alexametrics
20.9 C
Madura
Friday, July 8, 2022

Sempatkan Telepon Istri ketika Hendak Sahur

BANGKALAN – Berprofesi sebagai atlet memang bukan hal mudah. Dibutuhkan konsistensi dan disiplin tinggi. Juga, dituntut tetap menjaga kondisi fisik meski sedang melaksanakan ibadah puasa.

Madura United menjalani latihan terakhir di lapangan sepak bola ABC, Senayan, Jakarta, Rabu sore (16/5). Seluruh pemain mengikuti latihan tanpa terkecuali. Maklum, persiapan terakhir sebelum bertolak menuju Jayapura.

Laga menghadapi Persipura Jayapura tersebut akan berlangsung Sabtu (19/5) di Stadion Mandala, Jayapura. Kebetulan di hari tersebut, seluruh umat Islam sedang melakukan ibadah puasa. Pemain yang beragama Islam juga wajib menjalani.

Termasuk salah satu kiper andalan Madura United Hery Prasetyo. Kiper yang akrab disapa Herprast tersebut mengaku sudah terbiasa menjalani ibadah puasa sembari menjalani pertandingan ketat seperti di Liga 1. ”Alhamdulillah bisa merasakan sekali lagi bulan puasa. Masih sama seperti tahun lalu,” ujar kiper 33 tahun tersebut.

Yang dia inginkan hanya terus meningkatkan kualitas dirinya meski dalam kondisi berpuasa. ”Seperti biasa sih. Hanya mungkin lebih banyak mengonsumsi vitamin saja. Karena latihan rutin dilakukan setiap sore,” jelas Hery.

Baca Juga :  Gomes Andalkan Pengalaman Thiago Furtuoso

Latihan tidak seperti di hari-hari biasa. Jika bulan puasa, tim biasanya berlatih di sore hari atau malam hari. Itu tidak mengganggu sama sekali. Maklum, kiper yang malang melintang di persepakbolaan tanah air tersebut sudah terbiasa berpuasa.

Kiper asal Malang itu bahkan mengaku tak pernah melewatkan ibadah yang diwajibkan selama setahun sekali tersebut. ”Selama saya berpuasa, alhamdulillah tidak pernah bolong. Selalu full terus. Insyaallah tahun ini sama. Kita lihat nanti,” ujar Hery sembari tertawa.

Sebelum memasuki bulan puasa, Hery mengaku tak mempersiapkan secara khusus. Namun eks penjaga gawang Persik Kediri tersebut kerap melaksanakan ibadah puasa sunah. ”Kadang puasa Senin dan Kamis kalau di hari biasa. Tapi itu gak rutin,” ujar Hery.

Terpenting niat bekerja dan beribadah, diyakini ayah satu anak ini bisa memberikan berkah untuk keluarga. Meski bekerja jauh dari anak dan istri, Hery tetap berkomunikasi dengan mereka. Karena jika jauh, kiper yang sudah dua kali menjadi starter bersama Madura United musim ini tersebut sering kangen.

Baca Juga :  Siti Amaniyah, Pendiri TK Ar-Rahmah, Desa Poreh, Lenteng

Hery juga menyempatkan untuk menelepon atau video call untuk sekadar membangunkan istri ketika hendak sahur. ”Ya, kalau saya yang bangun duluan, saya yang telepon. Sebaliknya begitu,” ungkap Hery sembari tertawa.

Selain keluarga kecil itu, Hery juga saat ini sudah bersama keluarga besarnya. Yaitu keluarga Madura United. Dia memang tidak memiliki keinginan khusus di bulan puasa kali ini. Jika memang beribadah, dia akan beribadah seperti baisanya. Salat Tarawih, tadarus Alquran, dan ibadah-ibadah lain di bulan Ramadan. ”Kalau tadarus sampai khatam, mungkin belum ya, tapi insyaallah saya akan tingkatkan,” jelas Hery.

Maklum, seorang atlet juga lebih banyak melakukan kesibukan di lapangan hijau. Namun ada satu keinginan Hery yang ingin dicapai tahun ini. ”Keinginan saya di tahun ini, dan saya berdoa di bulan puasa ini, akan bertekad membawa Madura United meraih juara musim ini,” tutur Hery. 

