alexametrics
24.4 C
Madura
Tuesday, August 9, 2022

Bek Madura United Munhar Sudah Biasa Jalani Puasa Jauh dari Keluarga

BANGKALAN – Munhar merupakan salah satu penggawa senior di Madura United. Dia sudah biasa berlatih dan bertanding saat Ramadan. Pesepak bola asal Sidoarjo itu selalu siap apa pun yang diinginkan tim.

Menjalani Ramadan tahun ini terasa tak ada yang spesial bagi bek senior Madura United Munhar. Dia mengaku tak melakukan persiapan apa pun. Maklum, Munhar sudah kenyang dengan agenda di bulan puasa.

Selama bersama Madura United, Munhar melewati puasa di mes bersama pemain lainnya. ”Tidak ada persiapan apa pun, normal saja seperti biasa,” katanya saat tengah bersiap melaksanakan salat Asar Sabtu sore (2/6).

Dia mengaku sudah terbiasa menjalani latihan dan kompetisi selama bulan puasa. Meski begitu, Munhar sedikit terkendala soal adaptasi di hari-hari pertama melaksanakan puasa tahun ini.

Baca Juga :  Moh. Ali Purwanto, Mantan TKI, Sulap Semak Belukar Jadi Objek Wisata

”Butuh penyesuaian saja. Tapi, alhamdulillah tidak ada kendala serius,” ucapnya. Penyesuaian dilakukan Munhar dalam beberapa hal. Mulai porsi latihan hingga mengatur pola istirahat yang pas.

”Itu cuma awal puasa. Alhamdulillah sampai sekarang sudah tidak ada kendala,” ungkapnya. Maklum, awal-awal puasa Munhar menjalaninya di Jayapura dengan perbedaan waktu dua jam dari Madura.

Berpuasa jauh dari keluarga di rumah tak membuat kiprah pesepak bola 31 tahun tersebut di Liga 1 terganggu. Justru Munhar merasa makin bersemangat mengais rezeki. ”Kangen pasti ada. Tapi, ini tanggung jawab saya sebagai kepala keluarga,” ujar ayah dua anak ini.

Eks penggawa Arema FC itu belum memiliki kesempatan berkumpul dengan kluarga besar selama puasa tahun ini. Munhar tahu keluarga sudah memahami risiko pekerjaan sebagai pesepak bola. ”Biasanya kalau bulan puasa selalu ramai. Keluarga dan saudara-saudara kumpul semua,” jelas pesepak bola yang hobi gym tersebut.

Baca Juga :  Lailatul Komariyah, Anak Abang Becak, Doktor Termuda ITS

Komunikasi tetap aktif dilakukan Munhar dengan keluarga supaya tahu kabar terbaru si buah hati. ”Biasanya saat sahur telepon atau video call. Itu sudah membuat rasa kangen terobati meski tak bertemu langsung,” ucapnya.

Yang ingin dia berikan bagi keluarga tercinta adalah karir yang baik. ”Bisa kasih nafkah bagi istri itu kewajiban. Yang penting, kasih yang terbaik untuk tim dan berharap membawa Madura Unuted juara,” katanya.

Di bulan puasa tahun ini, Munhar ingin lebih meningkatkan aktivitas yang bermanfaat. Mulai kontribusi untuk tim hingga ibadah. ”Setiap orang pasti punya keinginan menjadi lebih baik,” tukas pemain dengan tinggi badan 180 sentimeter tersebut.

 

BANGKALAN – Munhar merupakan salah satu penggawa senior di Madura United. Dia sudah biasa berlatih dan bertanding saat Ramadan. Pesepak bola asal Sidoarjo itu selalu siap apa pun yang diinginkan tim.

Menjalani Ramadan tahun ini terasa tak ada yang spesial bagi bek senior Madura United Munhar. Dia mengaku tak melakukan persiapan apa pun. Maklum, Munhar sudah kenyang dengan agenda di bulan puasa.

Selama bersama Madura United, Munhar melewati puasa di mes bersama pemain lainnya. ”Tidak ada persiapan apa pun, normal saja seperti biasa,” katanya saat tengah bersiap melaksanakan salat Asar Sabtu sore (2/6).


Dia mengaku sudah terbiasa menjalani latihan dan kompetisi selama bulan puasa. Meski begitu, Munhar sedikit terkendala soal adaptasi di hari-hari pertama melaksanakan puasa tahun ini.

Baca Juga :  IAIN Madura Bentuk Lembaga Konsultasi dan Bantuan Hukum (LKBH)

”Butuh penyesuaian saja. Tapi, alhamdulillah tidak ada kendala serius,” ucapnya. Penyesuaian dilakukan Munhar dalam beberapa hal. Mulai porsi latihan hingga mengatur pola istirahat yang pas.

”Itu cuma awal puasa. Alhamdulillah sampai sekarang sudah tidak ada kendala,” ungkapnya. Maklum, awal-awal puasa Munhar menjalaninya di Jayapura dengan perbedaan waktu dua jam dari Madura.

Berpuasa jauh dari keluarga di rumah tak membuat kiprah pesepak bola 31 tahun tersebut di Liga 1 terganggu. Justru Munhar merasa makin bersemangat mengais rezeki. ”Kangen pasti ada. Tapi, ini tanggung jawab saya sebagai kepala keluarga,” ujar ayah dua anak ini.

Eks penggawa Arema FC itu belum memiliki kesempatan berkumpul dengan kluarga besar selama puasa tahun ini. Munhar tahu keluarga sudah memahami risiko pekerjaan sebagai pesepak bola. ”Biasanya kalau bulan puasa selalu ramai. Keluarga dan saudara-saudara kumpul semua,” jelas pesepak bola yang hobi gym tersebut.

Baca Juga :  Mayoritas Ulama Besar di Nusantara Berdarah Madura

Komunikasi tetap aktif dilakukan Munhar dengan keluarga supaya tahu kabar terbaru si buah hati. ”Biasanya saat sahur telepon atau video call. Itu sudah membuat rasa kangen terobati meski tak bertemu langsung,” ucapnya.

Yang ingin dia berikan bagi keluarga tercinta adalah karir yang baik. ”Bisa kasih nafkah bagi istri itu kewajiban. Yang penting, kasih yang terbaik untuk tim dan berharap membawa Madura Unuted juara,” katanya.

Di bulan puasa tahun ini, Munhar ingin lebih meningkatkan aktivitas yang bermanfaat. Mulai kontribusi untuk tim hingga ibadah. ”Setiap orang pasti punya keinginan menjadi lebih baik,” tukas pemain dengan tinggi badan 180 sentimeter tersebut.

 

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/