alexametrics
27.1 C
Madura
Thursday, June 30, 2022

Kangen Menu Berbuka Masakan Bunda

BANGKALAN – Rizky Dwi Febriyanto merupakan salah satu pemain muda Madura United. Namun, dia masih menjadi pilihan kedua pelatih Milomir Seslija. Di momen Ramadan tahun ini, Rizky bertekad meningkatkan kemampuannya.

Setelah pertandingan menghadapi Persebaya Surabaya pada Sabtu malam (25/5), seluruh pemain Madura United kembali ke hotel. Sebagian pemain begadang. Sebagian lainnya langsung istirahat.

Rizky memilih untuk makan, kemudian mandi. Maklum, pesepak bola asal Jember ini belum buka puasa jelang laga lawan Persebaya di Stadion Gelora Ratu Pamelingan, Pamekasan. Selesai makan dan mandi di hotel, Rizky tak langsung istirahat.

Dia malah asyik bermain dengan handphone-nya. ”Saya belum bisa tidur. Mungkin sejam lagi,” ujarnya. Sekitar pukul 24.00 semua persiapan mandi dan makan malam rampung. Barulah pada pukul 01.00 pemain yang merupakan saudara sepupu Bayu Gatra ini bisa istirahat.

Baca Juga :  Cara Pemkab Bangkalan Ringankan Beban Penderita Covid-19

”Kalau malam saya memang sedikit terkendala tidur. Siang saya bisa tidur nyenyak,” tutur Rizky, Sabtu sore (26/5). Dia mengaku tidak ada yang berbeda dengan musim lalu. Puasa tetap dijalani, dan latihan berlangsung di malam hari. Sahur dan berbuka pun dilakukan di mes.

Setiap sore jelang berbuka, Rizky menghabiskan waktu bermain PlayStation bersama pemain lainnya. Seperti Benny Wahyudi dan Engelberd Sani. Namun, dia tak meninggalkan kebiasaan yang selalu mendengarkan musik sembari menunggu berbuka.

”Sekarang genrenya sedikit berubah. Lebih suka salawatan. Biasanya dengerin Nissa Sabyan,” ungkap pemain 21 tahun itu.

Ketika berbuka, Rizky tak pernah melewatkannya bersama rekan setim di mes. Menu apa pun Rizky tak pernah mengeluh. ”Tidak ada menu khusus, tetap buah-buahan dan air putih,” ungkapnya.

Baca Juga :  Marquee Player Bakal Angkat Kaki

Rizky mengaku ada satu hal yang sangat ingin dia rasakan di bulan puasa kali ini, yaitu masakan ibundanya. ”Puasa tahun ini belum pernah pulang. Jadi kangen masakan ibu di rumah. Dulu biasanya buka puasa makan masakan ibu,” kenangnya.

Kesempatan itu akan ada. Menjelang hari raya Idulfitri, Madura United akan meliburkan seluruh pemainnya. ”Nanti setelah lawan Bhayangkara bisa pulang ke rumah,” ucap Rizky.

BANGKALAN – Rizky Dwi Febriyanto merupakan salah satu pemain muda Madura United. Namun, dia masih menjadi pilihan kedua pelatih Milomir Seslija. Di momen Ramadan tahun ini, Rizky bertekad meningkatkan kemampuannya.

Setelah pertandingan menghadapi Persebaya Surabaya pada Sabtu malam (25/5), seluruh pemain Madura United kembali ke hotel. Sebagian pemain begadang. Sebagian lainnya langsung istirahat.

Rizky memilih untuk makan, kemudian mandi. Maklum, pesepak bola asal Jember ini belum buka puasa jelang laga lawan Persebaya di Stadion Gelora Ratu Pamelingan, Pamekasan. Selesai makan dan mandi di hotel, Rizky tak langsung istirahat.


Dia malah asyik bermain dengan handphone-nya. ”Saya belum bisa tidur. Mungkin sejam lagi,” ujarnya. Sekitar pukul 24.00 semua persiapan mandi dan makan malam rampung. Barulah pada pukul 01.00 pemain yang merupakan saudara sepupu Bayu Gatra ini bisa istirahat.

Baca Juga :  Kepastian Berlaga di AFC Tunggu Hasil Babak Play-off

”Kalau malam saya memang sedikit terkendala tidur. Siang saya bisa tidur nyenyak,” tutur Rizky, Sabtu sore (26/5). Dia mengaku tidak ada yang berbeda dengan musim lalu. Puasa tetap dijalani, dan latihan berlangsung di malam hari. Sahur dan berbuka pun dilakukan di mes.

Setiap sore jelang berbuka, Rizky menghabiskan waktu bermain PlayStation bersama pemain lainnya. Seperti Benny Wahyudi dan Engelberd Sani. Namun, dia tak meninggalkan kebiasaan yang selalu mendengarkan musik sembari menunggu berbuka.

”Sekarang genrenya sedikit berubah. Lebih suka salawatan. Biasanya dengerin Nissa Sabyan,” ungkap pemain 21 tahun itu.

Ketika berbuka, Rizky tak pernah melewatkannya bersama rekan setim di mes. Menu apa pun Rizky tak pernah mengeluh. ”Tidak ada menu khusus, tetap buah-buahan dan air putih,” ungkapnya.

Baca Juga :  Dua Gol Bola Mati PSM Tambah Kekalahan Madura United

Rizky mengaku ada satu hal yang sangat ingin dia rasakan di bulan puasa kali ini, yaitu masakan ibundanya. ”Puasa tahun ini belum pernah pulang. Jadi kangen masakan ibu di rumah. Dulu biasanya buka puasa makan masakan ibu,” kenangnya.

Kesempatan itu akan ada. Menjelang hari raya Idulfitri, Madura United akan meliburkan seluruh pemainnya. ”Nanti setelah lawan Bhayangkara bisa pulang ke rumah,” ucap Rizky.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/