alexametrics
19.6 C
Madura
Tuesday, June 28, 2022

Siarkan Ajaran Islam, Global Zakat – ACT Sebar 79 Dai ke 24 Provinsi

JAKARTA – Global Zakat – ACT bersama Ma’had Aly Al Nuaimy melepas 79 orang mahasiswa untuk berdakwah. Puluhan mahasiswa itu, berdakwah ke pelosok-pelosok yang ada di 24 provinsi Indonesia untuk mengikuti Program Dai Nusantara (PDN).

PDN yang diinisiasi oleh Global Zakat – ACT itu, bertujuan untuk membangun masyarakat melalui dakwah di pelosok negeri. Selama satu tahun, mahasiswa tidak hanya dituntut mengajarkan ilmu agama. Tapi, juga meningkatkan taraf hidup masyarakat.

Ustadz Itang Rusmana selaku Direktur Ma’had Ali An Nuaimy mengatakan, pada PDN sebelumnya, ada pendakwah yang membangun pesantren di Desa Brang Kolong, Kecamatan Plampang, Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat. “Bahkan, memberi lapangan pekerjaan kepada masyarakat,” ujarnya.

Baca Juga :  Kreativitas Mbah Supar, Perajin Gerabah Lintas Generasi

Dijelaskan, sebelum berangkat mengikuti PDN, mahasiswa dibekali beberapa materi khusus. “Seperti kemampuan berinteraksi dengan masyarakat lokal, social mapping, memahami potensi konflik, mencatat tokoh-tokoh penting dan kemampuan mengidentifikasi masalah,” terang Ustadz Itang.

Ibnu Hajar selaku Vice President ACT menambahkan, PDN merupakan jawaban dari beragam permasalahan di tepian-tepian negeri. Karena itu, PDN juga akan difokuskan pada usaha pengembangan masyarakat selain pada pendidikan agama.

“Kita ingin, para dai bukan hanya mengajarkan tentang agama Islam. Tapi, juga bersahabat dengan masyarakat. Bisa memahami permasalahan, menemukan dan mengelola potensi wilayah, lalu mendampingi masyarakat menyiapkan program terbaik agar mandiri,” kata Ibnu.

Pelepasan mahasiswa peserta PDN dilakukan Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI, Hidayat Nur Wahid. “Saya sangat menyambut baik kerja sama Mahad Aly An Nuaimy dan Global Zakat – ACT ini. Sudah sehharusnya umat Islam Indonesia bekerja sama dengan baik,” katanya. (*)

Baca Juga :  Sape Sono’ dan Saronen Meriahkan Sertijab Kapolres Sampang

JAKARTA – Global Zakat – ACT bersama Ma’had Aly Al Nuaimy melepas 79 orang mahasiswa untuk berdakwah. Puluhan mahasiswa itu, berdakwah ke pelosok-pelosok yang ada di 24 provinsi Indonesia untuk mengikuti Program Dai Nusantara (PDN).

PDN yang diinisiasi oleh Global Zakat – ACT itu, bertujuan untuk membangun masyarakat melalui dakwah di pelosok negeri. Selama satu tahun, mahasiswa tidak hanya dituntut mengajarkan ilmu agama. Tapi, juga meningkatkan taraf hidup masyarakat.

Ustadz Itang Rusmana selaku Direktur Ma’had Ali An Nuaimy mengatakan, pada PDN sebelumnya, ada pendakwah yang membangun pesantren di Desa Brang Kolong, Kecamatan Plampang, Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat. “Bahkan, memberi lapangan pekerjaan kepada masyarakat,” ujarnya.

Baca Juga :  Motivasi Lapas Kelas II-A Pamekasan Belajar Menembak


Dijelaskan, sebelum berangkat mengikuti PDN, mahasiswa dibekali beberapa materi khusus. “Seperti kemampuan berinteraksi dengan masyarakat lokal, social mapping, memahami potensi konflik, mencatat tokoh-tokoh penting dan kemampuan mengidentifikasi masalah,” terang Ustadz Itang.

Ibnu Hajar selaku Vice President ACT menambahkan, PDN merupakan jawaban dari beragam permasalahan di tepian-tepian negeri. Karena itu, PDN juga akan difokuskan pada usaha pengembangan masyarakat selain pada pendidikan agama.

“Kita ingin, para dai bukan hanya mengajarkan tentang agama Islam. Tapi, juga bersahabat dengan masyarakat. Bisa memahami permasalahan, menemukan dan mengelola potensi wilayah, lalu mendampingi masyarakat menyiapkan program terbaik agar mandiri,” kata Ibnu.

Pelepasan mahasiswa peserta PDN dilakukan Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI, Hidayat Nur Wahid. “Saya sangat menyambut baik kerja sama Mahad Aly An Nuaimy dan Global Zakat – ACT ini. Sudah sehharusnya umat Islam Indonesia bekerja sama dengan baik,” katanya. (*)

Baca Juga :  Fathur Rosi, Anggota Dewan yang Berhasil Keluar dari Lembah Hitam
- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/