alexametrics
22.2 C
Madura
Wednesday, May 18, 2022

Kinerja Tata Kelola Dinilai Terbaik, Pemprov Jatim Sabet APN dari IIPG

JAKARTA – Pemprov Jatim menyabet penghargaan Anugerah Pandu Negeri (APN) 2019 dari Indonesian Institute for Public Governance (IIPG). Sebab, dinilai memiliki kinerja dan tata kelola pemerintahan terbaik atau kategori platinum.

Penghargaan diserahkan mantan Wakil Presiden (Wapres) RI Boediono. Kebetulan, wapres kesebelas itu menjabat Ketua Dewan Penasihat IIPG. Penyerahan penghargaan dilaksanakan di Auditorium Binakarna Hotel Bidakara Grand Pancoran, Jakarta, Jumat malam (25/10).

Asisten Ekonomi Pembangunan Setda Pemprov Jatim Wahid Wahyudi mengatakan, penghargaan diperoleh lantaran apiknya sinergitas gubernur dengan semua jajaran. Khususnya, di bidang tata kelola.

“Penghargaan ini akan menjadi penyemangat kami. Sehingga, terus berbenah dan mempertahankan pemerintahan yang bersih dengan tata kelola yang baik. Hal itu sesuai harapan masyarakat Jatim dan Ibu Gubernur Khofifah,” ujarnya.

Baca Juga :  Pemprov Jatim Sabet Juara I WTN, Ini Alasan Menhub Budi Karya Sumadi

Wahid menilai, tantangan Pemprov Jatim ke depan adalah meningkatkan kerja sama di berbagai aspek. Hal ini penting dilakukan, agar bisa mencapai pembangunan berkelanjutan atau sustainable development.

“Sesuai harapan Ibu Gubernur Khofifah, maka dibutuhkan komitmen seluruh jajaran. Utamanya, ASN di lingkungan Pemprov Jatim untuk memberi pelayanan terbaik ke masyarakat. Capaian-capaian yang sudah diraih selama ini harus ditingkatkan lagi,” pungkas Wahid.

Ketua IIPG Sigit Pramono mengungkapkan, penilaian dilakukan kepada 548 pemerintah daerah. Rinciannya 34 pemerintah provinsi, 416 pemerintah kabupaten, 98 pemerintah kota dan kota administrasi. Total ada 63 pemerintah daerah menyabet penghargaan APN 2019.

Penilaian dilakukan berdasar beberapa kriteria. Diantaranya aspek performance pertumbuhan ekonomi, pengembangan manusia, dan breakthrough result. “Termasuk aspek governance yang meliputi tata kelola keuangan, tata kelola pemerintahan serta anti korupsi,” terangnya.

Baca Juga :  Dinilai 10 Bulan, Kejari Bangkalan Akhirnya Sabet Penghargaan ZI WBK

Sigit berharap, pemberian penghargaan bisa mendorong pemerintah daerah meningkatkan kinerja dan tata kelola. Sehingga, memperkaya sumber calon pemimpin untuk regenerasi kepemimpinan nasional.

“Melalui APN ini, IIPG sangat berharap agar pemimpin daerah yang kinerja dan tata kelolanya baik bisa terus ditingkatkan. Sehingga, bisa menjadi pemimpin di tingkat nasional,” pungkas Sigit. (*/bam)

- Advertisement -

JAKARTA – Pemprov Jatim menyabet penghargaan Anugerah Pandu Negeri (APN) 2019 dari Indonesian Institute for Public Governance (IIPG). Sebab, dinilai memiliki kinerja dan tata kelola pemerintahan terbaik atau kategori platinum.

Penghargaan diserahkan mantan Wakil Presiden (Wapres) RI Boediono. Kebetulan, wapres kesebelas itu menjabat Ketua Dewan Penasihat IIPG. Penyerahan penghargaan dilaksanakan di Auditorium Binakarna Hotel Bidakara Grand Pancoran, Jakarta, Jumat malam (25/10).

Asisten Ekonomi Pembangunan Setda Pemprov Jatim Wahid Wahyudi mengatakan, penghargaan diperoleh lantaran apiknya sinergitas gubernur dengan semua jajaran. Khususnya, di bidang tata kelola.


“Penghargaan ini akan menjadi penyemangat kami. Sehingga, terus berbenah dan mempertahankan pemerintahan yang bersih dengan tata kelola yang baik. Hal itu sesuai harapan masyarakat Jatim dan Ibu Gubernur Khofifah,” ujarnya.

Baca Juga :  Rela Mundur Jadi PNS, Kini Sukses Berangkatkan Karyawan Naik Haji

Wahid menilai, tantangan Pemprov Jatim ke depan adalah meningkatkan kerja sama di berbagai aspek. Hal ini penting dilakukan, agar bisa mencapai pembangunan berkelanjutan atau sustainable development.

“Sesuai harapan Ibu Gubernur Khofifah, maka dibutuhkan komitmen seluruh jajaran. Utamanya, ASN di lingkungan Pemprov Jatim untuk memberi pelayanan terbaik ke masyarakat. Capaian-capaian yang sudah diraih selama ini harus ditingkatkan lagi,” pungkas Wahid.

Ketua IIPG Sigit Pramono mengungkapkan, penilaian dilakukan kepada 548 pemerintah daerah. Rinciannya 34 pemerintah provinsi, 416 pemerintah kabupaten, 98 pemerintah kota dan kota administrasi. Total ada 63 pemerintah daerah menyabet penghargaan APN 2019.

Penilaian dilakukan berdasar beberapa kriteria. Diantaranya aspek performance pertumbuhan ekonomi, pengembangan manusia, dan breakthrough result. “Termasuk aspek governance yang meliputi tata kelola keuangan, tata kelola pemerintahan serta anti korupsi,” terangnya.

Baca Juga :  Diduga Kelelahan, Warga Sampang Ditemukan Tewas di Depan Toko Terminal

Sigit berharap, pemberian penghargaan bisa mendorong pemerintah daerah meningkatkan kinerja dan tata kelola. Sehingga, memperkaya sumber calon pemimpin untuk regenerasi kepemimpinan nasional.

“Melalui APN ini, IIPG sangat berharap agar pemimpin daerah yang kinerja dan tata kelolanya baik bisa terus ditingkatkan. Sehingga, bisa menjadi pemimpin di tingkat nasional,” pungkas Sigit. (*/bam)

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/