alexametrics
21.3 C
Madura
Friday, May 20, 2022

Tim Museum Sumpah Pemuda Telusuri Jejak M. Tabrani

Tim dari Museum Sumpah Pemuda turun ke Madura pada 11 Oktober lalu. Selain ke Pamekasan, tim ini juga berkunjung ke kantor pusat Jawa Pos Radar Madura (JPRM) di Bangkalan. Tim ini terdiri atas Kurator Koleksi Museum Eko Septian Saputra, pamong budaya ahli pertama Dwi Nurdadi, dan Edukator Bakhti Ari Budiansyah. Selain itu, pengadministrasi koleksi Ali Mustofa, pengadministrasi perpustakaan Gatot Wibisono, pamong budaya ahli pertama Setyo Wahyuni, dan operator komputer Hermalini Riska Devi.

Berikut petikan wawancara wartawan JPRM LUKMAN HAKIM AG dengan EKO SEPTIAN SAPUTRA dari Museum Sumpah Pemuda.

 

Apa pendapat Bapak Eko Septian Saputra selaku kurator koleksi Museum Sumpah Pemuda tentang sosok M. Tabrani?

M. Tabrani adalah sosok pemuda cerdas dan berani yang bermental tangguh. Ia berangkat dari daerah untuk menempuh jalan cita-citanya sebagai seorang jurnalis di kala pemuda lainnya berkeinginan menjadi dokter, advokat, dan pegawai pemerintahan.

Baca Juga :  Atmaniyah, Janda Miskin yang Tidak Dapat Bantuan Pemerintah

 

Apa yang telah dan akan dilakukan Museum Sumpah Pemuda dalam upaya pengusulan M. Tabrani Soerowitjitro sebagai pahlawan nasional?

Sejauh ini, kami menjalankan tugas dan fungsi kami sebagai museum, mengumpulkan data-data yang berkaitan dengan Sumpah Pemuda, serta menyebarkan pengetahuan nilai-nilai sejarah Sumpah Pemuda kepada masyarakat luas.

 

Data apa saja yang telah dikumpulkan Museum Sumpah Pemuda?

Data yang telah kami kumpulkan antara lain gambar-gambar terkait Tabrani yang belum terekspos, tulisan Tabrani yang beredar di beberapa surat kabar, dan wawancara Tabrani pada 1973.

 

Apa tujuan tim Museum Sumpah Pemuda ke Jawa Timur, terutama ke Pamekasan, pada 11 Oktober 2021?

Kunjungan kami ke Jawa Timur dalam rangka ingin mengetahui seberapa jauh tanah kelahiran memengaruhi watak dan karakter Tabrani, serta mengambil gambar tempat-tempat di mana Tabrani menginjakkan jejaknya di sana.

Baca Juga :  Pemprov Kembali Usulkan Trunojoyo Sebagai Pahlawan

 

Apa saja data yang diperoleh?

Kami mendapatkan potret rumah Tabrani di Pamekasan. Selebihnya kami memperoleh berkas data-data terkait Tabrani dari redaksi Jawa Pos Radar Madura.

 

Apa harapan untuk mempercepat proses pengusulan gelar pahlawan nasional untuk M. Tabrani?

Pada dasarnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dengan institusi yang berwenang dengan didukung komunitas-komunitas serta pihak-pihak yang mengetahui mengenai jejak perjuangan Tabrani. 

- Advertisement -

Tim dari Museum Sumpah Pemuda turun ke Madura pada 11 Oktober lalu. Selain ke Pamekasan, tim ini juga berkunjung ke kantor pusat Jawa Pos Radar Madura (JPRM) di Bangkalan. Tim ini terdiri atas Kurator Koleksi Museum Eko Septian Saputra, pamong budaya ahli pertama Dwi Nurdadi, dan Edukator Bakhti Ari Budiansyah. Selain itu, pengadministrasi koleksi Ali Mustofa, pengadministrasi perpustakaan Gatot Wibisono, pamong budaya ahli pertama Setyo Wahyuni, dan operator komputer Hermalini Riska Devi.

Berikut petikan wawancara wartawan JPRM LUKMAN HAKIM AG dengan EKO SEPTIAN SAPUTRA dari Museum Sumpah Pemuda.

 


Apa pendapat Bapak Eko Septian Saputra selaku kurator koleksi Museum Sumpah Pemuda tentang sosok M. Tabrani?

M. Tabrani adalah sosok pemuda cerdas dan berani yang bermental tangguh. Ia berangkat dari daerah untuk menempuh jalan cita-citanya sebagai seorang jurnalis di kala pemuda lainnya berkeinginan menjadi dokter, advokat, dan pegawai pemerintahan.

Baca Juga :  PLN Siap Kawal Pasokan Listrik di Jawa Timur

 

Apa yang telah dan akan dilakukan Museum Sumpah Pemuda dalam upaya pengusulan M. Tabrani Soerowitjitro sebagai pahlawan nasional?

Sejauh ini, kami menjalankan tugas dan fungsi kami sebagai museum, mengumpulkan data-data yang berkaitan dengan Sumpah Pemuda, serta menyebarkan pengetahuan nilai-nilai sejarah Sumpah Pemuda kepada masyarakat luas.

 

Data apa saja yang telah dikumpulkan Museum Sumpah Pemuda?

Data yang telah kami kumpulkan antara lain gambar-gambar terkait Tabrani yang belum terekspos, tulisan Tabrani yang beredar di beberapa surat kabar, dan wawancara Tabrani pada 1973.

 

Apa tujuan tim Museum Sumpah Pemuda ke Jawa Timur, terutama ke Pamekasan, pada 11 Oktober 2021?

Kunjungan kami ke Jawa Timur dalam rangka ingin mengetahui seberapa jauh tanah kelahiran memengaruhi watak dan karakter Tabrani, serta mengambil gambar tempat-tempat di mana Tabrani menginjakkan jejaknya di sana.

Baca Juga :  Melihat Kiprah Alumni Pondok Pesantren Nazhatut Thullab

 

Apa saja data yang diperoleh?

Kami mendapatkan potret rumah Tabrani di Pamekasan. Selebihnya kami memperoleh berkas data-data terkait Tabrani dari redaksi Jawa Pos Radar Madura.

 

Apa harapan untuk mempercepat proses pengusulan gelar pahlawan nasional untuk M. Tabrani?

Pada dasarnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dengan institusi yang berwenang dengan didukung komunitas-komunitas serta pihak-pihak yang mengetahui mengenai jejak perjuangan Tabrani. 

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/