alexametrics
24.5 C
Madura
Monday, May 16, 2022

Eva Ristiana, Dalang Cilik Asal Sumenep

SAMPANG – Seni tidak memilih orang. Seni juga tidak memilih jenjang usia. Tetapi, siapa pun yang menggeluti sama-sama berpotensi untuk meraih prestasi.

Potensi di bidang seni mendarah daging pada diri Eva Ristiana. Mulai dari buyut hingga orang tuanya merupakan pegiat kesenian topeng. Eva sudah banyak menunjukkan prestasi luar biasa.

Eva merupakan salah satu pemain di kelompok kesenian topeng Rukun Pewaras, Desa Slopeng, Kecamatan Dasuk. Berkat ketekunan yang bersangkutan di bidang kesenian, Eva banyak memperoleh prestasi.

Pengalaman terbaru, pernah menjadi dalang pada kegiatan peluncuran Visit Sumenep di Jakarta beberapa waktu lalu. Siswi SMPN 1 Dasuk ini menjadi pusat perhatian para undangan saat itu. Di setiap penampilannya Eva selalu memukau, itu tak lepas dari latihan yang sudah biasa dijalani.

Baca Juga :  Anak Perajin Batik Dapat Beasiswa ke Tiongkok

Sederet prestasi yang pernah ditorehkan antara lain, penyaji terbaik festival dalang remaja usia di bawah 25 tahun se-Kabupaten Sumenep. Selain itu, juara pertama sebagai peraga tari festival karya tari Jatim di Surabaya dengan musik pengiring tari rokat tase’.

Putri pasangan suami istri (pasutri) Abu Tapa dan Anni Sudarsih itu aktif di setiap kegiatan pertunjukan seni wayang topeng Rukun Pewaras. Hal itu yang membuat anak tunggal ini potensinya makin terasah.

”Tertarik sejak kecil dengan kesenian. Terutama dalang dan tari. Kami terus berupaya dengan rajin latihan dan tampil setiap ada kesempatan,” ujarnya.

Pelajar kelahiran Sumenep, 15 April 2003 ini memang hidup dan besar di lingkungan pelaku seni. Terutama topeng dalang. Untuk tampil sebagai dalang, harus memiliki bekal pengalaman yang mumpuni.

Baca Juga :  Menyongsong Era Kenormalan Baru, Boekit Tinggi Mulai Diserbu

Ian Pewaras, selaku pembina Eva mengatakan, yang bersangkutan memiliki potensi yang bagus. Selain faktor keturunan, yang bersangkutan juga memiliki talenta tersendiri di bidang kesenian. Vokal sangat lumayan.

”Terus berlatih dan tampil ketika ada momen, hal itu yang kami tekankan agar kemampuannya terus diasah,” katanya. Eva tampil di Jakarta dengan menonjolkan seni khas Sumenep. Tentu, untuk memancing wisatawan agar berkunjung ke Bumi Sumekar.

Remaja putri 14 tahun ini menggeluti dunia kesenian didukung keluarga. Dia memang terlahir dari keluarga seniman.

SAMPANG – Seni tidak memilih orang. Seni juga tidak memilih jenjang usia. Tetapi, siapa pun yang menggeluti sama-sama berpotensi untuk meraih prestasi.

Potensi di bidang seni mendarah daging pada diri Eva Ristiana. Mulai dari buyut hingga orang tuanya merupakan pegiat kesenian topeng. Eva sudah banyak menunjukkan prestasi luar biasa.

Eva merupakan salah satu pemain di kelompok kesenian topeng Rukun Pewaras, Desa Slopeng, Kecamatan Dasuk. Berkat ketekunan yang bersangkutan di bidang kesenian, Eva banyak memperoleh prestasi.

Pengalaman terbaru, pernah menjadi dalang pada kegiatan peluncuran Visit Sumenep di Jakarta beberapa waktu lalu. Siswi SMPN 1 Dasuk ini menjadi pusat perhatian para undangan saat itu. Di setiap penampilannya Eva selalu memukau, itu tak lepas dari latihan yang sudah biasa dijalani.

Baca Juga :  Kesehatan Bocah Sembilan Bulan Korban Kekerasan Semakin Baik

Sederet prestasi yang pernah ditorehkan antara lain, penyaji terbaik festival dalang remaja usia di bawah 25 tahun se-Kabupaten Sumenep. Selain itu, juara pertama sebagai peraga tari festival karya tari Jatim di Surabaya dengan musik pengiring tari rokat tase’.

Putri pasangan suami istri (pasutri) Abu Tapa dan Anni Sudarsih itu aktif di setiap kegiatan pertunjukan seni wayang topeng Rukun Pewaras. Hal itu yang membuat anak tunggal ini potensinya makin terasah.

”Tertarik sejak kecil dengan kesenian. Terutama dalang dan tari. Kami terus berupaya dengan rajin latihan dan tampil setiap ada kesempatan,” ujarnya.

Pelajar kelahiran Sumenep, 15 April 2003 ini memang hidup dan besar di lingkungan pelaku seni. Terutama topeng dalang. Untuk tampil sebagai dalang, harus memiliki bekal pengalaman yang mumpuni.

Baca Juga :  Ochi Bantu Warga Miskin Gunakan Media Sosial

Ian Pewaras, selaku pembina Eva mengatakan, yang bersangkutan memiliki potensi yang bagus. Selain faktor keturunan, yang bersangkutan juga memiliki talenta tersendiri di bidang kesenian. Vokal sangat lumayan.

”Terus berlatih dan tampil ketika ada momen, hal itu yang kami tekankan agar kemampuannya terus diasah,” katanya. Eva tampil di Jakarta dengan menonjolkan seni khas Sumenep. Tentu, untuk memancing wisatawan agar berkunjung ke Bumi Sumekar.

Remaja putri 14 tahun ini menggeluti dunia kesenian didukung keluarga. Dia memang terlahir dari keluarga seniman.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/