alexametrics
23 C
Madura
Friday, July 1, 2022

Dinas Pendidikan (Disdik) Pamekasan Berhasil Tempa Siswa Berprestasi

Pembinaan secara sistemik dan terukur membuahkan hasil membanggakan. Proses seleksi dari tingkat kecamatan menjadikan siswa pilihan lebih matang. Pelajar-pelajar itu kini akan melaju ke tingkat nasional.

MOH. ALI MUHSIN, Pamekasan

UPAYA Dinas Pendidikan (Disdik) Pamekasan untuk menciptakan siswa-siswi berprestasi membuahkan hasil. Empat siswa delegasi Kota Gerbang Salam sukses berprestasi pada ajang Olimpiade Sains Nasional (OSN) tingkat Jawa Timur (Jatim).

Mereka berhak mendapatkan tiket mewakili Jatim pada OSN tingkat nasional. Ajang yang diikuti perwakilan berbagai provinsi itu akan digelar pada 30 Juni–6 Juli di Jogjakarta. Siswa-siswi tersebut merupakan siswa binaan sejak 2018.

Mereka adalah Anindita Sayla Safira dan Kayla Ramadhani Arinal Haq. Peserta tingkat SD tersebut sukses terpilih pada mata pelajaran (mapel) ilmu pengetahuan alam (IPA). Kemudian, Labbaika Ziyadul Fikri tingkat SMP. Dia terpilih pada mapel IPA dan Naila Syakira, siswi SMP, sukses pada mapel ilmu pengetahuan sosial (IPS).

Baca Juga :  Bupati Beri Penghargaan Siswa Berprestasi Nasional

Empat siswa berprestasi tersebut langsung dipanggil Kepala Disdik Pamekasan Moch. Tarsun ke kantornya kemarin (8/5). Mereka diberikan arahan dan motivasi agar kembali berprestasi di tingkat nasional.

Tarsun mengaku bangga dengan raihan prestasi tersebut. Apalagi, delegasi Pamekasan bisa mewakili Jatim pada OSN di tingkat nasional. ”Alhamdulillah, empat siswa-siswi terbaik Pamekasan juara OSN tingkat provinsi dan mewakili Jawa Timur ke tingkat nasional,” kata Tarsun.

Tarsun menegaskan, untuk bisa mewakili Jatim tidaklah mudah. Mereka harus bersaing dengan ratusan peserta lain. Namun dengan kesiapan yang cukup matang, empat siswa asal Kota Gerbang Salam tersebut mampu menyingkirkan peserta lain dari 37 kabupaten/kota di Jatim.

”Insyaallah delegasi dari Madura, hanya Pamekasan yang terpilih mewakili Jatim pada OSN nasional,” terangnya.

Tarsun menjelaskan, empat siswa yang mengikuti OSN tingkat Jatim merupakan pelajar berprestasi 2018. Mereka merupakan peserta pilihan yang terseleksi dari tingkat kecamatan. ”Mereka memang benar-benar siswa-siswi berprestasi. Dia terpilih hasil seleksi ketat mulai tingkat kecamatan dan kabupaten,” terangnya.

Baca Juga :  Jalan-Jalan Sarungan Kumandangkan Nasionalisme

Setelah terpilih di tingkat kabupaten, disdik memberikan pembinaan cukup matang selama setahun. Hal itu dilakukan untuk mempersiapkan diri pada OSN tingkat Jatim. ”Pembinaan lebih sistemik dan terukur. Sejak awal kami memang optimistis siswa delegasi asal Pamekasan bisa berprestasi di tingkat Jatim,” terangnya.

Untuk mempersiapkan OSN di tingkat nasional, pihaknya akan mengintensifkan pembinaan kepada mereka. Dia berharap, mereka nantinya juga bisa berprestasi di tingkat nasional. ”Pembinaan kita serahkan kepada koordinator pembinaan. Saya berharap bisa maksimal, namun juga tidak terlalu terforsir,” kata Tarsun.

Sementara itu, Kayla Ramadhani Arinal Haq mengaku bangga bisa mewakili Jatim ke tingkat nasional. Dia akan semakin giat belajar. Khususnya berkenaan dengan mapel yang dilombakan. ”Kami mohon sambung doa dari masyarakat Madura agar delegasi dari Pamekasan nanti bisa sukses di tingkat nasional,” harap Kayla.

