alexametrics
20.8 C
Madura
Wednesday, August 17, 2022

Punya Mimpi Besar Pakai Seragam Timnas

Duo Nabila, Atlet Voli Pantai Peraih Emas di Porprov VII Jatim 2022

Buah jatuh tak jauh dari pohonnya. Itulah pepatah yang tepat untuk menggambarkan pasangan atlet Sumenep dalam cabang olahraga (cabor) bola voli pantai di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VII Jawa Timur (Jatim) 2022. Yakni, Nabila Dwi Saraswati dan Nabila Purwita.

MOH. JUNAIDI, Sumenep, Jawa Pos Radar Madura

ADA yang unik dari pasangan atlet cabor voli pantai utusan Sumenep. Jika tidak mengenal mereka, maka bisa saja dikira kembar. Sebab, mereka punya nama panggilan yang sama, Nabila. Yang membedakan adalah nama akhirannya. Tapi, keduanya lahir di tahun yang sama, yakni 2004.

Tidak hanya itu, latar belakang kecintaan keduanya pada voli pun sama. Yakni, mengikuti jejak orang tuanya yang menyukai voli. Bahkan, menurut duo Nabila itu, orang tua mereka masing-masing adalah atlet di zamannya.

”Saya menyukai bola voli itu karena dulu sering ikut orang tua latihan. Sejak itu, tumbuh minat meskipun saya perempuan,” terang Nabila Dwi Saraswati, Selasa (19/7). Demikian juga pengakuan Nabila Purwita, tak jauh berbeda.

Nabila Dwi Saraswati adalah putri dari pasangan Sinarto dan Sri Sulastri. Dia beralamat di Dusun Tal-bantal, Desa Kacongan, Kecamatan Kota. Gadis ini baru menamatkan studinya di SMAN 1 Sumenep.

Baca Juga :  Lawan Bondowoso, Atlet Badminton Sampang Menang

Sedangkan Nabila Purwita lahir dari rahim perempuan bernama Ruhana. Ayahnya adalah Sugiono. Mereka tinggal di Desa Pakondang, Kecamatan Rubaru. Gadis kelahiran 20 Januari itu bahkan berhasil menyabet juara 1 tunggal voli pantai di ajang yang sama. Dia juga baru lulus dari SMKN 1 Sumenep.

Duo Nabila ini sebelumnya berduet selama dua tahun. Yakni, pada 2017–2018. Bahkan, mereka keluar sebagai juara empat dalam ajang pelaksanaan Kejurprov 2018 di Bojonegoro.

”Kami berduet itu pada tahun 2017–2018. Setelah itu tidak lagi. Tahun ini di porprov ternyata reuni,” kata Nabila Purwita.

Yang tak kalah penting, dua atlet cantik ini, sejak di bangku sekolah dasar, sering mengikuti lomba voli. Terutama tingkat kecamatan, baik turnamen kecil-kecilan maupun saat agustusan. ”Baru setelah SMA, belasan kali mungkin saya ikut di luar daerah. Lupa sih tepatnya sudah berapa kali,” tambah Nabila Saraswati.

Baca Juga :  Pesan Rektor IAIN Madura kepada 60 PNS Baru Dilantik

Mereka tidak menyangka tahun ini ditakdirkan berduet kembali. Bahkan, belajar dari pengalaman sebelumnya, kali ini mampu mempersembahkan prestasi yang manis. Hal itu tidak lepas dari usaha dan persiapan matang.

”Bangga sekaligus terharu. Apa yang kami raih ini berkat dukungan orang tua, teman, dan masyarakat Sumenep,” ucapnya.

Nabila Purwita menuturkan, persiapan yang mereka lakukan itu panjang dan melelahkan. Lebih kurang 10 bulan menjalani persiapan. Tak tanggung-tanggung, keduanya berlatih hingga ke luar daerah.

”Iya, selain latihan di tempat sendiri, kami juga tryout ke luar kota. Tujuannya, tentu saja untuk kematangan kami,” jelasnya.

Mereka ingin terus berduet, sama-sama bisa memberikan prestasi membanggakan pada tanah kelahirannya. Kalau bisa hingga tingkat nasional. Bagi mereka, tidak ada hal yang memuaskan selain mampu berdedikasi sesuai dengan bidangnya.

