alexametrics
23.8 C
Madura
Wednesday, August 17, 2022

Pekerja Legal Lebih Leluasa

MALAYSIA – Zaini, TKI lain, menjelaskan, pencairan upah untuk TKI biasanya dilakukan secara tunai. Upah itu diberikan langsung ketua pekerja dari kontraktor. Karena itu, kadang rawan diselewengkan dengan berdalih uang belum turun.

Jika pembayaran menggunakan bank, biasanya lebih aman. Namun para TKI lebih memilih pembayaran cash. Terlebih statusnya ilegal. Selain itu, pembayaran melalui rekening masih ada pemotongan administrasi.

”Bahkan, kalau niat tidak akan membayar pekerja, pihak tertentu kadang menghubungi polisi agar TKI itu ditangkap,” ujarnya.

Dikatakan, orang Madura biasanya bekerja mengangkut kayu, besi, batu, dan pengecoran untuk pembangunan. Ada juga yang bekerja sebagai petani dan petugas kebersihan. Waktu kerja pukul 08.00–16.00.

Bagi mereka yang bekerja bangunan, rata-rata bekerja kepada pihak kedua. Bukan kepada kontraktor langsung. Jadi, upah yang diperoleh TKI lebih murah. Sementara jika kepada pihak pertama lebih besar.

Baca Juga :  Cinta Lokasi Awali Nikah Siri dan Poligami

Upah mereka sekitar 50–60 ringgit setiap hari. Itu jika mereka bekerja kepada pihak kedua. Jika bekerja langsung kepada kontraktor, upah mereka bisa mencapai 100–200 ringgit setiap hari. Namun upah kebersihan hanya sekitar 50–70 ringgit per hari.

”Gaji mereka bergantung subbidangnya. Kalau dalam bangunan lebih mahal, kalau seperti membersihkan jalan dan cleaning service, potong bunga, lebih murah,” terangnya.

Gaji TKI legal dengan ilegal tidak ada perbedaan. Yang membedakan kalau legal bisa leluasa dan aman untuk mencari pekerjaan. ”Sebab tidak takut kejaran polisi. Kalau ilegal sedikit susah karena stok kerjanya terbatas,” terang pria asal Madura itu.

Kendati mengalami suka duka, TKI tetap berjuang. Mereka pergi ke negeri jiran karena faktor ekonomi. Kelak, mereka ingin kondisi ekonomi keluarga lebih baik. ”Sebagian TKI memang terbukti sukses. Itu bisa dilihat bagaimana mereka mampu membangun rumah yang mewah di kampung halaman,” tandasnya.

Baca Juga :  Vihara Avalokitesvara yang Selalu Ramai pada Libur Akhir Tahun

MALAYSIA – Zaini, TKI lain, menjelaskan, pencairan upah untuk TKI biasanya dilakukan secara tunai. Upah itu diberikan langsung ketua pekerja dari kontraktor. Karena itu, kadang rawan diselewengkan dengan berdalih uang belum turun.

Jika pembayaran menggunakan bank, biasanya lebih aman. Namun para TKI lebih memilih pembayaran cash. Terlebih statusnya ilegal. Selain itu, pembayaran melalui rekening masih ada pemotongan administrasi.

”Bahkan, kalau niat tidak akan membayar pekerja, pihak tertentu kadang menghubungi polisi agar TKI itu ditangkap,” ujarnya.


Dikatakan, orang Madura biasanya bekerja mengangkut kayu, besi, batu, dan pengecoran untuk pembangunan. Ada juga yang bekerja sebagai petani dan petugas kebersihan. Waktu kerja pukul 08.00–16.00.

Bagi mereka yang bekerja bangunan, rata-rata bekerja kepada pihak kedua. Bukan kepada kontraktor langsung. Jadi, upah yang diperoleh TKI lebih murah. Sementara jika kepada pihak pertama lebih besar.

Baca Juga :  Ahmad Efendi, Pasien Positif Covid-19 yang Berhasil Sembuh

Upah mereka sekitar 50–60 ringgit setiap hari. Itu jika mereka bekerja kepada pihak kedua. Jika bekerja langsung kepada kontraktor, upah mereka bisa mencapai 100–200 ringgit setiap hari. Namun upah kebersihan hanya sekitar 50–70 ringgit per hari.

”Gaji mereka bergantung subbidangnya. Kalau dalam bangunan lebih mahal, kalau seperti membersihkan jalan dan cleaning service, potong bunga, lebih murah,” terangnya.

- Advertisement -

Gaji TKI legal dengan ilegal tidak ada perbedaan. Yang membedakan kalau legal bisa leluasa dan aman untuk mencari pekerjaan. ”Sebab tidak takut kejaran polisi. Kalau ilegal sedikit susah karena stok kerjanya terbatas,” terang pria asal Madura itu.

Kendati mengalami suka duka, TKI tetap berjuang. Mereka pergi ke negeri jiran karena faktor ekonomi. Kelak, mereka ingin kondisi ekonomi keluarga lebih baik. ”Sebagian TKI memang terbukti sukses. Itu bisa dilihat bagaimana mereka mampu membangun rumah yang mewah di kampung halaman,” tandasnya.

Baca Juga :  Tujuh Tahun, 2.267 TKI Dipulangkan Paksa

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/