alexametrics
21.8 C
Madura
Tuesday, August 16, 2022

Ach. Faizal Aldiansyah, Atlet Perbakin Peraih Perak

Menembak Bukan Sekadar Olahraga Fisik, Melainkan Batin

Olahraga menembak telah mengajarkan banyak hal kepada Ach. Faizal Aldiyansah, 18, peraih medali perak dalam Porprov VII Jatim 2022. Selain membesarkan namanya, juga ada nilai budi pekerti yang bisa diterapkan dalam keseharian. Melatih dirinya untuk selalu berpikir positif.

JUNAIDI PONDIYANTO, Sampang, Jawa Pos Radar Madura

BANYAK jalan menuju Roma. Pepatah itu layak Jika disandingkan dengan torehan prestasi dan capaian medali cabang olahraga (cabor) Perbakin Sampang dalam ajang Porprov VII Jatim beberapa waktu lalu. Sebab, Perbakin Sampang berhasil menjadi juara umum dalam ajang bergengsi di tingkat Jawa Timur.

Dalam ajang tersebut, para atlet binaan Perbakin Sampang berhasil menyabet beberapa medali. Meski dukungan anggaran dari pemerintah setempat untuk cabor Perbakin terbatas, para atlet dapat mempersembahkan prestasi terbaik. Semua itu dilakukan untuk mengharumkan nama Kabupaten Sampang.

Salah seorang atlet penyumbang medali itu ialah Ach. Faizal Aldiansyah, warga Kelurahan Gunung Sekar, Kecamatan Kota Sampang. Pemuda berusia 18 tahun itu menuturkan, fasilitas untuk latihan memang masih jauh dari kata standar. Namun, keterbatasan itu menjadi pelecut semangat untuk menorehkan prestasi.

Baca Juga :  Atlet Muaythai Madura Peraih Medali Emas Porprov VI Jatim

Kegigihan dalam berlatih dimaknai sebagai proses yang akan mengantarkan atlet pada podium juara. Targetnya, menjadi juara dalam berbagai lomba. ”Bukan cuma saya, tapi semua atlet binaan Perbakin memang dididik untuk tidak mudah patah semangat meski fasilitas yang dimiliki sebar terbatas,” jelasnya.

Lelaki yang akrab disapa Rizal itu menambahkan, banyak pengalaman berharga yang didapat begitu menjadi atlet Perbakin. Pengalaman sekaligus pelajaran terbaik untuk diterapkan dalam keseharian. Salah satunya, melatih dan mengelola mental untuk selalu berpikir positif terhadap apa pun.

Dia menjelaskan, hal itu menjadi syarat penting yang harus dimiliki atlet Perbakin. Sebab, mental baja sangat memengaruhi performa atlet saat melatih fokus pada target. Karena itu, dia menyatakan bahwa olahraga menembak bukan sekedar olahraga fisik. Melainkan, olahraga batin untuk terus menumbuhkan pola pikir yang baik.

Baca Juga :  Bek Madura United Munhar Sudah Biasa Jalani Puasa Jauh dari Keluarga

”Salah satu contoh berfikir positif adalah tidak perlu iri, dengki, sombong, dan lainnya. Pikiran jelek sangat mengganggu konsentrasi atlet. Karena itu, harus rajin latihan agar terbiasa,” terangnya.

Alumnus SMAN 1 Sampang itu sangat bersyukur dapat menyalurkan hobi dan didukung banyak pihak. Terutama dari keluarga. Buktinya, orang tuanya membelikan satu unit pistol. Anak ketiga dari pasangan R Djiwa Setiadi dan Puji Astuti itu menyatakan bahwa perolehan medali perak dalam Porprov VII Jatim adalah pencapaian yang paling berkesan.