Tidak hanya itu, duo Nabila ini juga punya mimpi yang sangat besar. Yakni, berseragam timnas Indonesia. Mereka yakin, tidak ada hal yang tidak mungkin selagi masih bisa diupayakan. ”Siapa tahu benar-benar terwujud. Yang penting usaha,” kata keduanya. (*/rus)

Buah jatuh tak jauh dari pohonnya. Itulah pepatah yang tepat untuk menggambarkan pasangan atlet Sumenep dalam cabang olahraga (cabor) bola voli pantai di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VII Jawa Timur (Jatim) 2022. Yakni, Nabila Dwi Saraswati dan Nabila Purwita.

MOH. JUNAIDI, Sumenep, Jawa Pos Radar Madura

ADA yang unik dari pasangan atlet cabor voli pantai utusan Sumenep. Jika tidak mengenal mereka, maka bisa saja dikira kembar. Sebab, mereka punya nama panggilan yang sama, Nabila. Yang membedakan adalah nama akhirannya. Tapi, keduanya lahir di tahun yang sama, yakni 2004.


Tidak hanya itu, latar belakang kecintaan keduanya pada voli pun sama. Yakni, mengikuti jejak orang tuanya yang menyukai voli. Bahkan, menurut duo Nabila itu, orang tua mereka masing-masing adalah atlet di zamannya.

”Saya menyukai bola voli itu karena dulu sering ikut orang tua latihan. Sejak itu, tumbuh minat meskipun saya perempuan,” terang Nabila Dwi Saraswati, Selasa (19/7). Demikian juga pengakuan Nabila Purwita, tak jauh berbeda.

Nabila Dwi Saraswati adalah putri dari pasangan Sinarto dan Sri Sulastri. Dia beralamat di Dusun Tal-bantal, Desa Kacongan, Kecamatan Kota. Gadis ini baru menamatkan studinya di SMAN 1 Sumenep.

Baca Juga :  Pesan Rektor IAIN Madura kepada 60 PNS Baru Dilantik

Sedangkan Nabila Purwita lahir dari rahim perempuan bernama Ruhana. Ayahnya adalah Sugiono. Mereka tinggal di Desa Pakondang, Kecamatan Rubaru. Gadis kelahiran 20 Januari itu bahkan berhasil menyabet juara 1 tunggal voli pantai di ajang yang sama. Dia juga baru lulus dari SMKN 1 Sumenep.

- Advertisement -

Duo Nabila ini sebelumnya berduet selama dua tahun. Yakni, pada 2017–2018. Bahkan, mereka keluar sebagai juara empat dalam ajang pelaksanaan Kejurprov 2018 di Bojonegoro.

”Kami berduet itu pada tahun 2017–2018. Setelah itu tidak lagi. Tahun ini di porprov ternyata reuni,” kata Nabila Purwita.

Yang tak kalah penting, dua atlet cantik ini, sejak di bangku sekolah dasar, sering mengikuti lomba voli. Terutama tingkat kecamatan, baik turnamen kecil-kecilan maupun saat agustusan. ”Baru setelah SMA, belasan kali mungkin saya ikut di luar daerah. Lupa sih tepatnya sudah berapa kali,” tambah Nabila Saraswati.

Baca Juga :  Tak Hanya Sehat, Susu Yang Dihasilkan Dapat Juga Mengobat Penyakit

Mereka tidak menyangka tahun ini ditakdirkan berduet kembali. Bahkan, belajar dari pengalaman sebelumnya, kali ini mampu mempersembahkan prestasi yang manis. Hal itu tidak lepas dari usaha dan persiapan matang.

”Bangga sekaligus terharu. Apa yang kami raih ini berkat dukungan orang tua, teman, dan masyarakat Sumenep,” ucapnya.

Nabila Purwita menuturkan, persiapan yang mereka lakukan itu panjang dan melelahkan. Lebih kurang 10 bulan menjalani persiapan. Tak tanggung-tanggung, keduanya berlatih hingga ke luar daerah.

”Iya, selain latihan di tempat sendiri, kami juga tryout ke luar kota. Tujuannya, tentu saja untuk kematangan kami,” jelasnya.

Mereka ingin terus berduet, sama-sama bisa memberikan prestasi membanggakan pada tanah kelahirannya. Kalau bisa hingga tingkat nasional. Bagi mereka, tidak ada hal yang memuaskan selain mampu berdedikasi sesuai dengan bidangnya.

Tidak hanya itu, duo Nabila ini juga punya mimpi yang sangat besar. Yakni, berseragam timnas Indonesia. Mereka yakin, tidak ada hal yang tidak mungkin selagi masih bisa diupayakan. ”Siapa tahu benar-benar terwujud. Yang penting usaha,” kata keduanya. (*/rus)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/