alexametrics
27.2 C
Madura
Thursday, June 30, 2022

Nabila Devia Fitriani, Juara I Kategori Kontrolan Turnamen Nasional

Usaha tidak mengkhianati hasil. Nabila Devia Fitriani telah membutikannya. Semangat berlatihnya membuahkan hasil. Dia meraih juara I kategori kontrolan di Turnamen Nasional dan Latihan Gabungan 2019 UKM SBDS Tiga Serangkai KM-UTM.

NABILA Devia Fitriani berdiri di pintu pagar sambil menggenggam smartphone saat Jawa Pos Radar Madura tiba di rumahnya di Kelurahan Pejagan, Kota Bangkalan, kemarin (2/11). Dia tampak anggun dengan pakaian warna kuning bermotif bunga-bunga dan jilbab abu-abu.

Siswi kelas XI SMAN 2 Bangkalan ini lalu mempersilakan koran ini menuju ruang tamu. Ibu Nabila dan kerabatnya juga menyambut. Toples berisi aneka biskuit dan air mineral tersaji di meja ruang tamu.

Nabila menceritakan pengalamannya hingga meraih juara I di UKM SBDS Tiga Serangkai KM-UTM. ”Dari dulu Nabila memang rajin,” celetuk Lita Muaya 40, ibu Nabila, di tengah obrolan kami.

Baca Juga :  Bukan Hanya soal Kopi, Pengelola Kafe Beri Wadah Membaca

Saat di bangku kelas dua MTS, Nabila berhasil the best wrinters menulis ilmiah dan juara satu baca puisi. Prestasi alumnus MTS Mambaus Sholihin Suci-Manyar Gresik itu tidak berhenti sampai di situ. Banyak prestasi yang ditorehkan.

Minggu (27/10), Nabila kembali mengukir prestasi. Dia suskses menorehkan prestasi di Turnamen Nasional dan Latihan Gabungan 2019 UKM SBDS Tiga Serangkai KM-UTM. Dia keluar sebagai juara I kategori kontrolan.

Gadis kelahiran Bangkalan tahun 2002 itu mengaku tidak mudah meraih juara. Nabila harus berlatih di tengah rutinitas, kesibukan tugas sekelolah, kursus, dan aktivitas lainnya. ”Sekolah pulangnya kan sampai pukul 15.15. Jadi dalam seminggu itu rutin dua kali latihan. Sebenarnya capek banget, tapi harus semangat,” ucap gadis dengan gigi gingsul itu.

Baca Juga :  Tiga Serangkai Gelar Turnamen Nasional, Andalkan Jurus Seni Tunggal

Bagi Nabila, apa yang sudah diniatkan jangan sampai dilakukan setengah-setengah. Yang sudah dikerjakan juga harus distiqamahkan agar yang diinginkan tercapai. ”Itu prinsip yang aku pegang selama ini. Dan, orang tua selalu mengingatkan itu,” pungkasnya. (c1)

Usaha tidak mengkhianati hasil. Nabila Devia Fitriani telah membutikannya. Semangat berlatihnya membuahkan hasil. Dia meraih juara I kategori kontrolan di Turnamen Nasional dan Latihan Gabungan 2019 UKM SBDS Tiga Serangkai KM-UTM.

NABILA Devia Fitriani berdiri di pintu pagar sambil menggenggam smartphone saat Jawa Pos Radar Madura tiba di rumahnya di Kelurahan Pejagan, Kota Bangkalan, kemarin (2/11). Dia tampak anggun dengan pakaian warna kuning bermotif bunga-bunga dan jilbab abu-abu.

Siswi kelas XI SMAN 2 Bangkalan ini lalu mempersilakan koran ini menuju ruang tamu. Ibu Nabila dan kerabatnya juga menyambut. Toples berisi aneka biskuit dan air mineral tersaji di meja ruang tamu.


Nabila menceritakan pengalamannya hingga meraih juara I di UKM SBDS Tiga Serangkai KM-UTM. ”Dari dulu Nabila memang rajin,” celetuk Lita Muaya 40, ibu Nabila, di tengah obrolan kami.

Baca Juga :  Tiga Serangkai Gelar Turnamen Nasional, Andalkan Jurus Seni Tunggal

Saat di bangku kelas dua MTS, Nabila berhasil the best wrinters menulis ilmiah dan juara satu baca puisi. Prestasi alumnus MTS Mambaus Sholihin Suci-Manyar Gresik itu tidak berhenti sampai di situ. Banyak prestasi yang ditorehkan.

Minggu (27/10), Nabila kembali mengukir prestasi. Dia suskses menorehkan prestasi di Turnamen Nasional dan Latihan Gabungan 2019 UKM SBDS Tiga Serangkai KM-UTM. Dia keluar sebagai juara I kategori kontrolan.

Gadis kelahiran Bangkalan tahun 2002 itu mengaku tidak mudah meraih juara. Nabila harus berlatih di tengah rutinitas, kesibukan tugas sekelolah, kursus, dan aktivitas lainnya. ”Sekolah pulangnya kan sampai pukul 15.15. Jadi dalam seminggu itu rutin dua kali latihan. Sebenarnya capek banget, tapi harus semangat,” ucap gadis dengan gigi gingsul itu.

Baca Juga :  Sejak Awal Ramadan, Ngaku Kecipratan Berkah

Bagi Nabila, apa yang sudah diniatkan jangan sampai dilakukan setengah-setengah. Yang sudah dikerjakan juga harus distiqamahkan agar yang diinginkan tercapai. ”Itu prinsip yang aku pegang selama ini. Dan, orang tua selalu mengingatkan itu,” pungkasnya. (c1)

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/