21.6 C
Madura
Friday, December 9, 2022

Juri Madura Awards 2022 (2)

Lulusan Cum Laude Magister TI

SAMPANG, Jawa Pos Radar Madura – Ada enam kategori penghargaan yang akan diberikan pada Malam Anugerah Madura Awards 2022. Tahapan penjurian dijadwalkan mulai awal bulan ini.

Terdapat empat juri yang dilibatkan untuk melakukan penilaian dalam event bergengsi tersebut. Para dewan juri merupakan perwakilan dari perguruan tinggi ternama di Madura.

Salah satunya, Aries Alfian Prasetyo, S.Pd., M.Kom. dari Politeknik Negeri Madura (Poltera). Dosen muda jurusan Teknik Listrik Industri itu merupakan akademisi berprestasi.

Dia merupakan lulusan Universitas Dian Nuswantoro (Udinus), Semarang, pada 2017 lalu. Gelar megister teknik informatika diraih dengan predikat cum laude.

Sementara, gelar sarjananya diraih di Universitas Negeri Malang dalam Program Studi  Pendidikan Teknik Informatika. Dia lulus pada 2014 dengan predikat lulus dengan pujian.

Baca Juga :  Seporsi Rp 12 Ribu, Pernah Naik, lalu Turun Lagi

Berkat keahliannya di bidang teknologi informasi, pria kelahiran Kabupaten Bojonegoro itu kini tidak hanya sebagai dosen. Tapi, juga menjabat Kepala UPT Informasi dan Komunikasi Politeknik Negeri Madura.

Banyak penghargaan di bidang karya ilmiah yang pernah diraih Tyo. Namanya pernah masuk 10 besar dalam lomba karya ilmiah remaja se-Jawa dan Bali pada 2009 lalu.

Kemudian, masuk 10 besar lomba karya teknologi tepat guna di tingkat Provinsi Jawa Timur pada 2018. Tahun ini, dia ditunjuk menjadi juri dalam event prestisius tersebut.

Pria kelahiran 30 Maret 1991 itu menyatakan, sebuah kehormatan luar biasa dapat membantu JPRM dalam ajang MA 2022. Dia berkomitmen akan memberikan penilaian seobjektif mungkin. Dengan demikian, yang mendapat penghargaan benar-benar layak untuk menerimanya.

Baca Juga :  Saya Sudah Tua, Yang Muda-Muda Itu Harus Diberi Panggung

”Bagi saya ini kesempatan yang luar biasa. Karena mendapat kepercayaan untuk turut berkontribusi menyukseskan acara Madura Awards yang digelar Jawa Pos Radar Madura,” jelasnya.

Dirinya berharap, rangkaian kegiatan bisa berjalan sesuai yang diharapkan sampai acara puncak. Baginya, para nomine di enam kategori itu merupakan pilihan. Namun, tetap harus memilih yang terbaik.

Bagi yang terpilih, diharapkan tidak mudah puas. Tetapi, terus memacu semangat untuk berinovasi sebagai pertanggungjawaban moral. Baik dari tatanan pemerintahan, pengusaha, anak muda, dan segenap unsur pendukung lain.

Juga bisa terus bekerja dengan baik dalam melayani, berkarya, serta senantiasa menciptakan inovasi. ”Memiliki terobosan-terobosan yang dapat mengubah situasi menjadi lebih baik,” jelasnya. (jun/han)

SAMPANG, Jawa Pos Radar Madura – Ada enam kategori penghargaan yang akan diberikan pada Malam Anugerah Madura Awards 2022. Tahapan penjurian dijadwalkan mulai awal bulan ini.

Terdapat empat juri yang dilibatkan untuk melakukan penilaian dalam event bergengsi tersebut. Para dewan juri merupakan perwakilan dari perguruan tinggi ternama di Madura.

Salah satunya, Aries Alfian Prasetyo, S.Pd., M.Kom. dari Politeknik Negeri Madura (Poltera). Dosen muda jurusan Teknik Listrik Industri itu merupakan akademisi berprestasi.


Dia merupakan lulusan Universitas Dian Nuswantoro (Udinus), Semarang, pada 2017 lalu. Gelar megister teknik informatika diraih dengan predikat cum laude.

Sementara, gelar sarjananya diraih di Universitas Negeri Malang dalam Program Studi  Pendidikan Teknik Informatika. Dia lulus pada 2014 dengan predikat lulus dengan pujian.

Baca Juga :  Review Meja Kerja Zyo yang Bisa Menambah Anda Semangat Bekerja

Berkat keahliannya di bidang teknologi informasi, pria kelahiran Kabupaten Bojonegoro itu kini tidak hanya sebagai dosen. Tapi, juga menjabat Kepala UPT Informasi dan Komunikasi Politeknik Negeri Madura.

Banyak penghargaan di bidang karya ilmiah yang pernah diraih Tyo. Namanya pernah masuk 10 besar dalam lomba karya ilmiah remaja se-Jawa dan Bali pada 2009 lalu.

- Advertisement -

Kemudian, masuk 10 besar lomba karya teknologi tepat guna di tingkat Provinsi Jawa Timur pada 2018. Tahun ini, dia ditunjuk menjadi juri dalam event prestisius tersebut.

Pria kelahiran 30 Maret 1991 itu menyatakan, sebuah kehormatan luar biasa dapat membantu JPRM dalam ajang MA 2022. Dia berkomitmen akan memberikan penilaian seobjektif mungkin. Dengan demikian, yang mendapat penghargaan benar-benar layak untuk menerimanya.

Baca Juga :  Cara Belajar Bahasa Asing Agar Cepat Mahir

”Bagi saya ini kesempatan yang luar biasa. Karena mendapat kepercayaan untuk turut berkontribusi menyukseskan acara Madura Awards yang digelar Jawa Pos Radar Madura,” jelasnya.

Dirinya berharap, rangkaian kegiatan bisa berjalan sesuai yang diharapkan sampai acara puncak. Baginya, para nomine di enam kategori itu merupakan pilihan. Namun, tetap harus memilih yang terbaik.

Bagi yang terpilih, diharapkan tidak mudah puas. Tetapi, terus memacu semangat untuk berinovasi sebagai pertanggungjawaban moral. Baik dari tatanan pemerintahan, pengusaha, anak muda, dan segenap unsur pendukung lain.

Juga bisa terus bekerja dengan baik dalam melayani, berkarya, serta senantiasa menciptakan inovasi. ”Memiliki terobosan-terobosan yang dapat mengubah situasi menjadi lebih baik,” jelasnya. (jun/han)

Artikel Terkait

Most Read

9 Bulan BNN Tangkap 5 Tersangka Narkoba

Sangat Membantu Kemajuan Madura

PPDB 2018 Wajib Berdasar Zonasi

Artikel Terbaru

/