alexametrics
24.1 C
Madura
Wednesday, August 10, 2022

Bernyanyi sambil Main Keyboard, Diajak Duet oleh Nassar

Valen Akbar, Finalis NIC Radar Madura TV, Dapat Golden Ticket DA 5 Indosiar

Perjuangan Ach. Valen Akbar terbayar. Dia lolos ke babak final D’Academy (DA) 5 Indosiar setelah mendapat golden ticket. Bagaimana perjuangannya?

MOH. BUSRI. Pamekasan, Jawa Pos Radar Madura

SALAH seorang mantan finalis Nasyid Islami Competition (NIC) Gebyar Ramadan 2022 yang diadakan oleh Radar Madura TV Ach. Valen Akbar mampu mengembangkan bakatnya. Remaja asal Kelurahan Bugih, Kecamatan/Kabupaten Pamekasan, itu berhasil membawa pulang golden ticket audisi D’Academy (DA) 5 Indosiar.

Pada NIC, Valen masuk nominasi sepuluh besar peserta terbaik. Keberuntungan belum berpihak padanya. Dia gugur di jenjang ini. Namun di sisi lain, Tuhan telah menyediakan hadiah yang lebih baik. Yakni, golden ticket DA 5 Indosiar.

Valen mengikuti audisi tersebut pada 18 Februari lalu. Saat itu, dia membawakan dua judul lagu wajib. Yakni, lagu Dahsyat milik Abiem Ngesti dan Pelaminan Kelabu milik Mansyur S.

Pada tahap pertama, Valen mengirimkan video bernyanyi dua lagu wajib itu ke akun media sosial Indosiar. Informasinya, peserta yang lolos tahap pertama paling lambat akan diberi kabar pada 30 Maret. Pada 29 Maret, Valen ditelepon pihak Indosiar bahwa dirinya lolos ke tahap berikutnya.

Saat mengikuti audisi tahap kedua, putra pasangan Mohammad Ali Wafa dan Titik Fujiati itu kembali membawakan dua judul lagu. Yakni, lagu Sapu Tangan Merah milik penyanyi asal Sumenep Yus Yunus. Kemudian, Buih Jadi Permadani milik Ezad Lazim.

Baca Juga :  5 Tips Memilih Aplikasi invoice yang Harus Diperhatikan

”Karena saya bisa main keyboard (piano, Red), maka saya diminta bernyanyi sambil main keyboard di lagu kedua,” ungkapnya kemarin (25/7).

Usai bernyanyi, pihak Indosiar menyampaikan bahwa peserta yang lolos di tahap kedua dan berhak mengikuti tahap selanjutnya akan dihubungi kembali. Valen bersama keluarga sempat mengira tidak lolos. Sebab, tidak ada yang menghubunginya dalam waktu cukup lama.

Namun, pada 30 Mei, pihak Indosiar ternyata kembali menghubunginya. Sekaligus meminta izin untuk Valen agar berangkat ke Jakarta seorang diri. Audisi tahap ketiga berlangsung pada 3–11 Juni.

Audisi tahap ketiga semakin ketat. Bahkan, juri dalam kesempatan tersebut juga merupakan penyanyi papan atas. Ada tiga orang yang menjadi juri untuk Valen. Yakni, Nassar, Dewi Persik, dan Jenita Janet.

Pada kesempatan itu, Valen kembali membawakan lagu milik Mansyur S berjudul Rembulan Bersinar Lagi. Mendengar suaranya, ketiga juri terpana sehingga mereka meminta Valen terus membawakan lagu yang lain. Hingga semua lagu yang dinyanyikan mencapai lima judul. ”Bahkan di sana saya juga diminta bernyanyi sambil main keyboard,” ucapnya.

Baca Juga :  Dulu Tempati Bekas Kandang, Kini Punya Bangunan Mentereng

Tidak berhenti sampai di situ, Nassar sebagai salah seorang juri juga tertarik duet dengan Valen. Karena memang dinilai sangat layak, akhirnya juri sepakat memberikan golden ticket kepada Valen.

Hal itu membuat Valen bahagia. Tapi di sisi lain, dia tidak bisa segera mengabarkannya kepada kedua orang tua di rumah. Sebab, selama di Asrama Indosiar, handphone (HP) peserta disita oleh panitia. Mulai pukul 07.00 hingga pukul 02.00. ”Waktu itu saya rela menunggu HP untuk mengabarkan keluarga di rumah,” ucapnya.

Tentu sangat membanggakan. Sebab, hanya Valen yang mampu memperoleh golden ticket dalam ajang demikian. Padahal, sebelumnya, dua kakak kandungnya sudah berkali-kali mengikuti audisi DA Indosiar. Namun, selalu gagal. ”Jadi, baru saya yang mendapat golden ticket. Kalau kakak saya hanya mampu sampai di audisi tahap ketiga,” tuturnya.

