alexametrics
27.2 C
Madura
Wednesday, August 10, 2022

Selalu Berupaya Buka Puasa Bersama di Luar Rumah

SUMENEP – Madura FC menjalani libur sepekan di awal Ramadan, dan akan kembali berlatih Kamis (24/5). Pelatih Madura FC Salahuddin memanfaatkan waktu libur untuk pulang kampung dan berkumpul bersama keluarga.

Hanya tujuh hari kesempatan Salahuddin berkumpul bersama keluarga. Waktu yang cukup singkat itu dia maksimalkan untuk mengobati rasa kangen terhadap keluarga. Saat ini pelatih kepala Madura FC tersebut bersama keluarga di Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan.

Salahuddin menjalani ibadah puasa di salah satu kota besar di Kalimantan tersebut. ”Alhamdulillah bisa menjalankan puasa bersama, salat tarawih bersama, dan buka bersama keluarga. Ini membuat saya bahagia,” ujar pelatih 48 tahun itu.

Maklum, selama membesut Madura FC, Salahuddin jarang berkumpul bersama kaluarga. Bulan puasa kali ini merupakan tahun kedua Salahuddin menukangi Madura FC. Sementara sebagai pelatih, dia sudah banyak malang melintang di berbagai klub tanah air.

Baca Juga :  Lebih Dekat dengan Kapolres Bangkalan AKBP Rama Samtama Putra

Salahuddin mengenang ketika melatih sambil menjalani puasa di beberapa klub yang pernah dia tangani. Mulai dari Palangka Raya selama tiga tahun, kemudian menangani Barito Putera hingga tujuh tahun.

”Saya bertemu dengan istri saat masih di Barito. Kami memiliki rumah di Banjarmasin, dan anak-anak kami lahir di sini,” tutur pelatih asal Palembang tersebut.

Di Sumenep, Salahuddin menjalani tahun ketiga. Yakni, menangani Perssu Real Madura satu tahun, dan Madura FC dua tahun.

Syukur diungkapkan ayah tiga anak itu dengan mengajak keluarga berbuka puasa di luar rumah. Itu dilakukan karena Salahuddin memang jarang memiliki waktu yang lama berkumpul bersama keluarga.

”Tergantung kondisi sebenarnya. Kadang sama istri pergi ke bazar kue, cari kue buat buka puasa. Sama anak-anak buka bersama di luar. Itu sangat berharga bagi pelatih maupun pesepak bola,” ucap Salahuddin.

Baca Juga :  Kurang Mampu, Sekujur Tubuh Alula Farzana Ayunindia Nyaris Melepuh

Bulan puasa penting bagi dia. Sebagai muslim, Salahuddin berpuasa tidak hanya menahan lapar dan haus. ”Mata, telinga, dan mulut juga harus berpuasa,” ujarnya. Salahuddin berharap bisa meraih berkah di bulan Ramadan ini.

SUMENEP – Madura FC menjalani libur sepekan di awal Ramadan, dan akan kembali berlatih Kamis (24/5). Pelatih Madura FC Salahuddin memanfaatkan waktu libur untuk pulang kampung dan berkumpul bersama keluarga.

Hanya tujuh hari kesempatan Salahuddin berkumpul bersama keluarga. Waktu yang cukup singkat itu dia maksimalkan untuk mengobati rasa kangen terhadap keluarga. Saat ini pelatih kepala Madura FC tersebut bersama keluarga di Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan.

Salahuddin menjalani ibadah puasa di salah satu kota besar di Kalimantan tersebut. ”Alhamdulillah bisa menjalankan puasa bersama, salat tarawih bersama, dan buka bersama keluarga. Ini membuat saya bahagia,” ujar pelatih 48 tahun itu.


Maklum, selama membesut Madura FC, Salahuddin jarang berkumpul bersama kaluarga. Bulan puasa kali ini merupakan tahun kedua Salahuddin menukangi Madura FC. Sementara sebagai pelatih, dia sudah banyak malang melintang di berbagai klub tanah air.

Baca Juga :  Lebih Dekat dengan Kapolres Bangkalan AKBP Rama Samtama Putra

Salahuddin mengenang ketika melatih sambil menjalani puasa di beberapa klub yang pernah dia tangani. Mulai dari Palangka Raya selama tiga tahun, kemudian menangani Barito Putera hingga tujuh tahun.

”Saya bertemu dengan istri saat masih di Barito. Kami memiliki rumah di Banjarmasin, dan anak-anak kami lahir di sini,” tutur pelatih asal Palembang tersebut.

Di Sumenep, Salahuddin menjalani tahun ketiga. Yakni, menangani Perssu Real Madura satu tahun, dan Madura FC dua tahun.

Syukur diungkapkan ayah tiga anak itu dengan mengajak keluarga berbuka puasa di luar rumah. Itu dilakukan karena Salahuddin memang jarang memiliki waktu yang lama berkumpul bersama keluarga.

”Tergantung kondisi sebenarnya. Kadang sama istri pergi ke bazar kue, cari kue buat buka puasa. Sama anak-anak buka bersama di luar. Itu sangat berharga bagi pelatih maupun pesepak bola,” ucap Salahuddin.

Baca Juga :  Kurang Mampu, Sekujur Tubuh Alula Farzana Ayunindia Nyaris Melepuh

Bulan puasa penting bagi dia. Sebagai muslim, Salahuddin berpuasa tidak hanya menahan lapar dan haus. ”Mata, telinga, dan mulut juga harus berpuasa,” ujarnya. Salahuddin berharap bisa meraih berkah di bulan Ramadan ini.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/