genggam milik Fachruddin Wahyudi Aryanto berdering ketika baru selesai menunaikan salat Duhur, Selasa (29/5). Seseorang di balik telepon tersebut adalah sang istri, Veronita.

Pasangan yang baru mengikat tali kasih awal Juli 2017 itu saat ini hanya bisa berkomunikasi lewat telepon genggam. Namun hal itu sudah cukup membuat pesepak bola pengemban kapten tim itu merasa senang. ”Puasa jauh dari istri ini pertama kalinya buat saya,” ungkap Fachruddin.

Maklum, tahun lalu, pesepak bola asal Klaten, Jawa Tengah, tersebut membawa serta sang istri ke Madura. Namun, tahun ini harus berjauhan saat bulan puasa. Selain itu, sejak hari pertama bulan Ramadan, Madura United memang belum memberikan jatah libur kepada pemain.

Baca Juga :  K-Conk Mania Antusias Sambut Andik

Hal itu bisa dimaklumi. Pasalnya, kompetisi tertinggi di Liga 1 saat ini masih tetap berjalan. Jadi, pesepak bola 29 tahun tersebut harus mengorbankan waktu berbuka dan santap sahur dengan sang istri.

Veronita saat ini sedang berada di Klaten. Selain itu dia juga masih berdinas. Veronita berprofesi sebagai seorang polisi wanita (polwan). ”Mau pulang belum ada libur panjang. Jadi kalau mau pulang juga mepet waktunya,” ungkapnya.

Untuk itu, dia saat ini lebih fokus menjalani peran sebagai kapten tim dan stoper andalan Madura United. Tadi malam menjalani pertandingan ke-11 bersama Madura United di Liga 1. Dia pun berharap bisa membawa kemenangan bagi tim kebanggaan masyarakat Madura tersebut.

”Mau fokus pada tim dulu. Apalagi kemarin belum bisa persembahkan kemenangan lawan Persebaya di kandang,” ujarnya. Dia bertekad, sebelum bulan puasa berakhir akan coba mengantarkan Madura United kembali merebut posisi puncak klasemen.

Baca Juga :  Unggul Statistik, Milo Tak Anggap Remeh Lawan

Apalagi bulan Ramadan tahun ini, Fachruddin juga mengemban dua tugas. Selain menjadi kapten tim Madura United, dia juga dipercaya sebagai bek dan kapten tim nasional Indonesia.

Tentu perlu dukungan keluarga dan rekan-rekan setim. Namun terpenting adalah niat bekerja keras. Fachruddin memiliki sedikit tips agar bisa terus optimistis dalam menjalani karirnya, terutama di bulan puasa.

”Yang penting diniatkan ibadah aja dulu. Insyaallah, Tuhan kasih yang terbaik,” ujar pemain 29 tahun tersebut.

Seperti tak ingin melewatkan bulan Ramadan tahun ini, pemilik tinggi badan 195 sentimeter tersebut berharap bisa menjalani dua peran dengan sama baiknya. Pertama sebagai pesepak bola. Kedua, sebagai seorang manusia yang beribadah kepada Tuhannya.

”Yah, sebagai pemain, yang penting ikut instruksi pelatih dan kasih yang terbaik. Sama seperti kalau kita ibadah. Pasti dibalas yang baik juga,” imbuh eks penggawa Persepam Madura United tersebut.

BANGKALAN – Perbuatan yang didasari dengan niat beribadah bisa mendapatkan pahala. Hal itu yang mendasari Kapten Tim Madura United ini Fachruddin Wahyudi Aryanto berusaha meningkatkan ibadah selama bulan puasa.

Telepon genggam milik Fachruddin Wahyudi Aryanto berdering ketika baru selesai menunaikan salat Duhur, Selasa (29/5). Seseorang di balik telepon tersebut adalah sang istri, Veronita.

Pasangan yang baru mengikat tali kasih awal Juli 2017 itu saat ini hanya bisa berkomunikasi lewat telepon genggam. Namun hal itu sudah cukup membuat pesepak bola pengemban kapten tim itu merasa senang. ”Puasa jauh dari istri ini pertama kalinya buat saya,” ungkap Fachruddin.


Maklum, tahun lalu, pesepak bola asal Klaten, Jawa Tengah, tersebut membawa serta sang istri ke Madura. Namun, tahun ini harus berjauhan saat bulan puasa. Selain itu, sejak hari pertama bulan Ramadan, Madura United memang belum memberikan jatah libur kepada pemain.

Baca Juga :  Madura United Berharap Menang di Bulan Ramadan

Hal itu bisa dimaklumi. Pasalnya, kompetisi tertinggi di Liga 1 saat ini masih tetap berjalan. Jadi, pesepak bola 29 tahun tersebut harus mengorbankan waktu berbuka dan santap sahur dengan sang istri.

Veronita saat ini sedang berada di Klaten. Selain itu dia juga masih berdinas. Veronita berprofesi sebagai seorang polisi wanita (polwan). ”Mau pulang belum ada libur panjang. Jadi kalau mau pulang juga mepet waktunya,” ungkapnya.

Untuk itu, dia saat ini lebih fokus menjalani peran sebagai kapten tim dan stoper andalan Madura United. Tadi malam menjalani pertandingan ke-11 bersama Madura United di Liga 1. Dia pun berharap bisa membawa kemenangan bagi tim kebanggaan masyarakat Madura tersebut.

”Mau fokus pada tim dulu. Apalagi kemarin belum bisa persembahkan kemenangan lawan Persebaya di kandang,” ujarnya. Dia bertekad, sebelum bulan puasa berakhir akan coba mengantarkan Madura United kembali merebut posisi puncak klasemen.

Baca Juga :  Berbekal Rp 700 Ribu, Kini Bisa Produksi 2 Biola Elektrik

Apalagi bulan Ramadan tahun ini, Fachruddin juga mengemban dua tugas. Selain menjadi kapten tim Madura United, dia juga dipercaya sebagai bek dan kapten tim nasional Indonesia.

Tentu perlu dukungan keluarga dan rekan-rekan setim. Namun terpenting adalah niat bekerja keras. Fachruddin memiliki sedikit tips agar bisa terus optimistis dalam menjalani karirnya, terutama di bulan puasa.

”Yang penting diniatkan ibadah aja dulu. Insyaallah, Tuhan kasih yang terbaik,” ujar pemain 29 tahun tersebut.

Seperti tak ingin melewatkan bulan Ramadan tahun ini, pemilik tinggi badan 195 sentimeter tersebut berharap bisa menjalani dua peran dengan sama baiknya. Pertama sebagai pesepak bola. Kedua, sebagai seorang manusia yang beribadah kepada Tuhannya.

”Yah, sebagai pemain, yang penting ikut instruksi pelatih dan kasih yang terbaik. Sama seperti kalau kita ibadah. Pasti dibalas yang baik juga,” imbuh eks penggawa Persepam Madura United tersebut.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/