alexametrics
25.3 C
Madura
Friday, September 30, 2022

BISNIS ROKOK BODONG DI PULAU TEMBAKAU (15–HABIS)

Gagalkan Penyelundupan Berbuah Penghargaan

Peredaran rokok bodong semakin meluas. Banyak cara agar peredarannya tidak terlacak. Salah satu pengiriman rokok tanpa cukai tersebut dikirim ke Ibu Kota.

BANYAK kendaraan yang diduga melanggar melintas di akses Suramadu. Salah satunya bus. Sebab itu, saat menerima informasi tersebut, Farida Aryani langsung memimpin untuk melakukan patroli.

Pada saat itu, Mei 2022, Kanit PJR VIII Ditlantas Polda Jatim itu mencurigai satu unit bus yang melintas dari arah Bangkalan. ”Setiap ada patrol, kecepatan bus ditambah. Karena kecurigaan itu, akhirnya kami ikuti bus tersebut,” kata perempuan berpangkat ajun komisaris polisi (AKP) itu kemarin (5/9).

Perwira pertama (pama) asal Surabaya itu menambahkan, pihaknya mengejar bus tersebut. Pada saat itu, pengemudi bus Madu Kismo dengan nomor polisi (nopol) K 7065 OD melanggar markah. Akhirnya, saat melintas di Jembatan Suramadu, pihaknya menggiring bus lepas dari jembatan.

Baca Juga :  Satu Tahun Siswa SDN Rek-Kerrek 4 Numpang di Rumah Warga

”Kalau kami tindak di atas Jembatan Suramadu takut mengganggu pengendara lain. Setelah itu, kami tanya surat-suratnya,” imbuhnya.

Saat diberhentikan itulah tercium aroma tembakau. Petugas segera melakukan penggeledahan. Kecurigaan terjawab. Petugas menemukan rokok tanpa cukai dalam beberapa paket.

Polisi berhasil mengamankan puluhan kodi rokok bodong. Berdasar hasil pemeriksaan, rokok-rokok itu berasal dari Pamekasan. Rencananya, rokok itu akan dikirim ke Jakarta. ”Kami amankan rokoknya. Kami juga meminta surat-surat jalannya, tapi tidak ada,” ungkapnya.

Setelah diamankan, polisi berkoordinasi dengan pihak bea cukai. Jumlah rokok yang diamankan pihaknya sekitar 13 kardus ukuran besar. Ada sebagian rokok yang tidak dimasukkan dalam kardus.

”Kami hanya proses awal pemberhentian karena melanggar markah. Kami tilang. Rokok tanpa cukai kami serahkan ke bea cukai,” urainya.

Baca Juga :  Bupati Bersyukur Pemkab Empat Kali Berturut-turut Raih WTP

Mengenai merek rokok, polisi wanita (Polwan) tersebut tidak bisa membeberkan secara detail. Sebab, puluhan kodi rokok dibungkus kardus. Pihaknya tidak bisa melihat. Hanya sebagian yang bisa dilihat dengan merek Guci.

Atas keberhasilannya, Farida Aryani diganjar penghargaan Dirlantas Polda Jatim. Penghargaan diserahkan oleh Wadirlantas Polda Jatim AKBP Didit Bambang Wibowo. (rul/luq)

Peredaran rokok bodong semakin meluas. Banyak cara agar peredarannya tidak terlacak. Salah satu pengiriman rokok tanpa cukai tersebut dikirim ke Ibu Kota.

BANYAK kendaraan yang diduga melanggar melintas di akses Suramadu. Salah satunya bus. Sebab itu, saat menerima informasi tersebut, Farida Aryani langsung memimpin untuk melakukan patroli.

Pada saat itu, Mei 2022, Kanit PJR VIII Ditlantas Polda Jatim itu mencurigai satu unit bus yang melintas dari arah Bangkalan. ”Setiap ada patrol, kecepatan bus ditambah. Karena kecurigaan itu, akhirnya kami ikuti bus tersebut,” kata perempuan berpangkat ajun komisaris polisi (AKP) itu kemarin (5/9).


Perwira pertama (pama) asal Surabaya itu menambahkan, pihaknya mengejar bus tersebut. Pada saat itu, pengemudi bus Madu Kismo dengan nomor polisi (nopol) K 7065 OD melanggar markah. Akhirnya, saat melintas di Jembatan Suramadu, pihaknya menggiring bus lepas dari jembatan.

Baca Juga :  Dapat Opini WTP Delapan Kali

”Kalau kami tindak di atas Jembatan Suramadu takut mengganggu pengendara lain. Setelah itu, kami tanya surat-suratnya,” imbuhnya.

Saat diberhentikan itulah tercium aroma tembakau. Petugas segera melakukan penggeledahan. Kecurigaan terjawab. Petugas menemukan rokok tanpa cukai dalam beberapa paket.

Polisi berhasil mengamankan puluhan kodi rokok bodong. Berdasar hasil pemeriksaan, rokok-rokok itu berasal dari Pamekasan. Rencananya, rokok itu akan dikirim ke Jakarta. ”Kami amankan rokoknya. Kami juga meminta surat-surat jalannya, tapi tidak ada,” ungkapnya.

- Advertisement -

Setelah diamankan, polisi berkoordinasi dengan pihak bea cukai. Jumlah rokok yang diamankan pihaknya sekitar 13 kardus ukuran besar. Ada sebagian rokok yang tidak dimasukkan dalam kardus.

”Kami hanya proses awal pemberhentian karena melanggar markah. Kami tilang. Rokok tanpa cukai kami serahkan ke bea cukai,” urainya.

Baca Juga :  Satu Tahun Siswa SDN Rek-Kerrek 4 Numpang di Rumah Warga

Mengenai merek rokok, polisi wanita (Polwan) tersebut tidak bisa membeberkan secara detail. Sebab, puluhan kodi rokok dibungkus kardus. Pihaknya tidak bisa melihat. Hanya sebagian yang bisa dilihat dengan merek Guci.

Atas keberhasilannya, Farida Aryani diganjar penghargaan Dirlantas Polda Jatim. Penghargaan diserahkan oleh Wadirlantas Polda Jatim AKBP Didit Bambang Wibowo. (rul/luq)

Artikel Terkait

Most Read

Program Usulan Bupati Hanya Ganti Istilah

Rp 63,5 M untuk 26 Pemeliharaan Jalan

Polres Panggil Enam Saksi Kasus RSUD

Artikel Terbaru

Lima Raperda Siap Dibahas

/