BANGKALAN – Berprofesi sebagai atlet memang bukan hal mudah. Dibutuhkan konsistensi dan disiplin tinggi. Juga, dituntut tetap menjaga kondisi fisik meski sedang melaksanakan ibadah puasa.

Madura United menjalani latihan terakhir di lapangan sepak bola ABC, Senayan, Jakarta, Rabu sore (16/5). Seluruh pemain mengikuti latihan tanpa terkecuali. Maklum, persiapan terakhir sebelum bertolak menuju Jayapura.

Laga menghadapi Persipura Jayapura tersebut akan berlangsung Sabtu (19/5) di Stadion Mandala, Jayapura. Kebetulan di hari tersebut, seluruh umat Islam sedang melakukan ibadah puasa. Pemain yang beragama Islam juga wajib menjalani.


Termasuk salah satu kiper andalan Madura United Hery Prasetyo. Kiper yang akrab disapa Herprast tersebut mengaku sudah terbiasa menjalani ibadah puasa sembari menjalani pertandingan ketat seperti di Liga 1. ”Alhamdulillah bisa merasakan sekali lagi bulan puasa. Masih sama seperti tahun lalu,” ujar kiper 33 tahun tersebut.

Yang dia inginkan hanya terus meningkatkan kualitas dirinya meski dalam kondisi berpuasa. ”Seperti biasa sih. Hanya mungkin lebih banyak mengonsumsi vitamin saja. Karena latihan rutin dilakukan setiap sore,” jelas Hery.

Baca Juga :  Kontestan SSC Sama-Sama Mengandalkan Pemain Asing

Latihan tidak seperti di hari-hari biasa. Jika bulan puasa, tim biasanya berlatih di sore hari atau malam hari. Itu tidak mengganggu sama sekali. Maklum, kiper yang malang melintang di persepakbolaan tanah air tersebut sudah terbiasa berpuasa.

Kiper asal Malang itu bahkan mengaku tak pernah melewatkan ibadah yang diwajibkan selama setahun sekali tersebut. ”Selama saya berpuasa, alhamdulillah tidak pernah bolong. Selalu full terus. Insyaallah tahun ini sama. Kita lihat nanti,” ujar Hery sembari tertawa.

Sebelum memasuki bulan puasa, Hery mengaku tak mempersiapkan secara khusus. Namun eks penjaga gawang Persik Kediri tersebut kerap melaksanakan ibadah puasa sunah. ”Kadang puasa Senin dan Kamis kalau di hari biasa. Tapi itu gak rutin,” ujar Hery.

Terpenting niat bekerja dan beribadah, diyakini ayah satu anak ini bisa memberikan berkah untuk keluarga. Meski bekerja jauh dari anak dan istri, Hery tetap berkomunikasi dengan mereka. Karena jika jauh, kiper yang sudah dua kali menjadi starter bersama Madura United musim ini tersebut sering kangen.

Baca Juga :  Siti Amaniyah, Pendiri TK Ar-Rahmah, Desa Poreh, Lenteng

Hery juga menyempatkan untuk menelepon atau video call untuk sekadar membangunkan istri ketika hendak sahur. ”Ya, kalau saya yang bangun duluan, saya yang telepon. Sebaliknya begitu,” ungkap Hery sembari tertawa.

Selain keluarga kecil itu, Hery juga saat ini sudah bersama keluarga besarnya. Yaitu keluarga Madura United. Dia memang tidak memiliki keinginan khusus di bulan puasa kali ini. Jika memang beribadah, dia akan beribadah seperti baisanya. Salat Tarawih, tadarus Alquran, dan ibadah-ibadah lain di bulan Ramadan. ”Kalau tadarus sampai khatam, mungkin belum ya, tapi insyaallah saya akan tingkatkan,” jelas Hery.

Maklum, seorang atlet juga lebih banyak melakukan kesibukan di lapangan hijau. Namun ada satu keinginan Hery yang ingin dicapai tahun ini. ”Keinginan saya di tahun ini, dan saya berdoa di bulan puasa ini, akan bertekad membawa Madura United meraih juara musim ini,” tutur Hery. 

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/