alexametrics
22.4 C
Madura
Monday, August 15, 2022

Mobil Boks Ini Oleng, Hantam Pohon Asam, hingga Terguling

Musibah bisa terjadi kapan saja. Termasuk kecelakaan lalu lintas yang terjadi dalam hitungan detik. Maksum bersyukur peristiwa itu tidak sampai merenggut nyawa.

DARI kejauhan terlihat kemacetan panjang di Jalan Raya Sumenep-Pamekasan sekitar pukul 11.00 kemarin (12/11). Tepatnya di Desa Tanah Merah, Kecamatan Saronggi. Selain antrean kendaraan yang memanjang, kerumunan warga juga terlihat di lokasi. Sejumlah pengendara berhenti menepikan kendaraannya.

Kemacetan dan kerumunan warga itu akibat kecelakaan lalu lintas. Terlihat tubuh mobil boks berwarna kuning silver W 9302 NF terguling memanjang di tengah jalan itu. Mobil tersebut bermuatan minyak goreng.

Ratusan kardus berisi minyak goreng bermerek Sunco berserakan. Tidak sedikit pula mengalami bocor dan tumpah ruah di jalan. Kondisi mobil ringsek pada bagian depan dan boks belakang.

Beberapa warga membantu melakukan evakuasi. Mereka mengumpulkan minyak itu di pinggir jalan. Sebagian lagi ada yang memberi tahu pengendara lain untuk melambankan laju kendaraan karena kondisi jalan yang berminyak.

Baca Juga :  Lebih Dekat dengan Calon Sekkab Sampang Yuliadi Setiawan

Selain mengevakuasi muatan, warga juga bergotong royong untuk mengembalikan mobil yang terguling ke posisi semula. Itu supaya mobil bisa dipinggirkan dan kemacetan bisa terurai. Lambat laun arus kendaraan kembali seperti semula.

Seoarang saksi mata yang tidak berkenan dicantumkan namanya menyampaikan, mobil tersebut mengalami kecelakaan tunggal. Menabrak dua pohon di pinggir jalan sisi barat. Mobil tersebut terlalu ke pinggir dan bagian belakangnya berbenturan dengan pohon asam.

Kemudian, terpental ke tengah jalan dan berhasil dikendalikan sopirnya ke kiri. Namun, mobil yang tidak seimbang akhirnya menabrak pohon lagi dan terguling.

Beruntung saat kejadian tidak ada kendaraan dengan kecepatan tinggi dari arah berlawanan. ”Saya melihat dari kejauhan, mobil boks itu oleng ke tengah. Mungkin banting setir ke kiri. Akhirnya terhenti menabrak pohon dan terguling,” katanya kepada Jawa Pos Radar Madura (JPRM) di lokasi kejadian.

Baca Juga :  Pesan Ahmad Taufiq Putra Raharja, Nakes yang Terbebas dari Covid-19

Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan tersebut. Maksum, 33, warga Desa Tambung, Kecamatan Pademawu, Pamekasan, bersyukur bisa selamat dari maut. Dia sangat panik ketika mobil yang dikemudikan tidak bisa dikendalikan.

Mobil itu melaju dari Pamekasan menuju Kota Sumenep. Kecepatan mobil sekitar 60 kilometer per jam. Tiba-tiba seperti mengalami benturan di bagian belakang dan mobil oleng tidak bisa dikendalikan. Saat itu dia bersama kernetnya, Didin.

Keduanya selamat meski sempat tumpang tindih di dalam mobil. Ada sekitar 300 kardus berisi minyak dalam mobil boks. Setiap kardus ada 12 minyak kemasan plastik. Barang-barang tersebut akan dikirim ke Sumenep.

Kasatlantas Polres Sumenep AKP Deddy Eka Aprianto mengaku belum menerima laporan data lengkap. Peristiwa itu ditangani Polsek Saronggi. (c3)

Musibah bisa terjadi kapan saja. Termasuk kecelakaan lalu lintas yang terjadi dalam hitungan detik. Maksum bersyukur peristiwa itu tidak sampai merenggut nyawa.

DARI kejauhan terlihat kemacetan panjang di Jalan Raya Sumenep-Pamekasan sekitar pukul 11.00 kemarin (12/11). Tepatnya di Desa Tanah Merah, Kecamatan Saronggi. Selain antrean kendaraan yang memanjang, kerumunan warga juga terlihat di lokasi. Sejumlah pengendara berhenti menepikan kendaraannya.

Kemacetan dan kerumunan warga itu akibat kecelakaan lalu lintas. Terlihat tubuh mobil boks berwarna kuning silver W 9302 NF terguling memanjang di tengah jalan itu. Mobil tersebut bermuatan minyak goreng.


Ratusan kardus berisi minyak goreng bermerek Sunco berserakan. Tidak sedikit pula mengalami bocor dan tumpah ruah di jalan. Kondisi mobil ringsek pada bagian depan dan boks belakang.

Beberapa warga membantu melakukan evakuasi. Mereka mengumpulkan minyak itu di pinggir jalan. Sebagian lagi ada yang memberi tahu pengendara lain untuk melambankan laju kendaraan karena kondisi jalan yang berminyak.

Baca Juga :  Lebih Dekat dengan Calon Sekkab Sampang Yuliadi Setiawan

Selain mengevakuasi muatan, warga juga bergotong royong untuk mengembalikan mobil yang terguling ke posisi semula. Itu supaya mobil bisa dipinggirkan dan kemacetan bisa terurai. Lambat laun arus kendaraan kembali seperti semula.

Seoarang saksi mata yang tidak berkenan dicantumkan namanya menyampaikan, mobil tersebut mengalami kecelakaan tunggal. Menabrak dua pohon di pinggir jalan sisi barat. Mobil tersebut terlalu ke pinggir dan bagian belakangnya berbenturan dengan pohon asam.

- Advertisement -

Kemudian, terpental ke tengah jalan dan berhasil dikendalikan sopirnya ke kiri. Namun, mobil yang tidak seimbang akhirnya menabrak pohon lagi dan terguling.

Beruntung saat kejadian tidak ada kendaraan dengan kecepatan tinggi dari arah berlawanan. ”Saya melihat dari kejauhan, mobil boks itu oleng ke tengah. Mungkin banting setir ke kiri. Akhirnya terhenti menabrak pohon dan terguling,” katanya kepada Jawa Pos Radar Madura (JPRM) di lokasi kejadian.

Baca Juga :  Toko Servis Komputer Ludes

Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan tersebut. Maksum, 33, warga Desa Tambung, Kecamatan Pademawu, Pamekasan, bersyukur bisa selamat dari maut. Dia sangat panik ketika mobil yang dikemudikan tidak bisa dikendalikan.

Mobil itu melaju dari Pamekasan menuju Kota Sumenep. Kecepatan mobil sekitar 60 kilometer per jam. Tiba-tiba seperti mengalami benturan di bagian belakang dan mobil oleng tidak bisa dikendalikan. Saat itu dia bersama kernetnya, Didin.

Keduanya selamat meski sempat tumpang tindih di dalam mobil. Ada sekitar 300 kardus berisi minyak dalam mobil boks. Setiap kardus ada 12 minyak kemasan plastik. Barang-barang tersebut akan dikirim ke Sumenep.

Kasatlantas Polres Sumenep AKP Deddy Eka Aprianto mengaku belum menerima laporan data lengkap. Peristiwa itu ditangani Polsek Saronggi. (c3)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/