Kepala Jawa Pos Radar Madura Biro Pamekasan Prengky Wirananda menyatakan turut berbangga. Sebab, mantan finalis NIC Radar Madura TV mampu mengembangkan bakat yang dimiliki. ”Tentu ini juga menjadi kebanggaan bagi kami. Sebab, salah seorang peserta 10 besar dalam ajang yang kami adakan mampu menembus audisi tingkat nasional,” ucanya singkat. (*/han)

Perjuangan Ach. Valen Akbar terbayar. Dia lolos ke babak final D’Academy (DA) 5 Indosiar setelah mendapat golden ticket. Bagaimana perjuangannya?

MOH. BUSRI. Pamekasan, Jawa Pos Radar Madura

SALAH seorang mantan finalis Nasyid Islami Competition (NIC) Gebyar Ramadan 2022 yang diadakan oleh Radar Madura TV Ach. Valen Akbar mampu mengembangkan bakatnya. Remaja asal Kelurahan Bugih, Kecamatan/Kabupaten Pamekasan, itu berhasil membawa pulang golden ticket audisi D’Academy (DA) 5 Indosiar.


Pada NIC, Valen masuk nominasi sepuluh besar peserta terbaik. Keberuntungan belum berpihak padanya. Dia gugur di jenjang ini. Namun di sisi lain, Tuhan telah menyediakan hadiah yang lebih baik. Yakni, golden ticket DA 5 Indosiar.

Valen mengikuti audisi tersebut pada 18 Februari lalu. Saat itu, dia membawakan dua judul lagu wajib. Yakni, lagu Dahsyat milik Abiem Ngesti dan Pelaminan Kelabu milik Mansyur S.

Pada tahap pertama, Valen mengirimkan video bernyanyi dua lagu wajib itu ke akun media sosial Indosiar. Informasinya, peserta yang lolos tahap pertama paling lambat akan diberi kabar pada 30 Maret. Pada 29 Maret, Valen ditelepon pihak Indosiar bahwa dirinya lolos ke tahap berikutnya.

Saat mengikuti audisi tahap kedua, putra pasangan Mohammad Ali Wafa dan Titik Fujiati itu kembali membawakan dua judul lagu. Yakni, lagu Sapu Tangan Merah milik penyanyi asal Sumenep Yus Yunus. Kemudian, Buih Jadi Permadani milik Ezad Lazim.

Baca Juga :  Dulu Tempati Bekas Kandang, Kini Punya Bangunan Mentereng

”Karena saya bisa main keyboard (piano, Red), maka saya diminta bernyanyi sambil main keyboard di lagu kedua,” ungkapnya kemarin (25/7).

Usai bernyanyi, pihak Indosiar menyampaikan bahwa peserta yang lolos di tahap kedua dan berhak mengikuti tahap selanjutnya akan dihubungi kembali. Valen bersama keluarga sempat mengira tidak lolos. Sebab, tidak ada yang menghubunginya dalam waktu cukup lama.

Namun, pada 30 Mei, pihak Indosiar ternyata kembali menghubunginya. Sekaligus meminta izin untuk Valen agar berangkat ke Jakarta seorang diri. Audisi tahap ketiga berlangsung pada 3–11 Juni.

Audisi tahap ketiga semakin ketat. Bahkan, juri dalam kesempatan tersebut juga merupakan penyanyi papan atas. Ada tiga orang yang menjadi juri untuk Valen. Yakni, Nassar, Dewi Persik, dan Jenita Janet.

Pada kesempatan itu, Valen kembali membawakan lagu milik Mansyur S berjudul Rembulan Bersinar Lagi. Mendengar suaranya, ketiga juri terpana sehingga mereka meminta Valen terus membawakan lagu yang lain. Hingga semua lagu yang dinyanyikan mencapai lima judul. ”Bahkan di sana saya juga diminta bernyanyi sambil main keyboard,” ucapnya.

Baca Juga :  Lulusan Tidak Memiliki Ijazah

Tidak berhenti sampai di situ, Nassar sebagai salah seorang juri juga tertarik duet dengan Valen. Karena memang dinilai sangat layak, akhirnya juri sepakat memberikan golden ticket kepada Valen.

Hal itu membuat Valen bahagia. Tapi di sisi lain, dia tidak bisa segera mengabarkannya kepada kedua orang tua di rumah. Sebab, selama di Asrama Indosiar, handphone (HP) peserta disita oleh panitia. Mulai pukul 07.00 hingga pukul 02.00. ”Waktu itu saya rela menunggu HP untuk mengabarkan keluarga di rumah,” ucapnya.

Tentu sangat membanggakan. Sebab, hanya Valen yang mampu memperoleh golden ticket dalam ajang demikian. Padahal, sebelumnya, dua kakak kandungnya sudah berkali-kali mengikuti audisi DA Indosiar. Namun, selalu gagal. ”Jadi, baru saya yang mendapat golden ticket. Kalau kakak saya hanya mampu sampai di audisi tahap ketiga,” tuturnya.

Kepala Jawa Pos Radar Madura Biro Pamekasan Prengky Wirananda menyatakan turut berbangga. Sebab, mantan finalis NIC Radar Madura TV mampu mengembangkan bakat yang dimiliki. ”Tentu ini juga menjadi kebanggaan bagi kami. Sebab, salah seorang peserta 10 besar dalam ajang yang kami adakan mampu menembus audisi tingkat nasional,” ucanya singkat. (*/han)

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/