alexametrics
29.4 C
Madura
Monday, May 16, 2022

Minta Petani Cerdas Jual Garam

PAMEKASAN – Petani garam diminta cerdas menjual hasil panen. Sebab jika tidak cerdas, kristal putih yang dihasilkan dari kerja keras petani bakal dihargai murah oleh perusahaan swasta.

Demikian disampaikan Kepala Dinas Perikanan Pamekasan Nurul Widiastuti kemarin (28/9). Menurutnya, saat ini harga garam memang tidak semahal tiga bulan lalu yang mencapai Rp 5 ribu per kilogram (kg).

Tetapi, saat ini harga garam masih cukup mahal. Untuk garam kw 1 harganya sekitar Rp 2 ribu per kilogram. ”PT Garam memberikan harga kw-1 ke petambak garam Rp 1.950 per kg. Tapi petambak mintanya Rp 2 ribu,” kata Nurul.

Mulai kemarin pihaknya melakukan pengisian gudang garam di Desa Montok, Kecamatan Larangan. Garam-garam itu dibeli dari petani sesuai harga yang ditetapkan oleh PT Garam. Salah satu tujuannya, agar garam milik petani tidak dihargai murah oleh pengusaha-pengusaha swasta.

Baca Juga :  Apa itu WhatsApp Mod atau WhatsApp GB?

”Peran kami untuk kesejahteraan petani garam. Kami kan memberikan bantuan geomembran. Otomatis kami punya tanggung jawab mencarikan harga garam yang sebaik-baiknya,” tegas dia.

Meski sudah menyediakan gudang, Dinas Perikanan Pamekasan tidak memaksa petani untuk menjual garamnya ke pemerintah. Selagi ada harga yang lebih ideal, pihaknya mempersilakan petani menjual garam ke perusahaan swasta.

Sebab setiap petani, menurut Nurul, sudah punya pasar masing-masing. ”PT Garam memberikan penawaran Rp 1.950 per kg. Yang mau silakan diangkut ke gudang,” tambahnya.

Harga di PT Garam itu jelas lebih tinggi dibanding dengan pembelian perusahaan garam swasta. Matrawi, salah seorang petani garam di Kecamatan Pademawu mengatakan, harga garam miliknya tidak ada yang dibeli Rp 1.950. Sejauh ini garam dengan kualitas paling baik hanya dihargai Rp 1.800 per kg. ”Garam kw-1 Rp 1.800. Sementara garam kw-2 Rp 1.600 per kg,” ujarnya.

Baca Juga :  Menang Gugat Regulasi Taksi Online

Harga garam saat ini menurutnya memang lebih mahal dibanding tahun-tahun sebelumnya. Tetapi, jika dibanding dengan harga tiga bulan yang lalu sudah merosot. ”Kalau tiga bulan yang lalu saya menjual garam paling murah Rp 4 ribu per kg,” tukasnya. 

 

PAMEKASAN – Petani garam diminta cerdas menjual hasil panen. Sebab jika tidak cerdas, kristal putih yang dihasilkan dari kerja keras petani bakal dihargai murah oleh perusahaan swasta.

Demikian disampaikan Kepala Dinas Perikanan Pamekasan Nurul Widiastuti kemarin (28/9). Menurutnya, saat ini harga garam memang tidak semahal tiga bulan lalu yang mencapai Rp 5 ribu per kilogram (kg).

Tetapi, saat ini harga garam masih cukup mahal. Untuk garam kw 1 harganya sekitar Rp 2 ribu per kilogram. ”PT Garam memberikan harga kw-1 ke petambak garam Rp 1.950 per kg. Tapi petambak mintanya Rp 2 ribu,” kata Nurul.

Mulai kemarin pihaknya melakukan pengisian gudang garam di Desa Montok, Kecamatan Larangan. Garam-garam itu dibeli dari petani sesuai harga yang ditetapkan oleh PT Garam. Salah satu tujuannya, agar garam milik petani tidak dihargai murah oleh pengusaha-pengusaha swasta.

Baca Juga :  Mahasiswa UTM Juara 1 Debat Konstitusi Nasional

”Peran kami untuk kesejahteraan petani garam. Kami kan memberikan bantuan geomembran. Otomatis kami punya tanggung jawab mencarikan harga garam yang sebaik-baiknya,” tegas dia.

Meski sudah menyediakan gudang, Dinas Perikanan Pamekasan tidak memaksa petani untuk menjual garamnya ke pemerintah. Selagi ada harga yang lebih ideal, pihaknya mempersilakan petani menjual garam ke perusahaan swasta.

Sebab setiap petani, menurut Nurul, sudah punya pasar masing-masing. ”PT Garam memberikan penawaran Rp 1.950 per kg. Yang mau silakan diangkut ke gudang,” tambahnya.

Harga di PT Garam itu jelas lebih tinggi dibanding dengan pembelian perusahaan garam swasta. Matrawi, salah seorang petani garam di Kecamatan Pademawu mengatakan, harga garam miliknya tidak ada yang dibeli Rp 1.950. Sejauh ini garam dengan kualitas paling baik hanya dihargai Rp 1.800 per kg. ”Garam kw-1 Rp 1.800. Sementara garam kw-2 Rp 1.600 per kg,” ujarnya.

Baca Juga :  Menang Gugat Regulasi Taksi Online

Harga garam saat ini menurutnya memang lebih mahal dibanding tahun-tahun sebelumnya. Tetapi, jika dibanding dengan harga tiga bulan yang lalu sudah merosot. ”Kalau tiga bulan yang lalu saya menjual garam paling murah Rp 4 ribu per kg,” tukasnya. 

 

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/