alexametrics
21.9 C
Madura
Wednesday, May 25, 2022

Atasi Kekeringan di Gunungkidul, Global Wakaf-ACT Bangun Sumur Wakaf

GUNUNGKIDUL – Global Wakaf dan Aksi Cepat Tanggap (ACT) berkomitmen menyalurkan jutaan liter air bersih untuk mengatasi kekeringan. Termasuk, membangun sumur wakaf Global Wakaf-ACT di Kabupaten Gunungkidul.

Selama kemarau, warga Dusun Grogol, Desa Tambakromo, Kecamatan Ponjong mengandalkan sumber mata air di bak penampungan umum yang lokasinya di tengah sawah.

“Kalau tengah malam, warga bergiliran ambil air. Terima kasih banyak, sudah bangun sumur bor di desa kami. Insya Allah, sangat bermanfaat bagi kami dan Masjid Al Hidayah,” ujar Kepala Dusun Grogol, Suwanto.

Kondisi darurat tersebut menjadi perhatian utama ACT DIY. Karena itu, diimplementasikan melalui  pembangunan sumur wakaf untuk membantu mempermudah warga mendapatkan akses air bersih.

Baca Juga :  Kemenkes Sebut 110 Warga di 33 Provinsi Meninggal

Kabupaten Gunungkidul menjadi prioritas utama Global Wakaf-ACT DIY untuk membantu mengatasi bencana kekeringan yang menahun. Program pendistribusian air bersih intens dilakukan sejak Juni lalu.

“Sumur wakaf diharapkan secara perlahan dapat memutus rantai bencana kekeringan yang terjadi setiap musim kemarau,” kata Kepala Cabang Global Wakaf-ACT DIY, Bagus Suryanto.

Dijelaskan, warga mengandalkan air di bak penampungan karena belum tersedia sumur bor dan sumur penduduk mengering. “Kalau malam, antre ambil air untuk keperluan wudhu dan MCK di masjid,” ungkap takmir Masjid Al Hidayat, Sutoyo.

Syaiful dari PT Bimo Transport, salah satu wakif menyatakan, mempercayakan pembangunan sumur wakaf di Gunungkidul ke Global Wakaf–ACT. “Semoga manfaat sumur wakaf ini dapat dinikmati banyak masyarakat,” harapnya.

Baca Juga :  Fokus pada Tim Dulu, Jalani Puasa Jauh dari Istri

Pembangunan sumur wakaf berkedalaman 76 meter di Dusun Grogol dimulai akhir Agustus lalu. Pengeboran sumur sudah selesai dan dilanjutkan pembangunan MCK, tandon air, pemasangan pompa, serta pipanisasi ke masjid dan rumah warga sekitar.

Sumur wakaf nanti bisa dimanfaatkan 81 KK atau 380 jiwa. Selain distribusi air bersih, Global Zakat-ACT juga membangun 1.400 sumur wakaf di seluruh Indonesia. Itu untuk menyuplai kebutuhan air melalui mobile water tank dengan total 60 juta liter per bulan.

Hingga saat ini, ACT terus mendistribusikan jutaan air bersih di seluruh daerah yang mengalami kekeringan hingga beberapa bulan kedepan. ACT juga mengajak semua masyarakat mengirim bantuan melalui bit.ly/DermawanAtasiKekeringan. (*)

GUNUNGKIDUL – Global Wakaf dan Aksi Cepat Tanggap (ACT) berkomitmen menyalurkan jutaan liter air bersih untuk mengatasi kekeringan. Termasuk, membangun sumur wakaf Global Wakaf-ACT di Kabupaten Gunungkidul.

Selama kemarau, warga Dusun Grogol, Desa Tambakromo, Kecamatan Ponjong mengandalkan sumber mata air di bak penampungan umum yang lokasinya di tengah sawah.

“Kalau tengah malam, warga bergiliran ambil air. Terima kasih banyak, sudah bangun sumur bor di desa kami. Insya Allah, sangat bermanfaat bagi kami dan Masjid Al Hidayah,” ujar Kepala Dusun Grogol, Suwanto.


Kondisi darurat tersebut menjadi perhatian utama ACT DIY. Karena itu, diimplementasikan melalui  pembangunan sumur wakaf untuk membantu mempermudah warga mendapatkan akses air bersih.

Baca Juga :  Kemenkes Sebut 110 Warga di 33 Provinsi Meninggal

Kabupaten Gunungkidul menjadi prioritas utama Global Wakaf-ACT DIY untuk membantu mengatasi bencana kekeringan yang menahun. Program pendistribusian air bersih intens dilakukan sejak Juni lalu.

“Sumur wakaf diharapkan secara perlahan dapat memutus rantai bencana kekeringan yang terjadi setiap musim kemarau,” kata Kepala Cabang Global Wakaf-ACT DIY, Bagus Suryanto.

Dijelaskan, warga mengandalkan air di bak penampungan karena belum tersedia sumur bor dan sumur penduduk mengering. “Kalau malam, antre ambil air untuk keperluan wudhu dan MCK di masjid,” ungkap takmir Masjid Al Hidayat, Sutoyo.

Syaiful dari PT Bimo Transport, salah satu wakif menyatakan, mempercayakan pembangunan sumur wakaf di Gunungkidul ke Global Wakaf–ACT. “Semoga manfaat sumur wakaf ini dapat dinikmati banyak masyarakat,” harapnya.

Baca Juga :  Puluhan Tahun Jadi Pemulung, ACT Bantu Guru Honorer di Malang

Pembangunan sumur wakaf berkedalaman 76 meter di Dusun Grogol dimulai akhir Agustus lalu. Pengeboran sumur sudah selesai dan dilanjutkan pembangunan MCK, tandon air, pemasangan pompa, serta pipanisasi ke masjid dan rumah warga sekitar.

Sumur wakaf nanti bisa dimanfaatkan 81 KK atau 380 jiwa. Selain distribusi air bersih, Global Zakat-ACT juga membangun 1.400 sumur wakaf di seluruh Indonesia. Itu untuk menyuplai kebutuhan air melalui mobile water tank dengan total 60 juta liter per bulan.

Hingga saat ini, ACT terus mendistribusikan jutaan air bersih di seluruh daerah yang mengalami kekeringan hingga beberapa bulan kedepan. ACT juga mengajak semua masyarakat mengirim bantuan melalui bit.ly/DermawanAtasiKekeringan. (*)

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/