”Pengalaman pertama bagi saya dalam ajang besar melawan rekan satu kontingen di final. Waktu itu saya melawan Argo Beno Lutfi Saputra di final. Dia yang juara 1 mendapatkan emas,” kenang lelaki yang genap berusia 19 tahun pada 10 April mendatang itu. (*/yan)

 

Olahraga menembak telah mengajarkan banyak hal kepada Ach. Faizal Aldiyansah, 18, peraih medali perak dalam Porprov VII Jatim 2022. Selain membesarkan namanya, juga ada nilai budi pekerti yang bisa diterapkan dalam keseharian. Melatih dirinya untuk selalu berpikir positif.

JUNAIDI PONDIYANTO, Sampang, Jawa Pos Radar Madura

BANYAK jalan menuju Roma. Pepatah itu layak Jika disandingkan dengan torehan prestasi dan capaian medali cabang olahraga (cabor) Perbakin Sampang dalam ajang Porprov VII Jatim beberapa waktu lalu. Sebab, Perbakin Sampang berhasil menjadi juara umum dalam ajang bergengsi di tingkat Jawa Timur.


Dalam ajang tersebut, para atlet binaan Perbakin Sampang berhasil menyabet beberapa medali. Meski dukungan anggaran dari pemerintah setempat untuk cabor Perbakin terbatas, para atlet dapat mempersembahkan prestasi terbaik. Semua itu dilakukan untuk mengharumkan nama Kabupaten Sampang.

Salah seorang atlet penyumbang medali itu ialah Ach. Faizal Aldiansyah, warga Kelurahan Gunung Sekar, Kecamatan Kota Sampang. Pemuda berusia 18 tahun itu menuturkan, fasilitas untuk latihan memang masih jauh dari kata standar. Namun, keterbatasan itu menjadi pelecut semangat untuk menorehkan prestasi.

Baca Juga :  Mulai Jaring Atlet Menuju Porprov 2022

Kegigihan dalam berlatih dimaknai sebagai proses yang akan mengantarkan atlet pada podium juara. Targetnya, menjadi juara dalam berbagai lomba. ”Bukan cuma saya, tapi semua atlet binaan Perbakin memang dididik untuk tidak mudah patah semangat meski fasilitas yang dimiliki sebar terbatas,” jelasnya.

Lelaki yang akrab disapa Rizal itu menambahkan, banyak pengalaman berharga yang didapat begitu menjadi atlet Perbakin. Pengalaman sekaligus pelajaran terbaik untuk diterapkan dalam keseharian. Salah satunya, melatih dan mengelola mental untuk selalu berpikir positif terhadap apa pun.

- Advertisement -

Dia menjelaskan, hal itu menjadi syarat penting yang harus dimiliki atlet Perbakin. Sebab, mental baja sangat memengaruhi performa atlet saat melatih fokus pada target. Karena itu, dia menyatakan bahwa olahraga menembak bukan sekedar olahraga fisik. Melainkan, olahraga batin untuk terus menumbuhkan pola pikir yang baik.

Baca Juga :  Empat Atlet Bangkalan Wakili Jatim

”Salah satu contoh berfikir positif adalah tidak perlu iri, dengki, sombong, dan lainnya. Pikiran jelek sangat mengganggu konsentrasi atlet. Karena itu, harus rajin latihan agar terbiasa,” terangnya.

Alumnus SMAN 1 Sampang itu sangat bersyukur dapat menyalurkan hobi dan didukung banyak pihak. Terutama dari keluarga. Buktinya, orang tuanya membelikan satu unit pistol. Anak ketiga dari pasangan R Djiwa Setiadi dan Puji Astuti itu menyatakan bahwa perolehan medali perak dalam Porprov VII Jatim adalah pencapaian yang paling berkesan.

”Pengalaman pertama bagi saya dalam ajang besar melawan rekan satu kontingen di final. Waktu itu saya melawan Argo Beno Lutfi Saputra di final. Dia yang juara 1 mendapatkan emas,” kenang lelaki yang genap berusia 19 tahun pada 10 April mendatang itu. (*/yan)

 

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/