Pembinaan secara sistemik dan terukur membuahkan hasil membanggakan. Proses seleksi dari tingkat kecamatan menjadikan siswa pilihan lebih matang. Pelajar-pelajar itu kini akan melaju ke tingkat nasional.

MOH. ALI MUHSIN, Pamekasan

UPAYA Dinas Pendidikan (Disdik) Pamekasan untuk menciptakan siswa-siswi berprestasi membuahkan hasil. Empat siswa delegasi Kota Gerbang Salam sukses berprestasi pada ajang Olimpiade Sains Nasional (OSN) tingkat Jawa Timur (Jatim).


Mereka berhak mendapatkan tiket mewakili Jatim pada OSN tingkat nasional. Ajang yang diikuti perwakilan berbagai provinsi itu akan digelar pada 30 Juni–6 Juli di Jogjakarta. Siswa-siswi tersebut merupakan siswa binaan sejak 2018.

Mereka adalah Anindita Sayla Safira dan Kayla Ramadhani Arinal Haq. Peserta tingkat SD tersebut sukses terpilih pada mata pelajaran (mapel) ilmu pengetahuan alam (IPA). Kemudian, Labbaika Ziyadul Fikri tingkat SMP. Dia terpilih pada mapel IPA dan Naila Syakira, siswi SMP, sukses pada mapel ilmu pengetahuan sosial (IPS).

Baca Juga :  Luar Biasa, Pemprov Jawa Timur Sabet Tiga Penghargaan AIA 2019

Empat siswa berprestasi tersebut langsung dipanggil Kepala Disdik Pamekasan Moch. Tarsun ke kantornya kemarin (8/5). Mereka diberikan arahan dan motivasi agar kembali berprestasi di tingkat nasional.

Tarsun mengaku bangga dengan raihan prestasi tersebut. Apalagi, delegasi Pamekasan bisa mewakili Jatim pada OSN di tingkat nasional. ”Alhamdulillah, empat siswa-siswi terbaik Pamekasan juara OSN tingkat provinsi dan mewakili Jawa Timur ke tingkat nasional,” kata Tarsun.

Tarsun menegaskan, untuk bisa mewakili Jatim tidaklah mudah. Mereka harus bersaing dengan ratusan peserta lain. Namun dengan kesiapan yang cukup matang, empat siswa asal Kota Gerbang Salam tersebut mampu menyingkirkan peserta lain dari 37 kabupaten/kota di Jatim.

”Insyaallah delegasi dari Madura, hanya Pamekasan yang terpilih mewakili Jatim pada OSN nasional,” terangnya.

Tarsun menjelaskan, empat siswa yang mengikuti OSN tingkat Jatim merupakan pelajar berprestasi 2018. Mereka merupakan peserta pilihan yang terseleksi dari tingkat kecamatan. ”Mereka memang benar-benar siswa-siswi berprestasi. Dia terpilih hasil seleksi ketat mulai tingkat kecamatan dan kabupaten,” terangnya.

Baca Juga :  Dewan Pendidikan Rekomendasikan Tunda Zonasi PPDB

Setelah terpilih di tingkat kabupaten, disdik memberikan pembinaan cukup matang selama setahun. Hal itu dilakukan untuk mempersiapkan diri pada OSN tingkat Jatim. ”Pembinaan lebih sistemik dan terukur. Sejak awal kami memang optimistis siswa delegasi asal Pamekasan bisa berprestasi di tingkat Jatim,” terangnya.

Untuk mempersiapkan OSN di tingkat nasional, pihaknya akan mengintensifkan pembinaan kepada mereka. Dia berharap, mereka nantinya juga bisa berprestasi di tingkat nasional. ”Pembinaan kita serahkan kepada koordinator pembinaan. Saya berharap bisa maksimal, namun juga tidak terlalu terforsir,” kata Tarsun.

Sementara itu, Kayla Ramadhani Arinal Haq mengaku bangga bisa mewakili Jatim ke tingkat nasional. Dia akan semakin giat belajar. Khususnya berkenaan dengan mapel yang dilombakan. ”Kami mohon sambung doa dari masyarakat Madura agar delegasi dari Pamekasan nanti bisa sukses di tingkat nasional,” harap Kayla.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/